Ahmad Luthfi Instruksikan Pendataan By Name By Address untuk Pemulihan Korban Bencana Pemalang

- Reporter

Jumat, 30 Januari 2026 - 17:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEMALANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan penanganan bencana banjir dan tanah longsor di Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, harus dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan, tidak hanya pada fase tanggap darurat, tetapi hingga pemulihan kehidupan masyarakat terdampak.

Penegasan itu disampaikan Ahmad Luthfi saat meninjau langsung tindak lanjut penanganan bencana di Kecamatan Pulosari, Jumat, 30 Januari 2026. Dalam pengecekan di lapangan tersebut, Gubernur memberikan arahan kepada jajaran pemerintah daerah agar penanganan pascabencana dilakukan secara komprehensif dan terintegrasi.

“Hari ini kita memastikan seluruh masyarakat terdampak tertangani secara clear dan paripurna,” ujar Ahmad Luthfi usai memberikan arahan di Kantor Kecamatan Pulosari dan meninjau lokasi terdampak di Desa Penakir.

Ia menjelaskan, sejak Bupati Pemalang menetapkan status darurat bencana, penanganan telah dilakukan secara holistik. Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) serta pemangku kepentingan terkait, mulai dari tingkat kabupaten, provinsi hingga pemerintah pusat, telah turun tangan sesuai dengan bidang masing-masing.

Baca Juga :  Dieng Ditetapkan Geopark Nasional, Taj Yasin Dorong Konservasi dan Penelitian

Dalam arahannya, Ahmad Luthfi menekankan sejumlah aspek krusial yang harus menjadi perhatian utama, mulai dari penanganan pengungsi, kelangsungan pendidikan, layanan kesehatan, penyediaan hunian sementara hingga hunian tetap, serta percepatan perbaikan sarana dan prasarana umum.

Berdasarkan data sementara, bencana di Kecamatan Pulosari berdampak pada 813 kepala keluarga atau 2.777 jiwa yang harus mengungsi. Selain itu, tercatat sekitar 80 rumah mengalami kerusakan, 78 bidang lahan terdampak, serta belasan jembatan mengalami kerusakan.

“Sehingga masyarakat yang betul-betul terdampak terbantu secara maksimal. Yang paling penting bukan hanya hari ini, tetapi bagaimana masyarakat ke depan bisa bangkit kembali,” tegasnya.

Untuk itu, Ahmad Luthfi meminta pendataan korban dilakukan secara rinci dan akurat dengan sistem by name by address. Pendataan tersebut mencakup kerusakan rumah, lahan pertanian, barang berharga, hingga hewan ternak, sebagai dasar penyaluran bantuan dan program pemulihan sosial ekonomi.

Baca Juga :  Gubernur Luthfi Pastikan Difabel Tidak Tersisih dalam Dunia Kerja

“Sawah yang tergenang akan diajukan sebagai gagal panen agar bisa diklaim melalui asuransi,” katanya didampingi Bupati Pemalang Anom Widiyantoro.

Di sektor pendidikan, Ahmad Luthfi menginstruksikan Dinas Pendidikan menyiapkan tempat belajar sementara bagi anak-anak pengungsi, sekaligus menugaskan guru-guru untuk mendampingi proses belajar di lokasi pengungsian. Sementara di bidang kesehatan, ia meminta pemeriksaan kesehatan dilakukan secara rutin, serta memastikan rujukan cepat ke rumah sakit terdekat apabila ditemukan kondisi darurat.

Langkah-langkah tersebut, menurut Ahmad Luthfi, menjadi bagian dari upaya memastikan masyarakat terdampak tidak hanya selamat dari bencana, tetapi juga mampu pulih dan kembali menjalani kehidupan secara layak.*

Berita Terkait

Lari 5K hingga Kuliner Gratis Semarakkan Penutupan HUT ke-81 Jateng
Dieng Culture Festival 2026, Merayakan Harmoni Budaya dari Negeri Atas Awan
Sanggar Greget Semarang Bagikan Pengalaman, 12 Sanggar Sragen Menimba Ilmu
Pamor Wicaksono Raih Penghargaan, Dedikasi untuk Masyarakat Brebes Berlanjut
Dari Dosen hingga Advokat, 177 Orang Ikuti Seleksi Komisioner KI Jateng
Dika Diadili dalam Kasus Penipuan Investasi Bodong, Pensiunan Padati Pengadilan Purwokerto
Hadapi Kekeringan, Taj Yasin Tekankan Modifikasi Cuaca dan Perbaikan Resapan Air
Karhutla Melonjak, Taj Yasin Ingatkan Warga Waspada Kebakaran

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:16 WIB

Lari 5K hingga Kuliner Gratis Semarakkan Penutupan HUT ke-81 Jateng

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:05 WIB

Dieng Culture Festival 2026, Merayakan Harmoni Budaya dari Negeri Atas Awan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 17:21 WIB

Sanggar Greget Semarang Bagikan Pengalaman, 12 Sanggar Sragen Menimba Ilmu

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:53 WIB

Pamor Wicaksono Raih Penghargaan, Dedikasi untuk Masyarakat Brebes Berlanjut

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:46 WIB

Dari Dosen hingga Advokat, 177 Orang Ikuti Seleksi Komisioner KI Jateng

Berita Terbaru