Danantara Tinjau PKM dan Ruang Pintar PNM, Perkuat Ekonomi Rakyat di Mojokerto

- Reporter

Rabu, 22 Juli 2026 - 05:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mojokerto – Komitmen memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan usaha ultra mikro terus diperkuat oleh Danantara Indonesia. Hal tersebut tercermin dalam kunjungan jajaran Komisaris Danantara Asset Management ke berbagai titik layanan PNM di Mojokerto, mulai dari Pertemuan Kelompok Mingguan (PKM), tempat usaha nasabah, hingga Ruang Pintar PNM.

Kunjungan ini memberikan gambaran menyeluruh mengenai model bisnis PNM yang tidak hanya menghadirkan akses pembiayaan bagi perempuan prasejahtera, tetapi juga memastikan proses pemberdayaan berjalan secara berkelanjutan. Melalui PKM, nasabah memperoleh pendampingan rutin, edukasi pengelolaan usaha dan keuangan, serta membangun jejaring sosial yang menjadi fondasi tumbuhnya usaha ultra mikro.

Di Mojokerto, dampak pemberdayaan PNM telah dirasakan secara luas. Hingga 30 Juni 2026, PNM telah melayani lebih dari 73 ribu nasabah aktif di Kota dan Kabupaten Mojokerto melalui 25 Unit Mekaar, didukung 352 Account Officer Pendamping yang secara rutin mendampingi nasabah dalam 5.515 kelompok mingguan. Sementara di tingkat nasional, lebih dari 23,3 juta masyarakat prasejahtera telah dilayani oleh lebih dari 40 ribu AO melalui 4.655 kantor layanan termasuk 58 cabang dalam 36 Provinsi di Indonesia.

Sebagian besar nasabah PNM di Mojokerto bergerak pada sektor perdagangan yang menjadi penggerak utama ekonomi lokal, disusul sektor pertanian, jasa, hingga industri rumahan. Kondisi ini menunjukkan bahwa pembiayaan yang disertai pemberdayaan mampu memperkuat ketahanan ekonomi keluarga sekaligus mendorong berkembangnya usaha-usaha produktif di tingkat akar rumput.

Baca Juga :  Dari Kulkas hingga Hair Dryer, LG Pamerkan 7 Inovasi di IFA 2026

Nasabah PNM Mekaar bersama Sulikah, menceritakan perjuangannya membangun usaha bakso yang kini menjadi sumber penghidupan keluarganya. Dulu, dirinya berjualan jajanan anak-anak dirumahnya, tetapi setelah bergabung PNM Mekaar, pendampingan dan pemberdayaan PNM membuat usahanya berkembang menjadi warung bakso yang memiliki banyak varian seperti gorengan dan minuman di jalur pendakian sehingga menambah penghasilan lebih dari yang sebelumnya.

Rombongan juga mengunjungi Ruang Pintar PNM Majada Al-Hidayah sebagai bagian dari komitmen PNM dalam mendukung pendidikan khususnya anak-anak dari keluarga nasabah binaan PNM. Program Ruang Pintar ini diharapkan mampu memberikan dampak tak hanya untuk nasabah, akan tetapi untuk lingkungan sekitar khususnya anak-anak untuk menempuh pendidikan informal.

Kunjungan Komisaris Danantara ke Ruang Pintar menjadi bukti bahwa pemberdayaan PNM tidak berhenti pada akses permodalan, tetapi juga menyentuh masa depan anak-anak nasabah. Di ruang ini, 43 anak dari jenjang PAUD hingga kelas 6 SD belajar bersama setiap Rabu dan Kamis, menumbuhkan harapan melalui pendidikan.

Kunjungan Komisaris Utama beserta jajaran Komisaris lainnya dari Danantara Asset Management, Rabin Indrajad Hattari beserta jajaran komisaris lainnya menjadi bukti nyata sinergi dalam membangun ekosistem usaha ultra mikro yang tidak hanya bertumpu pada akses permodalan, tetapi juga pada pendampingan yang berkelanjutan. Melalui kolaborasi ini, PNM optimis semakin banyak perempuan pengusaha ultra mikro yang mampu naik kelas, meningkatkan kesejahteraan keluarga, dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional dari tingkat akar rumput.

Baca Juga :  Perkuat Sinergi, Danamon Syariah Adakan Iftar Gathering Bersama Mitra Bisnis

Komisaris Utama Danantara Asset Management, Rabin Indrajad mengungkapkan “Yang kami apresiasi dari PNM bukan hanya pembiayaannya. Ada kepedulian yang nyata melalui Ruang Pintar dan perhatian terhadap lingkungan sekitar nasabah, sehingga pemberdayaan benar-benar terasa menyeluruh.” Ujar Robin..

Wakil Direktur Utama PNM Sunar Basuki menegaskan bahwa pemberdayaan merupakan inti dari setiap layanan yang diberikan PNM kepada masyarakat.

“Pemberdayaan bukan sekadar program pendamping, tetapi inti dari setiap langkah yang PNM lakukan. Kami ingin memastikan setiap nasabah merasakan manfaat yang nyata, mulai dari meningkatnya kapasitas usaha, bertambahnya kepercayaan diri, hingga hadirnya harapan baru bagi keluarga mereka. Dukungan Danantara menjadi penguat agar manfaat ini dapat menjangkau lebih banyak perempuan prasejahtera dan semakin memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan,” jelas Sunar.***

Berita Terkait

IKM Terkendala Modal, Taj Yasin Dorong Akses Pembiayaan Hijau
Perubahan APBD Jateng 2026 Disepakati, Jalan hingga Fasilitas Sekolah Digenjot
Dirut BULOG Cek Langsung Pasokan Beras Premium, Stok Aman hingga Juli 2027
Jateng Sabet TPID Terbaik Nasional, Produksi dan Distribusi Pangan Jadi Kunci
Dorong Efisiensi Energi, LG Luncurkan Rangkaian AC Berteknologi AI di Indonesia
GIIAS Semarang 2026, Pasar Otomotif dan PAD Jateng Berpeluang Tumbuh
Jepang Butuh Pengemudi, Jateng Siapkan Tenaga Kerja Teruji
Jateng Tarik Investasi Tiongkok Rp4,55 Triliun, 213 Ribu Tenaga Kerja Terserap

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 18:15 WIB

IKM Terkendala Modal, Taj Yasin Dorong Akses Pembiayaan Hijau

Senin, 28 September 2026 - 16:14 WIB

Perubahan APBD Jateng 2026 Disepakati, Jalan hingga Fasilitas Sekolah Digenjot

Minggu, 27 September 2026 - 23:03 WIB

Dirut BULOG Cek Langsung Pasokan Beras Premium, Stok Aman hingga Juli 2027

Kamis, 24 September 2026 - 17:29 WIB

Jateng Sabet TPID Terbaik Nasional, Produksi dan Distribusi Pangan Jadi Kunci

Selasa, 22 September 2026 - 21:42 WIB

Dorong Efisiensi Energi, LG Luncurkan Rangkaian AC Berteknologi AI di Indonesia

Berita Terbaru