Wamenko Polkam Ajak Tinggalkan Politik Transaksional demi Demokrasi Berkualitas

- Reporter

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Politik yang bermoral, berkeadilan, dan memberdayakan umat merupakan salah satu prasyarat untuk mewujudkan demokrasi yang substantif sekaligus mendukung tercapainya visi Indonesia Emas 2045.

Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Wamenko Polkam), Letjen TNI (Purn.) Lodewijk F. Paulus, saat menjadi narasumber pada Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VIII Tahun 2026 di Jakarta, Sabtu (25/7/2026).

Dalam paparannya, Wamenko Lodewijk menjelaskan bahwa perkembangan geopolitik internasional saat ini menghadirkan tantangan yang semakin kompleks bagi setiap negara, termasuk Indonesia. Menurutnya, dinamika global tersebut tidak hanya berdampak pada aspek politik dan keamanan, tetapi juga memengaruhi ketahanan ekonomi, sosial budaya, hingga pertahanan negara.

“Oleh karena itu, Indonesia memerlukan sistem politik yang kuat, demokrasi yang berkualitas, serta tata kelola pemerintahan yang mampu menjaga stabilitas nasional sekaligus mempercepat pembangunan,” ungkapnya.

Baca Juga :  105 Jam Perjalanan, Tim Jateng Siap Pulihkan Warga Terdampak Banjir Sumbar

Di hadapan para peserta kongres, Wamenko Lodewijk mengajak umat Islam untuk menguatkan dan mengaktualisasikan semangat profetik Islam dalam kehidupan politik. Menurutnya, politik harus menjadi sarana untuk mewujudkan kepentingan, kesejahteraan, dan kemaslahatan umum.

“Politik harus menjadi alat untuk mewujudkan kepentingan, kesejahteraan, dan kemaslahatan umum ke arah yang lebih baik,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengemukakan bahwa masih terdapat sejumlah tantangan dalam dinamika politik nasional, antara lain praktik politik transaksional yang berbiaya tinggi, kampanye negatif dan kampanye hitam, menguatnya oligarki dan politik dinasti, rendahnya literasi serta moral politik, hingga praktik demokrasi yang masih cenderung bersifat prosedural.

Menurutnya, ulama dan organisasi kemasyarakatan memiliki peran strategis sebagai penunjuk arah sekaligus pengingat ketika terjadi penyimpangan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Karena itu, ia mengajak umat Islam untuk terus memperkuat persatuan serta berjuang melalui cara-cara yang benar guna mewujudkan politik yang membawa keberkahan bagi umat, bangsa, dan negara.

Baca Juga :  Ahmad Luthfi Raih Penghargaan Nasional, Jateng Serius Tangani Sampah

“Politik adalah ibadah pengabdian, bukan jalan menuju kekayaan. Kepentingan bangsa dan negara merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kepentingan umat,” tegas Wamenko Polkam.

Kongres tersebut turut dihadiri Wakil Ketua Umum MUI Buya Anwar Abbas, Sekretaris Jenderal MUI Buya Amirsyah Tambunan, para pimpinan MUI Provinsi, pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam tingkat nasional, serta perwakilan perguruan tinggi dan pesantren. Turut mendampingi Wamenko Polkam, Pelaksana Tugas Deputi Bidang Koordinasi Politik Dalam Negeri Heri Wiranto.***

Berita Terkait

Demi Generasi Emas, Menko Polkam Minta Seluruh Elemen Bangsa Perangi Narkotika
Kala Anak Nasabah PNM Mekaar Berkata “Orang Tua Saya Berjuang di Sawah, Saya Berjuang di Sekolah”
Menko Polkam Kunjungi Doha, Wakili Indonesia Sampaikan Duka atas Wafatnya Sheikh Hamad
Menko Polkam: Proses Hukum Kasus Korupsi Dijamin Profesional dan Tanpa Intervensi
Jateng Jadi Percontohan CNG, Ahmad Luthfi Bidik Kurangi Ketergantungan Elpiji 3 Kg
Kunjungi Rindam I/Bukit Barisan, Menko Polkam Bekali Siswa Dikmaba dan Calon Manajer KDKMP
Menko Polkam Ajak Semua Pihak Perangi Disinformasi di Ruang Digital
Menko Polkam: Natuna adalah Etalase Indonesia, Prajurit Harus Jaga Kehormatan Bangsa

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:20 WIB

Wamenko Polkam Ajak Tinggalkan Politik Transaksional demi Demokrasi Berkualitas

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:43 WIB

Demi Generasi Emas, Menko Polkam Minta Seluruh Elemen Bangsa Perangi Narkotika

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:54 WIB

Kala Anak Nasabah PNM Mekaar Berkata “Orang Tua Saya Berjuang di Sawah, Saya Berjuang di Sekolah”

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:19 WIB

Menko Polkam Kunjungi Doha, Wakili Indonesia Sampaikan Duka atas Wafatnya Sheikh Hamad

Sabtu, 11 Juli 2026 - 09:44 WIB

Menko Polkam: Proses Hukum Kasus Korupsi Dijamin Profesional dan Tanpa Intervensi

Berita Terbaru