Jawa Tengah Terdepan Jaga Aset Keagamaan, Sertifikasi Wakaf Capai 73 Persen

- Reporter

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Jawa Tengah yang dipimpin Gubernur Ahmad Luthfi dan wakilnya Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), kembali mencatat prestasi nasional. Sebanyak 73.864 bidang tanah wakaf atau 73 persen dari total aset wakaf di Jateng telah bersertifikat. Hal ini menjadikannya sebagai daerah dengan capaian sertifikasi tanah wakaf tertinggi di Indonesia.

Capaian tersebut diungkapkan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, saat menyerahkan 243 sertifikat tanah wakaf kepada 243 nadzir se-Jawa Tengah di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Selasa (16/6/2026).

Pemerintah pun menargetkan angka sertifikasi tanah wakaf di Jawa Tengah meningkat hingga 95 persen dalam tiga tahun ke depan.

“Secara nasional prestasi Jawa Tengah di atas rata-rata nasional, yaitu 73 persen. Ini lompatan luar biasa, terutama sejak tiga tahun terakhir kesadaran masyarakat Jawa Tengah untuk melakukan sertifikasi tempat ibadah itu luar biasa,” kata Nusron.

Menurutnya, masih terdapat sekitar 27 ribu bidang tanah wakaf berupa masjid, musala, dan tempat ibadah lainnya yang belum bersertifikat. Karena itu, ATR/BPN akan mempercepat proses sertifikasi agar target 95 persen dapat tercapai pada 2028.

Baca Juga :  Pemprov Jateng Latih Disabilitas dan Keluarga Kurang Mampu Jadi Pekerja Industri

“Kami targetkan selama tiga tahun ini 95 persen. Kalau 100 persen mungkin tidak bisa karena masih ada beberapa kendala,” ujarnya.

Nusron menjelaskan, sejumlah hambatan yang masih ditemui antara lain wakif yang telah meninggal dunia, batas tanah yang belum jelas, hingga belum adanya nadzir yang tercatat secara resmi.

Untuk mengatasinya, ATR/BPN menggandeng Mahkamah Agung melalui mekanisme isbat wakaf serta membuka skema penetapan nadzir sementara.

Selain itu, percepatan sertifikasi juga dilakukan melalui kolaborasi dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI), Badan Wakaf Indonesia (BWI), organisasi keagamaan, hingga perguruan tinggi untuk memperkuat pendataan aset wakaf.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyambut baik capaian tersebut. Menurutnya, kepastian hukum atas tanah wakaf merupakan bagian dari upaya menjaga kerukunan dan memperkuat pelayanan kepada masyarakat.

“Hijrah yang kita lakukan adalah bagaimana menciptakan Jawa Tengah menjadi rukun, guyub, ora tukaran, ora terpecah belah dalam rangka menghadapi apa pun yang terjadi sekarang,” kata Ahmad Luthfi.

Baca Juga :  Wagub Taj Yasin: Jawa Tengah Diberkahi dengan Banyak Penghafal Al-Qur’an

Sementara itu, Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen mengatakan, keberhasilan sertifikasi tanah wakaf di Jawa Tengah merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai lembaga keagamaan selama beberapa tahun terakhir.

“Untuk Jawa Tengah sendiri, kita bekerja sama dengan masyarakat sejak empat tahun terakhir. Kita mengajak pengurus-pengurus masjid, pengurus yayasan, baik di pondok pesantren, madrasah diniyah, dan lain sebagainya, untuk menjelaskan pentingnya mewakafkan atau menyertifikatkan,” ujar Taj Yasin.

Ia menegaskan, sertifikasi tanah wakaf penting untuk memberikan kepastian hukum dan mencegah potensi sengketa di kemudian hari. Karena itu, Pemprov Jawa Tengah terus menggandeng berbagai pihak untuk memperluas sosialisasi kepada masyarakat.

“Kita merangkul DMI, Badan Wakaf Indonesia, dan lain sebagainya, untuk menyosialisasikan mengenai pentingnya terbit surat sertifikat tanah wakaf supaya tidak ada permasalahan,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, selain penyerahan sertifikat tanah wakaf, juga dilakukan pemberian santunan pendidikan kepada anak yatim piatu serta bantuan sembako bagi panti asuhan.*

Berita Terkait

Taj Yasin: Tradisi Keilmuan Watucongol Harus Terus Diteruskan
Kisah Ngadiyanto di Tengah Rob: Rumah Apung Hadir, Harapan Kembali Tumbuh
335 Ribu Anak di Jateng Belum Sekolah, Waka DPRD Jateng Dorong Perluasan Program PJJ
Taj Yasin Apresiasi RSB Jepara, Dorong Kesehatan dan Zakat Berkelanjutan
Wakil Ketua DPRD Jateng Dukung PAUD Berkualitas sebagai Fondasi Generasi Emas
Pidato Presiden Jadi Pengingat, Ahmad Luthfi Tekankan Kerja Nyata untuk Rakyat
Lulus PKN, 45 Pemimpin Jateng Didorong Terapkan Inovasi di Instansi
Harga Pertamax Turun, Legislator Gerindra Jateng Minta Evaluasi Kebijakan WFH ASN

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:18 WIB

Taj Yasin: Tradisi Keilmuan Watucongol Harus Terus Diteruskan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:53 WIB

Kisah Ngadiyanto di Tengah Rob: Rumah Apung Hadir, Harapan Kembali Tumbuh

Jumat, 14 Agustus 2026 - 20:28 WIB

Taj Yasin Apresiasi RSB Jepara, Dorong Kesehatan dan Zakat Berkelanjutan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:49 WIB

Wakil Ketua DPRD Jateng Dukung PAUD Berkualitas sebagai Fondasi Generasi Emas

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:45 WIB

Pidato Presiden Jadi Pengingat, Ahmad Luthfi Tekankan Kerja Nyata untuk Rakyat

Berita Terbaru