Laporan Polisi Mengemuka, Gus Yasin Sebut Tuduhan Pemalsuan Tidak Tepat

- Reporter

Kamis, 18 Juni 2026 - 06:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Sekretaris Jendral (Sekjen) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) angkat bicara. Dia menganggap tuduhan pemalsuan dokumen kepada dirinya tidak tepat. Dia tanda tangan sendiri untuk dirinya sendiri. Bukan untuk orang lain.

Hal itu disampaikan Gus Yasin, menanggapi laporan polisi yang dilakukan kader internal, M. Nasir (Ketua DPC PPP Jakarta Selatan) dan kelompoknya.

“Katanya tanda tangan saya palsu, kan yang tanda tangan saya sendiri, pemalsuanya dari mana? Kecuali saya penandatanganan atas nama orang lain, lha ini palsu. Tanda tangan, tanda tangan saya sendiri, saya keluarkan sendiri, mereka menganggap palsu, ya monggo,”kata Gus Yasin, kepada media di Semarang, Rabo 17 Juni 2026.

Baca Juga :  Menag Minta Penghulu Berkontribusi Turunkan Angka Perceraian

Sampai saat ini, Wagub Jateng tersebut mengaku belum menerima konfirmasi langsung terkait laporan tersebut. Namun dia siap mengikuti proses yang ada.

“Saya melihat sampai saat ini belum mendapat konfirmasi secara langsung,”imbuhnya.

Sebagai informasi, Gus Yasin dan Wakil Ketua Umum PPP Agus Suparmanto dilaporkan dugaan pemalsuan dokumen ke Polda Metro Jaya. Laporan tertuang dalam dua LP. Pertama, Taj Yasin dilaporkan pemalsuan dokumen dan stempel. Kedua, Agus Suparmanto dilaporkan atas pemalsuan Kartu Tanda Anggota (KTA) yang saling terkait.

Baca Juga :  KPK dan Ahmad Luthfi Bantah Klaim Fadia Arafiq soal OTT

Asal tahu, konflik Ketua Umum PPP Mardiyono dengan Sekjen Taj Yasin dan Waketum Agus Suparmanto terjadi sejak Muktamar. Namun pasca Muktamar mereka damai. Agus yang sempat maju caketum dijadikan Waketum. Taj Yasin yang satu gerbong Agus dijadikan Sekjen.

Dengan kombinasi kubu Mardiyono dan kubu Taj Yasin, sebenarnya muncul harapan besar PPP bisa kembali lolos Senayan. Taj Yasin sebagai representasi kyai diharapkan mampu mendulang suara basis pesantren. Namun putra Mbah Maimoen Zubaer itu kesannya malah dikuyo-kuyo dan dicari kesalahanya.***

Berita Terkait

Penipuan: Ini Dia “Malinda Dee” Penipu Versi Lokal Purwokerto
Pemprov Jateng Percepat Penanganan Tanggul Jebol Sungai Silandak di Semarang
Wagub Taj Yasin Minta Renovasi Tiga Kelas MTs Muhammadiyah 4 Bulu Dipercepat
Taj Yasin Kawal Tuntas Kasus Kekerasan Seksual Pati dan Jamin Masa Depan Korban
Sekda Jateng Siapkan Sanksi Tegas untuk 3.000 ASN Brebes Terkait Presensi Fiktif
Dua Nyawa Melayang, Disdik Jateng Intensifkan Pendampingan Korban Kekerasan Pelajar di Sragen dan Brebes
Tindak Korupsi Caruy Tahap Finishing
Soal OTT Cilacap, Ahmad Luthfi: Integritas Pejabat Sudah Berulang Kali Ditekankan

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 06:54 WIB

Laporan Polisi Mengemuka, Gus Yasin Sebut Tuduhan Pemalsuan Tidak Tepat

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:34 WIB

Penipuan: Ini Dia “Malinda Dee” Penipu Versi Lokal Purwokerto

Minggu, 17 Mei 2026 - 07:08 WIB

Pemprov Jateng Percepat Penanganan Tanggul Jebol Sungai Silandak di Semarang

Kamis, 14 Mei 2026 - 17:30 WIB

Wagub Taj Yasin Minta Renovasi Tiga Kelas MTs Muhammadiyah 4 Bulu Dipercepat

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:31 WIB

Taj Yasin Kawal Tuntas Kasus Kekerasan Seksual Pati dan Jamin Masa Depan Korban

Berita Terbaru