Waspada Penipuan KUR, BRI Tegaskan Tak Ada Pengajuan Online

- Reporter

Senin, 18 Mei 2026 - 23:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WASPADA PENIPUAN- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mengimbau masyarakat untuk waspada penipuan pengajuan KUR online. Foto : Dok.BRI/metrojateng.id

WASPADA PENIPUAN- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mengimbau masyarakat untuk waspada penipuan pengajuan KUR online. Foto : Dok.BRI/metrojateng.id

JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menegaskan bahwa seluruh proses pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI tidak pernah dilakukan melalui penawaran online menggunakan tautan tidak resmi maupun media sosial. Perseroan memastikan bahwa setiap proses pengajuan KUR hanya dilakukan melalui petugas BRI dan diproses melalui Kantor BRI.

Corporate Secretary BRI, Dhanny menyampaikan, maraknya penawaran KUR melalui pesan singkat, tautan digital, hingga akun media sosial merupakan modus penipuan yang menyalahgunakan nama BRI.

“BRI tidak pernah menawarkan ataupun memproses pengajuan KUR secara online melalui tautan tidak resmi, akun pribadi, maupun pihak yang tidak memiliki keterkaitan dengan BRI. Seluruh proses pengajuan KUR hanya dilakukan melalui unit kerja resmi BRI dan diproses langsung oleh petugas BRI resmi,” ujar Dhanny.

Baca Juga :  BRILink Salatiga Raih Penghargaan Berkat Dana Talangan

Dhanny menambahkan bahwa masyarakat dapat mengakses layanan pengajuan KUR melalui Kantor Cabang, Kantor Cabang Pembantu, BRI Unit, Teras BRI, AgenBRILink, maupun tenaga pemasar resmi BRI yang tersebar di seluruh Indonesia.

BRI juga menegaskan bahwa seluruh proses pengajuan KUR tidak dipungut biaya apa pun di awal. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya terhadap penawaran yang menjanjikan pencairan cepat dengan syarat tidak wajar.

Selain itu, BRI mengingatkan masyarakat untuk tidak pernah memberikan data pribadi maupun data perbankan yang bersifat rahasia seperti PIN, kata sandi (password), kode OTP, maupun data pribadi lainnya kepada pihak mana pun.

Baca Juga :  Rakorkomwil III Apeksi Dibuka, Sekda Jateng Soroti Tantangan Fiskal Daerah

“Setiap permintaan data rahasia nasabah dapat dipastikan merupakan indikasi penipuan. Masyarakat diharapkan selalu melakukan verifikasi informasi melalui kanal resmi BRI,” tambah Dhanny.

BRI mengimbau masyarakat untuk hanya memperoleh informasi melalui kanal resmi perusahaan seperti website resmi BRI, media sosial resmi BRI, maupun Contact BRI 14017/1500017.

“Sebagai bagian dari komitmen meningkatkan keamanan layanan perbankan, BRI terus memperkuat edukasi literasi keuangan dan kewaspadaan masyarakat, sekaligus berkoordinasi dengan pihak terkait dalam menindaklanjuti berbagai modus penipuan yang menyalahgunakan nama perusahaan,” pungkas Dhanny.(**)

Berita Terkait

Luthfi Perkuat Kepastian Hukum untuk Menjaga Kepercayaan Investor di Jateng
DPR Dorong TPPU Dika Diusut, Aset Hasil Kejahatan Diminta untuk Pulihkan Kerugian Korban
Ekonomi Syariah Digenjot, Ahmad Luthfi Dorong UMKM Jateng Masuk Pasar Ekspor
Jateng Siapkan Ekosistem Industri Halal untuk Perkuat Ekonomi dan Ekspor
LG Indonesia Siapkan Penguatan Bisnis dan Talenta Menuju 2027
Ahmad Luthfi Dorong UMKM Olah Pangan Lokal Jateng Jadi Produk Bernilai Tinggi
Gus Yasin dan Istri Tinjau Pameran Kriya Jateng di Kriyanusa 2026
Jateng Jadi Produsen Jagung Terbesar Kedua Nasional, Produksi Capai 3,7 Juta Ton

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Luthfi Perkuat Kepastian Hukum untuk Menjaga Kepercayaan Investor di Jateng

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:59 WIB

DPR Dorong TPPU Dika Diusut, Aset Hasil Kejahatan Diminta untuk Pulihkan Kerugian Korban

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 07:29 WIB

Ekonomi Syariah Digenjot, Ahmad Luthfi Dorong UMKM Jateng Masuk Pasar Ekspor

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:40 WIB

Jateng Siapkan Ekosistem Industri Halal untuk Perkuat Ekonomi dan Ekspor

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:23 WIB

LG Indonesia Siapkan Penguatan Bisnis dan Talenta Menuju 2027

Berita Terbaru