Sekda Jateng Lepas Merbabu Skyrace, Ribuan Pelari Taklukkan Jalur Pegunungan

- Reporter

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Event lari lintas alam Merbabu Skyrace 2026 dimulai. Hampir 2.700 pelari dari 14 negara menguji ketahanan sembari menikmati rute unik dan berbagai suguhan keindahan alam pada event yang digelar Sabtu-Minggu, 6-7 Juni 2026.

Ribuan peserta tersebut diketahui berasal dari Indonesia, Australia, Mesir Belanda, Kanada, Perancis, Jerman, Malaysia, Filipina, Rusia, Singapura, Inggris, Amerika Serikat, dan Vietnam. Mereka terbagi atas la kategori, yaitu 5K, 10K, 20K, 40K, dan 50K. Start dan finish berada di Lapangan Dusun Thekelan, Desa Batur, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang.

Kategori 40K dan 50K memulai start pada Sabtu, 6 Juni 2026, pukul 02.00. Flag off dilakukan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno. Berikutnya disusul start untuk kategori 20K pada pukul 05.00. Sementara untuk kategori 10K dan 5K akan start hari Minggu, 7 Juni 2026, pukul 05.00 dan 06.00.

Sekda Jateng Sumarno sangat senang dengan antusias peserta terhadap Merbabu Skyrace yang semakin meningkat dari gelaran tahun sebelumnya. Apalagi lebih banyak negara yang terlibat dalam ajang lari lintas alam tersebut. Untuk itu Pemprov Jateng sangat mendukung Merbabu Skyrace sebagai salah satu bagian dari pengembangan sport tourism di Jawa Tengah.

“Kegiatan ini mendatangkan masyarakat dari luar Jawa Tengah dan juga berbagai negara. Mudah-mudahan peserta dari luar negeri akan lebih banyak lagi ke depannya,” kata Sumarno usai melepas peserta kategori 40K dan 50K.

Baca Juga :  Konflik Bertahun-tahun Disampaikan ke Luthfi, Pemprov Siap Petakan Solusi

Selain menjadi bagian sport tourism, kata Sumarno, ada yang lebih penting dari kegiatan skyrace di Merbabu yaitu meningkatkan kecintaan terhadap alam, terutama di Gunung Merbabu. Seperti diketahui, Gunung Merbabu memberikan banyak manfaat kepada masyarakat.

Ia mengaku prihatin dengan kondisi lingkungan saat ini. Di mana dampak kerusakan lingkungan sangat besar. Maka perlu upaya untuk meningkatkan kesadaran dan kecintaan terhadap lingkungan dan alam.

“Inilah salah satu upaya kita untuk mengajak masyarakat, mari kita cintai alam dan lingkungan. Salah satunya adalah Gunung Merbabu,” katanya.

Race Director Merbabu Skyrace, Sri Agus Budi Santoso, mengatakan, tahun ini adalah edisi keempat Merbabu Skyrace. Pembeda Merbabu Skyrace dengan event-event trail run lain yang sudah eksis adalah adanya afiliasi dengan International Skyrunning Federation. Artinya, tidak hanya dengan International Trail Running Association (ITRA) dan Ultra-Trail du Mont-Blanc (UTMB).

Selain itu, Merbabu Skyrace juga menawarkan berlari melintasi keindahan dari Gunung Merbabu dan hamparan savananya, juga kearifan lokal dari Thekelan dan Desa Batur. Rute lari juga melewati hampir semua jalur pendakian di Gunung Merbabu.

“Merbabu Skyrace karena punya ikonnya naik (Gunung) Merbabu dan capaian ketinggian atau elevasinya tinggi. Jadi itu yang kita dorong menjadi sesuatu yang unik dan spesial dibandingkan dengan event lain,” katanya.

Baca Juga :  Pemprov Jateng Catat 5,7 Juta Penerima Manfaat MBG, 1.836 SPPG Telah Beroperasi

Ia menambahkan, jumlah pelari tahun ini meningkat signifikan dari tahun 2025. Tahun 2026 ini hampir 2.700 peserta Dimana sebagian besar atau paling banyak ada pada kategori 20K dengan total sekitar 1.200 pelari.

“Harapan kami ke depan, ini menjadi event yang selalu dinanti, menjadi event yang memang ditunggu-tunggu,” ujarnya

Lebih lanjut, dengan banyaknya peserta yang terlibat itu diharapkan Merbabu Skyrace memberikan dampak sosial yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di Dusun Thekelan, Desa Batur, Kecamatan Getasan. Sejak gelaran Merbabu Skyrace pertama sekitar tahun 2023, dampak yang sudah dirasakan salah satunya adalah nama Thekelan yang semakin dikenal masyarakat hingga tingkat internasional.

“Diikuti banyak peserta, peserta asing dari banyak negara juga. Perputaran ekonomi juga besar,” ujar Agus.

Seorang peserta kategori 50K asal Sidoarjo, Alfian Nugraha, mengaku baru pertama ikut Merbabu Skyrace meskipun sudah sering ikut event trail run lain. Ia juga sudah sering hiking dan camping di Gunung Merbabu. Pada event ini ia ingin mencoba seluruh jalur pendakian karena rute 50K melewati hampir seluruh basecamp pendakian.

“Merbabu itu memang view-nya luar biasa cantik. Jadi gak ada bosennya ke sini. Kalau ikut Merbabu Skyrace baru pertama ini,” ujarnya. ***

Berita Terkait

Taj Yasin: Tradisi Keilmuan Watucongol Harus Terus Diteruskan
Kisah Ngadiyanto di Tengah Rob: Rumah Apung Hadir, Harapan Kembali Tumbuh
335 Ribu Anak di Jateng Belum Sekolah, Waka DPRD Jateng Dorong Perluasan Program PJJ
Taj Yasin Apresiasi RSB Jepara, Dorong Kesehatan dan Zakat Berkelanjutan
Wakil Ketua DPRD Jateng Dukung PAUD Berkualitas sebagai Fondasi Generasi Emas
Pidato Presiden Jadi Pengingat, Ahmad Luthfi Tekankan Kerja Nyata untuk Rakyat
Lulus PKN, 45 Pemimpin Jateng Didorong Terapkan Inovasi di Instansi
Harga Pertamax Turun, Legislator Gerindra Jateng Minta Evaluasi Kebijakan WFH ASN

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:18 WIB

Taj Yasin: Tradisi Keilmuan Watucongol Harus Terus Diteruskan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:53 WIB

Kisah Ngadiyanto di Tengah Rob: Rumah Apung Hadir, Harapan Kembali Tumbuh

Jumat, 14 Agustus 2026 - 20:28 WIB

Taj Yasin Apresiasi RSB Jepara, Dorong Kesehatan dan Zakat Berkelanjutan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:49 WIB

Wakil Ketua DPRD Jateng Dukung PAUD Berkualitas sebagai Fondasi Generasi Emas

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:45 WIB

Pidato Presiden Jadi Pengingat, Ahmad Luthfi Tekankan Kerja Nyata untuk Rakyat

Berita Terbaru