Bank Mandiri Terima Rp55 Triliun, Siap Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

- Reporter

Selasa, 16 September 2025 - 19:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Bank Mandiri menyambut baik sekaligus mendukung penuh langkah Pemerintah dalam memperkuat perekonomian nasional melalui penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) sebesar Rp55 triliun, sebagaimana tertuang dalam Keputusan Menteri Keuangan (KMK) No. 276 Tahun 2025.

Penempatan dana ini menjadi bagian dari strategi Pemerintah bersama bank-bank Himbara untuk menjaga likuiditas perbankan tetap kuat, memperperat sinergi strategis dalam akselerasi pembiayaan sektor riil, dan menciptakan lapangan pekerjaan baru.

Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri, Novita Widya Anggraini, menyampaikan bahwa tambahan likuiditas tersebut memberi ruang lebih besar bagi perseroan untuk menyalurkan kredit ke sektor-sektor prioritas yang mendukung agenda pembangunan nasional.

Baca Juga :  Sherly Tjoanda Laos Puji Keberhasilan Jateng dalam Penguatan Budaya dan Ekonomi Kreatif

“Dengan tambahan Rp55 triliun, kapasitas pembiayaan kami semakin kuat untuk menopang sektor-sektor produktif yang meningkatkan daya saing ekspor dan memperluas lapangan kerja, sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan,” ujar Novita dalam keterangan resminya, Selasa (16/9).

Bank Mandiri berkomitmen menyalurkan pembiayaan ke sektor-sektor strategis seperti perkebunan dan ketahanan pangan, hilirisasi SDA dan energi terbarukan, infrastruktur, layanan kesehatan, manufaktur, kawasan industri, serta UMKM dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Selain itu, Bank Mandiri secara bank only mencatat pencairan kredit untuk nasabah baru rata-rata Rp24,63 triliun dari total Rp45 triliun per bulan, yang menunjukkan tingginya minat pembiayaan dan potensi pertumbuhan sektor riil di tengah dukungan kebijakan Pemerintah.

Baca Juga :  Ngonten Positif di Ramadan? Smartfren Siapkan Pelatihan Digital untuk Santri

Hingga kini, Bank Mandiri telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp960,2 triliun ke sektor riil berorientasi ekspor dan padat karya, atau 71,88% dari total portofolio. Capaian ini menegaskan peran Bank Mandiri sebagai agen pembangunan dan mitra Pemerintah dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Novita menegaskan, seluruh pembiayaan tetap dijalankan dengan prinsip kehati-hatian dan pelaporan transparan sesuai regulasi.

“Dengan dukungan Rp55 triliun ini, kami optimistis dapat memperkuat fungsi intermediasi, memperbesar kapasitas pembiayaan, serta meningkatkan kontribusi terhadap proyek-proyek strategis nasional,” pungkasnya.***

Berita Terkait

BULOG Jateng Percepat Bantuan Pangan dan Gelontorkan SPHP serta Minyakita
Konektivitas Wisata Borobudur Diperkuat, Kebumen hingga Temanggung Disinergikan
Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah, BPD Diminta Perbesar Dukungan bagi UMKM
Gus Yasin: Sinergi Pengusaha dan Buruh Kunci Hadapi Tekanan Geopolitik
Luthfi Minta Daerah Perkuat Destinasi Wisata Ramah Muslim Berdaya Saing Global
BRI Brigjen Sudiarto Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Lewat Sosialisasi BCM
OJK Perkuat Ekonomi Daerah Lewat Sinergi Lintas Sektor, Jateng Fokus pada Pangan dan Perikanan
BRI Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Lewat Sosialisasi BCM Penanganan Banjir dan Kebakaran

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 16:20 WIB

BULOG Jateng Percepat Bantuan Pangan dan Gelontorkan SPHP serta Minyakita

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:29 WIB

Konektivitas Wisata Borobudur Diperkuat, Kebumen hingga Temanggung Disinergikan

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:53 WIB

Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah, BPD Diminta Perbesar Dukungan bagi UMKM

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:37 WIB

Gus Yasin: Sinergi Pengusaha dan Buruh Kunci Hadapi Tekanan Geopolitik

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:23 WIB

Luthfi Minta Daerah Perkuat Destinasi Wisata Ramah Muslim Berdaya Saing Global

Berita Terbaru