Ahmad Luthfi Tegaskan Komitmen Keterbukaan Informasi, OPD Diminta Transparan ke Publik

- Reporter

Rabu, 11 Maret 2026 - 09:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan komitmennya untuk memperkuat keterbukaan informasi publik di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Ia bahkan memerintahkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk bersikap terbuka kepada masyarakat mengenai berbagai program dan progres pembangunan di wilayahnya.

Penegasan tersebut disampaikan Ahmad Luthfi saat menghadiri acara silaturahmi dan buka puasa bersama dengan wartawan di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Selasa (10/3/2026).

Dalam kesempatan itu, Ahmad Luthfi meminta seluruh OPD tidak menutup-nutupi informasi yang berkaitan dengan pelayanan publik maupun pembangunan daerah.

“Saya perintahkan semua terbuka, jangan ada yang ditutupi. Harus terbuka, blakotang. Tidak hanya untuk wartawan, masyarakat juga boleh bertanya. Di situ ada akuntabilitas keterbukaan informasi publik yang harus diketahui masyarakat,” ujar Ahmad Luthfi.

Ia menilai, keterbukaan informasi merupakan hak publik yang harus dijamin oleh pemerintah. Transparansi, menurutnya, juga menjadi bagian penting dalam menciptakan pemerintahan yang akuntabel serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Baca Juga :  Mageri Segoro, Ikhtiar Jateng Menahan Abrasi dan Krisis Lingkungan

Dalam forum tersebut, Ahmad Luthfi juga menegaskan pentingnya kemitraan antara pemerintah daerah dan media massa. Menurutnya, insan pers memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat.

“Media juga memiliki peran dalam pembangunan. Tugas jurnalis sama dengan kita, yaitu mendidik dan membangun masyarakat,” kata dia.

Ia menambahkan, masukan dan kritik dari wartawan maupun masyarakat sangat dibutuhkan untuk memperbaiki kualitas kebijakan serta program pembangunan di Jawa Tengah.

Sementara itu, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah, Setiawan Hendra Kelana, mengatakan, jurnalis memiliki tanggung jawab yang sejalan dengan pemerintah dalam memperjuangkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, peran tersebut dijalankan melalui berbagai karya jurnalistik seperti tulisan, foto, maupun video yang menyampaikan informasi kepada publik.

“Kami memiliki kewajiban itu. Dalam menjalankan profesi, jurnalis berhak mendapatkan informasi publik, termasuk dari para narasumber,” ujar Setiawan.

Baca Juga :  Ahmad Luthfi Sebut Media Kunci Menjernihkan Informasi di Tengah Maraknya Hoaks

Ia menambahkan, transparansi informasi tetap harus disertai prinsip verifikasi agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat tetap akurat dan berimbang.

“Informasi memang harus transparan, tetapi transparan bukan berarti telanjang. Harus ada check and recheck kepada para pemangku kepentingan. Informasi jika memang dibuka semua, ya harus dibuka. Ketika dibuka sebagian, ya dibuka sebagian. Ketika dibukanya nanti, ya kita tunggu. Wartawan juga harus menghormati dilakukan oleh stakeholder,” ujarnya.

Setiawan juga menilai kolaborasi antara pemerintah daerah dan media merupakan bagian penting dalam mendukung pembangunan daerah. Media, kata dia, tidak hanya menyampaikan informasi positif, tetapi juga kritik yang konstruktif.

“Ketika bagus kita sampaikan bagus. Kalau ada kritik kita sampaikan juga dengan memberikan solusi. Media menjadi bagian dari solusi,” katanya.*

Berita Terkait

Cegah Kekerasan Berulang, Nawal Yasin Perkuat Jejaring Layanan bagi Korban
Ahmad Luthfi Dorong Perubahan APBD 2026 Perkuat Pangan dan Pelayanan Publik
641 Desa Didampingi, Taj Yasin Minta Program Penanggulangan Kemiskinan Diperluas
97 Persen Kebutuhan Darah Terpenuhi, Jateng Dorong Medical Tourism
Pertama di Indonesia, Kejaksaan Luncurkan Kartu Donor Darah Braille untuk Tunanetra
Ahmad Luthfi Apresiasi Ribuan Pendonor, Minta Rekam Jejak Donor Tak Terlewat
Nobar Kedua Timnas di Gubernuran, Dagangan UMKM Ludes Diserbu Penonton
884 Puskesmas Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik TBC Mulai Bulan Depan

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 19:05 WIB

Cegah Kekerasan Berulang, Nawal Yasin Perkuat Jejaring Layanan bagi Korban

Selasa, 29 September 2026 - 18:51 WIB

Ahmad Luthfi Dorong Perubahan APBD 2026 Perkuat Pangan dan Pelayanan Publik

Selasa, 29 September 2026 - 17:47 WIB

641 Desa Didampingi, Taj Yasin Minta Program Penanggulangan Kemiskinan Diperluas

Selasa, 29 September 2026 - 17:41 WIB

97 Persen Kebutuhan Darah Terpenuhi, Jateng Dorong Medical Tourism

Selasa, 29 September 2026 - 13:09 WIB

Ahmad Luthfi Apresiasi Ribuan Pendonor, Minta Rekam Jejak Donor Tak Terlewat

Berita Terbaru