Anoman Duta, Simbol Rakyat yang Teguh Melawan Angkara Murka

- Reporter

Senin, 17 Agustus 2026 - 20:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Anoman tak kenal lelah. Ia melompat melintasi lautan menuju Alengka untuk mencari keberadaan Dewi Sinta yang diculik Rahwana. Sempat ditangkap dan dibakar, Anoman justru berhasil menyelesaikan misi dari Ramawijaya sekaligus menghanguskan sebagian wilayah Kerajaan Alengka.

Fragmen tersebut merupakan petikan epos Ramayana yang dibawakan Sanggar Greget Semarang dalam bentuk sendratari di Malibu Seafood Deck, Semarang, Senin (17/8/2026).

Kisah kepahlawanan Anoman dibawakan secara apik oleh Canadian Mahendra yang terampil memainkan setiap gerakan tari khas kera putih tersebut.

Mahendra menyampaikan, sosok Anoman dalam kisah Ramayana dapat ditafsirkan sebagai simbol yang relevan dengan kehidupan saat ini. Menurutnya, Anoman merepresentasikan rakyat jelata yang memiliki kekuatan dan kesaktian, tetapi tetap tunduk pada nilai-nilai luhur.

“Dalam pewayangan Jawa, dia tidak dikisahkan lahir sebagai bangsawan. Dia adalah manusia kera. Dia juga patuh terhadap nilai-nilai luhur dan berani melawan angkara murka. Dalam kisahnya, bahkan Anoman sendirian melawan Kerajaan Alengka saat ditugasi Ramawijaya. Artinya, dia memiliki prinsip dan teguh,” kata Mahendra usai pentas.

Sementara itu, sutradara sendratari, Sangghita Anjali, mengungkapkan bahwa setiap kisah memiliki sudut pandang dan tafsir yang berbeda. Menurutnya, penafsiran terhadap sebuah cerita dapat berubah sesuai konteks dan peristiwa yang terjadi.

Baca Juga :  Peserta Kaligrafi Apresiasi Kenyamanan Venue dan Pelayanan Panitia MTQ Nasional XXXI

“Kami sebagai pelaku seni mencoba menawarkan sajian untuk dinikmati masyarakat. Namun, ada juga pesan-pesan yang perlu kami angkat,” ujarnya.

Pengasuh Sanggar Greget, Yoyok Priyambodo, mengatakan sosok Anoman memiliki peran penting dalam kisah Ramayana. Tanpa kehadiran Anoman, menurutnya, hampir mustahil Rama dapat mengalahkan Rahwana di Alengka.

Dari informasi yang dibawa Anoman, Rama mendapatkan keyakinan bahwa Sinta masih hidup. Hal itu semakin menguatkan tekadnya untuk menyeberang ke Alengka dan menyelamatkan istrinya.

“Kita bayangkan kalau tokoh Anoman ini tidak muncul. Apakah Rama masih memiliki keyakinan bahwa Sinta masih hidup, masih layak diperjuangkan? Nah, Anoman ini yang menjadi tokoh sentralnya. Makanya, menarik kalau kita tarik ke konteks sekarang. Dengan menyebut Anoman adalah representasi rakyat, maka pemimpin harus lebih berhati-hati, jangan asal mengambil sikap dan berucap,” papar Yoyok.

Di sisi lain, Yoyok menilai pertunjukan sendratari yang dibawakan Sanggar Greget di Malibu Seafood Deck menjadi contoh menarik kolaborasi antara pelaku usaha dan pelaku seni.

Baca Juga :  Gerakan Pangan Murah Serentak Digelar di 35 Kabupaten/Kota Jawa Tengah

Menurutnya, kolaborasi tersebut merupakan bentuk konkret atraksi wisata yang memadukan budaya dan kuliner.

“Menjadi menarik karena masing-masing memiliki ruang gerak yang bisa dioptimalkan bagi masyarakat. Pelaku seni mendapat ruang baru, pelaku usaha mendapat benefit dan menjaring konsumen baru. Jadi sangat menarik,” imbuhnya.

Sendratari Ramayana di Malibu Seafood Deck mengambil cerita Hanoman Duta. Pertunjukan tersebut digarap Sangghita Anjali sebagai koreografer sekaligus sutradara, dengan Canadian Mahendra sebagai komposer.

Sejumlah penari terlibat dalam pertunjukan tersebut. Yoyok Bambang Priyambodo memerankan Prabu Rama Wijaya, Nabila Najwa Rafeyfa sebagai Dewi Sinta, Ratu Gayatri sebagai Kijang Kencana, Canadian Mahendra sebagai Hanoman, Tampan Rama sebagai Prabu Rahwana, dan Azhar Ghani sebagai Indrajit.

Sementara itu, tokoh Prajurit Buta diperankan Gustaf Hyasa, Fabio Rizqi, Nawfal Arfian Wildan, dan M. Azzam. Tata rias dan busana ditangani Tri Narimastuti dan M. Arifin. Adapun Maria Benita bertindak sebagai pimpinan produksi.***

Berita Terkait

Rumah Dinas Wagub Jadi Ruang Silaturahmi, Taj Yasin: Ini Rumah Masyarakat
Hadapi Sistem Rujukan Berbasis Kompetensi, Jateng Tekankan Kesiapan Fasilitas Kesehatan
Taj Yasin Ajak Forum Anak Kawal Pendidikan dan Cegah Perkawinan Anak
Gatotkaca Ikut Nobar Timnas di Gubernuran, Luthfi Siap Gelar Nobar Final
Hakim Tegaskan Tak Ada Kesalahan Bank, Dika Divonis Penjara dan Bayar Ganti Rugi
BMKG: Musim Hujan Jateng Mundur hingga November akibat El Nino
35 Peserta Berhak Lanjut Seleksi Calon Anggota Komisi Informasi Jateng
Gubernur Luthfi Siapkan Empat Sumur untuk Jaga Produktivitas Pertanian Sukoharjo

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 07:15 WIB

Rumah Dinas Wagub Jadi Ruang Silaturahmi, Taj Yasin: Ini Rumah Masyarakat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:46 WIB

Hadapi Sistem Rujukan Berbasis Kompetensi, Jateng Tekankan Kesiapan Fasilitas Kesehatan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 10:11 WIB

Gatotkaca Ikut Nobar Timnas di Gubernuran, Luthfi Siap Gelar Nobar Final

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:50 WIB

Hakim Tegaskan Tak Ada Kesalahan Bank, Dika Divonis Penjara dan Bayar Ganti Rugi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:23 WIB

BMKG: Musim Hujan Jateng Mundur hingga November akibat El Nino

Berita Terbaru