Ahmad Luthfi Prioritaskan Perbaikan Tanggul Jebol, Rob Tayu Segera Ditangani

- Reporter

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PATI – Pemerintah Provinsi akan segera menangani dampak rob yang melanda Desa Tunggulsari, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati. Perbaikan tanggul jebol sepanjang sekitar 450 meter diputuskan sebagai langkah mendesak untuk menghentikan masuknya air rob ke permukiman warga. Penanganan itu menjadi prioritas pemerintah.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, meninjau langsung kondisi rob di Desa Tunggulsari, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, Selasa (23/6/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia menegaskan, rehabilitasi tanggul jebol menjadi prioritas penanganan jangka pendek guna melindungi masyarakat dari genangan rob yang terus terjadi.

“Rob di wilayah Tayu, Pati, sudah kita cek, sudah kita rapatkan dan finalkan. Hari ini sudah kita ambil keputusan bahwa yang paling utama dalam waktu dekat adalah membuat tanggul,” kata Ahmad Luthfi di lokasi, yang memimpin Jawa Tengah bareng Wagub Taj Yasin.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 400 juta untuk rehabilitasi tanggul Tunggulsari sepanjang kurang lebih 450 meter. Perbaikan itu diharapkan mampu menahan limpasan air laut agar tidak kembali menggenangi rumah-rumah warga.

Baca Juga :  PLN ULTG Yogyakarta Hadirkan Sinau Listrik di SDN 2 Gumulan, Bekali Siswa Pengetahuan Keselamatan Listrik

Selain penanganan infrastruktur, Pemprov Jateng juga menyalurkan berbagai bantuan bagi masyarakat terdampak. Bantuan tersebut meliputi logistik, bahan pangan, obat-obatan, perlengkapan sekolah, hingga kebutuhan dasar lainnya dengan total nilai mencapai Rp 316 juta.

Saat memimpin rapat terbatas di lokasi, Luthfi meminta pemerintah desa memastikan seluruh bantuan segera diterima warga yang membutuhkan.

“Kepala desa tolong pastikan bantuan ini tepat sasaran. Segera bagikan kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menginstruksikan Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah untuk terus melakukan pendampingan kepada masyarakat terdampak.

Tim kesehatan telah diterjunkan guna memberikan layanan kesehatan bagi warga, sementara Dinas Pendidikan diminta memetakan dampak rob terhadap sekolah maupun peserta didik agar bantuan dapat segera diberikan.

Untuk penanganan jangka menengah dan panjang, Pemprov Jateng bersama Pemerintah Kabupaten Pati dan instansi terkait akan menyusun langkah yang lebih komprehensif.

Upaya tersebut mencakup pengembangan kawasan pesisir melalui penanaman mangrove, kajian pembangunan tanggul permanen, hingga pembangunan breakwater atau pemecah gelombang dengan dukungan pemerintah pusat.

Baca Juga :  Tekankan Kelestarian Alam, Heri Pudyatmoko Dorong Kebijakan Hijau Berbasis Kearifan Lokal

“Jangka panjang pasti masih banyak yang harus kita lakukan. Nanti akan kita rapatkan kembali untuk mengambil langkah-langkah yang lebih komprehensif,” kata Luthfi.

Kedatangan gubernur di lokasi rob disambut haru warga. Sugiono, salah seorang warga, memeluk Ahmad Luthfi sambil menyampaikan harapan agar tanggul yang jebol segera diperbaiki, sehingga air rob tidak lagi menggenangi permukiman.

“Beberapa hari air tidak pernah surut karena tanggul jebol. Semoga dengan kunjungan gubernur dan bantuan yang diberikan bisa bermanfaat bagi warga kami,” ujar Sugiono.

Hal senada disampaikan Jumiah, warga yang rumahnya sempat dikunjungi Ahmad Luthfi. Ia mengaku rumahnya sempat terendam air hingga sekitar 50 sentimeter.

“Kemarin airnya lumayan tinggi. Terima kasih Pak Gubernur sudah mau berkunjung dan menengok kami,” katanya.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan penanganan darurat berjalan cepat, sekaligus menyiapkan solusi jangka panjang untuk mengurangi risiko rob yang kerap melanda kawasan pesisir Tayu.***

 

Berita Terkait

Taj Yasin: Tradisi Keilmuan Watucongol Harus Terus Diteruskan
Kisah Ngadiyanto di Tengah Rob: Rumah Apung Hadir, Harapan Kembali Tumbuh
335 Ribu Anak di Jateng Belum Sekolah, Waka DPRD Jateng Dorong Perluasan Program PJJ
Taj Yasin Apresiasi RSB Jepara, Dorong Kesehatan dan Zakat Berkelanjutan
Wakil Ketua DPRD Jateng Dukung PAUD Berkualitas sebagai Fondasi Generasi Emas
Pidato Presiden Jadi Pengingat, Ahmad Luthfi Tekankan Kerja Nyata untuk Rakyat
Lulus PKN, 45 Pemimpin Jateng Didorong Terapkan Inovasi di Instansi
Harga Pertamax Turun, Legislator Gerindra Jateng Minta Evaluasi Kebijakan WFH ASN

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:18 WIB

Taj Yasin: Tradisi Keilmuan Watucongol Harus Terus Diteruskan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:53 WIB

Kisah Ngadiyanto di Tengah Rob: Rumah Apung Hadir, Harapan Kembali Tumbuh

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:50 WIB

335 Ribu Anak di Jateng Belum Sekolah, Waka DPRD Jateng Dorong Perluasan Program PJJ

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:49 WIB

Wakil Ketua DPRD Jateng Dukung PAUD Berkualitas sebagai Fondasi Generasi Emas

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:45 WIB

Pidato Presiden Jadi Pengingat, Ahmad Luthfi Tekankan Kerja Nyata untuk Rakyat

Berita Terbaru