Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Perlindungan Lahan Hijau Diperkuat Demi Keberlanjutan Pembangunan

- Reporter

Jumat, 17 April 2026 - 20:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Metrojateng.id – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko, menekankan pentingnya perlindungan lahan hijau sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Jawa Tengah. Menurutnya, keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan harus menjadi perhatian utama dalam setiap kebijakan daerah.

Heri menilai, lahan hijau seperti hutan, ruang terbuka hijau (RTH), serta lahan pertanian produktif memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas lingkungan, termasuk sebagai daerah resapan air, pengendali banjir, serta penyangga ekosistem.

“Pembangunan tidak boleh mengorbankan lingkungan. Lahan hijau harus dilindungi agar keberlanjutan lingkungan dan kehidupan masyarakat tetap terjaga,” ujarnya dalam keterangannya.

Ia mengingatkan bahwa alih fungsi lahan yang tidak terkendali dapat memicu berbagai persoalan lingkungan, seperti banjir, longsor, hingga penurunan kualitas udara. Oleh karena itu, diperlukan pengawasan ketat serta penegakan aturan yang tegas terhadap pemanfaatan ruang.

Baca Juga :  Pembukaan MTQ Nasional di Semarang Dibuka untuk Warga, Dimeriahkan Opick dan Tari Kolosal

Menurut Heri, pemerintah daerah perlu memastikan perencanaan tata ruang dilakukan secara komprehensif dengan mempertimbangkan aspek ekologis, sosial, dan ekonomi secara seimbang. Ia juga mendorong optimalisasi ruang terbuka hijau di kawasan perkotaan.

“Ruang terbuka hijau harus diperluas dan dijaga. Ini penting untuk menjaga kualitas hidup masyarakat, terutama di wilayah perkotaan,” tegas Sekretaris DPD Gerindra Jateng ini.

Selain itu, ia mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan, mulai dari tidak melakukan perusakan lahan, menjaga kebersihan, hingga ikut dalam kegiatan penghijauan.

Baca Juga :  Musibah Longsor Cibeunying: Gubernur Ahmad Luthfi Beri Dukungan Emosional dan Bantuan

Dia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. Menurutnya, tanggung jawab menjaga lahan hijau tidak bisa dibebankan hanya kepada satu pihak.

“Kita semua memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga lingkungan. Jika lahan hijau terjaga, maka kualitas hidup masyarakat juga akan meningkat,” kata Heri Londo, sapaan akrabnya.

Ia berharap dengan komitmen bersama, pembangunan di Jawa Tengah dapat berjalan seiring dengan pelestarian lingkungan, sehingga memberikan manfaat tidak hanya bagi generasi saat ini, tetapi juga generasi mendatang.

“Pembangunan berkelanjutan adalah tentang masa depan. Kita harus memastikan lingkungan tetap lestari untuk anak cucu kita,” pungkas Heri.***

Berita Terkait

Cegah Kekerasan Berulang, Nawal Yasin Perkuat Jejaring Layanan bagi Korban
Ahmad Luthfi Dorong Perubahan APBD 2026 Perkuat Pangan dan Pelayanan Publik
641 Desa Didampingi, Taj Yasin Minta Program Penanggulangan Kemiskinan Diperluas
97 Persen Kebutuhan Darah Terpenuhi, Jateng Dorong Medical Tourism
Pertama di Indonesia, Kejaksaan Luncurkan Kartu Donor Darah Braille untuk Tunanetra
Ahmad Luthfi Apresiasi Ribuan Pendonor, Minta Rekam Jejak Donor Tak Terlewat
Nobar Kedua Timnas di Gubernuran, Dagangan UMKM Ludes Diserbu Penonton
884 Puskesmas Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik TBC Mulai Bulan Depan

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 19:05 WIB

Cegah Kekerasan Berulang, Nawal Yasin Perkuat Jejaring Layanan bagi Korban

Selasa, 29 September 2026 - 18:51 WIB

Ahmad Luthfi Dorong Perubahan APBD 2026 Perkuat Pangan dan Pelayanan Publik

Selasa, 29 September 2026 - 17:47 WIB

641 Desa Didampingi, Taj Yasin Minta Program Penanggulangan Kemiskinan Diperluas

Selasa, 29 September 2026 - 17:41 WIB

97 Persen Kebutuhan Darah Terpenuhi, Jateng Dorong Medical Tourism

Selasa, 29 September 2026 - 13:09 WIB

Ahmad Luthfi Apresiasi Ribuan Pendonor, Minta Rekam Jejak Donor Tak Terlewat

Berita Terbaru