Muktamar Tapak Suci Digelar di Jateng, Luthfi Dorong Silat Jadi Penguat Kebangsaan

- Reporter

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan, pencak silat bukan sekadar cabang olahraga, tetapi juga warisan budaya bangsa yang berperan penting dalam membangun karakter, kebersamaan, serta persatuan.

Hal itu disampaikan Ahmad Luthfi saat menghadiri pembukaan Muktamar XVI Tapak Suci Putera Muhammadiyah di kawasan Simpang Lima, Kota Semarang, Sabtu, 8 Agustus 2026.

“Seni bela diri merupakan warisan budaya bangsa Indonesia. Seni bela diri akan membentuk karakter, kerja sama, dan kebersamaan,” ujar Luthfi, yang memimpin Jateng bersama Wagub Taj Yasin.

Menurutnya, pencak silat juga telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat untuk menjaga kesehatan.

“Namun, yang tidak kalah penting adalah perannya dalam menumbuhkan rasa persatuan dan kesatuan serta membangun karakter bangsa,” katanya.

Luthfi mengaku bangga karena Jawa Tengah dipercaya menjadi tuan rumah Muktamar XVI Tapak Suci Putera Muhammadiyah. Kegiatan ini disebut dihadiri sekitar 11.000 peserta dari berbagai wilayah di Indonesia serta perwakilan lima negara.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan segenap masyarakat Jawa Tengah, saya mengucapkan terima kasih atas diselenggarakannya Muktamar XVI Tapak Suci Putera Muhammadiyah. Semoga Muktamar ini menghasilkan keputusan-keputusan yang konstruktif bagi organisasi,” tuturnya.

Baca Juga :  Heri Pudyatmoko Ajak Generasi Muda Jateng Bangga Gunakan Produk Lokal

Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir mengatakan, kekuatan fisik yang dibangun melalui latihan bela diri harus berpadu dengan iman, takwa, dan akhlak. Perpaduan tersebut akan melahirkan generasi berjiwa kesatria yang berdiri tegak di atas kebenaran dan membela masyarakat.

“Tapak Suci bersama seluruh kelompok bela diri di Indonesia melatih fisik untuk membentuk jiwa kesatria, jiwa futuwwah (dermawan), yang selalu berdiri tegak di atas kebenaran, kebaikan, dan keluhuran, serta membela kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara,” kata Haedar.

Ia menambahkan, pembangunan bangsa harus dilakukan dengan membangun kesehatan jiwa sekaligus raga. Menurutnya, hal tersebut sejalan dengan penggalan lagu Indonesia Raya, yakni “Bangunlah jiwanya, bangunlah badannya.”

Haedar juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kota Semarang terhadap penyelenggaraan Muktamar. Ia menilai hubungan Muhammadiyah dengan pemerintah perlu terus diperkuat sebagai sesama kekuatan bangsa.

Baca Juga :  Sumarno Ingatkan ASN Terbuka terhadap Kritik demi Tingkatkan Pelayanan Publik

Muktamar tersebut juga dihadiri Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang menerima penganugerahan, sebagai anggota kehormatan Tapak Suci Putera Muhammadiyah.

Kapolri berharap kolaborasi antara Polri dan Tapak Suci dapat diwujudkan dalam berbagai kegiatan, mulai dari pembukaan cabang latihan di lingkungan kepolisian hingga upaya bersama menjaga masyarakat dan generasi muda dari berbagai ancaman.

“Kita bersama-sama menjaga kesejukan melalui cooling system, serta menjaga agar masyarakat dan generasi muda tidak terpengaruh disinformasi dan misinformasi, terjerumus dalam bahaya narkoba dan judi daring,” ujarnya.

Menurut Listyo Sigit, filosofi pendekar yang membela kebenaran dan melindungi orang-orang lemah memiliki kesamaan dengan tugas Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

Ia juga menilai kedisiplinan, kerja keras, dan keuletan para pendekar Tapak Suci dapat menjadi modal bangsa untuk menghadapi berbagai tantangan global.

Berita Terkait

Ahmad Luthfi Raih Special Achievement Award, Dinilai Pendobrak Kemajuan Jateng
Menko Polkam: Pemerintah Solid, Situasi Keamanan Nasional Tetap Terkendali
Taj Yasin Minta Kasus Perundungan Dicegah Sejak Dini
360 Balita di Semarang Terima Susu Gratis dari JPCC, Perkuat Upaya Turunkan Stunting
PSI Kota Semarang Resmi Punya Pengurus Baru, Melly Pangestu Kembali Jadi Ketua
MTQ Nasional 2026 di Jawa Tengah Angkat Standar Baru Lewat Inovasi Perhakiman dan Inklusivitas
Belanja Pegawai Pemprov Jateng 26 Persen, Pembayaran Gaji ASN Dipastikan Lancar
Jateng Siapkan Dana Cadangan Rp1,2 Triliun, Pilgub 2029 Tak Bebani APBD

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:45 WIB

Muktamar Tapak Suci Digelar di Jateng, Luthfi Dorong Silat Jadi Penguat Kebangsaan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:13 WIB

Ahmad Luthfi Raih Special Achievement Award, Dinilai Pendobrak Kemajuan Jateng

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:28 WIB

Menko Polkam: Pemerintah Solid, Situasi Keamanan Nasional Tetap Terkendali

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:03 WIB

Taj Yasin Minta Kasus Perundungan Dicegah Sejak Dini

Kamis, 6 Agustus 2026 - 18:56 WIB

360 Balita di Semarang Terima Susu Gratis dari JPCC, Perkuat Upaya Turunkan Stunting

Berita Terbaru

Nasional

Menko Polkam Tantang LPM Jadi Motor Pemberdayaan Masyarakat

Sabtu, 8 Agu 2026 - 16:54 WIB

Daerah

Taj Yasin Minta Kasus Perundungan Dicegah Sejak Dini

Jumat, 7 Agu 2026 - 15:03 WIB