Pemprov Jateng Sinergikan Program Lingkungan Bersama Elemen Masyarakat

- Reporter

Rabu, 11 Februari 2026 - 16:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang dipimpin Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan Wakilnya Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) memiliki berbagai program prioritas mengenai pelestarian lingkungan yang disinergikan dengan elemen masyarakat.

Hal itu disampaikan oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menerima audiensi jajaran Pimpinan Wilayah Nasyiatul ‘Aisyiyah (PWNA) Jawa Tengah, di ruang kerja gubernur, Rabu 11 Februari 2026.

Pertemuan tersebut mengerucut pada isu lingkungan hidup, mulai dari penanaman mangrove, pengelolaan sampah, hingga target zero sampah 2029 yang dicanangkan pemerintah pusat.

“Kita punya banyak program terkait dengan lingkungan. Ada Mageri Segoro, tentang sampah juga ada,” kata dia.

Ia menjelaskan, gerakan Mageri Segoro atau perlindungan pesisir melalui penanaman mangrove sebenarnya telah ia inisiasi sejak menjabat Kapolda Jateng. Namun, ia mengingatkan pentingnya keberlanjutan dan perawatan pascapenanaman.

Baca Juga :  Restrukturisasi Pemprov Jateng, Organisasi Dirapikan untuk Akselerasi Pembangunan

Terkait pengelolaan sampah, Luthfi menekankan pentingnya skema penanganan berbasis kapasitas wilayah. Untuk daerah dengan produksi sampah di atas 1.000 meter kubik per hari, pengelolaan harus dipusatkan pada satu TPA regional, seperti di Kota Semarang. Sementara untuk daerah dengan volume lebih kecil, kewenangan berada di kabupaten/kota.

“Kalau itu di bawah 100 ribu dan seterusnya, itu kewenangannya di kabupaten/kota. Nah nanti monggo mau nempel ke mana, karena 2029 targetnya adalah zero sampah,” kata dia.

Sementara itu, Ketua PWNA Jawa Tengah, Monica Subastia mengatakan siap mendukung program lingkungan yang telah berjalan di Jawa Tengah, termasuk gerakan perlindungan kawasan pesisir melalui penanaman mangrove dan pengolahan sampah.

Baca Juga :  Langkah Cepat Gubernur Luthfi: Tambah Pesawat OMC Redam Banjir di Jateng

“Alhamdulillah, kami diterima dengan sangat baik oleh Pak Luthfi. Terkait dengan program asli yang diinisiasi Jawa Tengah, insyaallah kami siap bersama-sama menggerakkan program tersebut, termasuk mendukung gerakan Mageri Segoro melalui penanaman mangrove serta pengolahan sampah,” katanya.

Ia menambahkan, Nasyiatul ‘Aisyiyah juga memiliki program “Ibu Jaga Bumi” yang dinilai sejalan dengan arah kebijakan Pemprov Jateng di sektor lingkungan.

Selain agenda lingkungan, PWNA Jateng juga menyampaikan rencana pelaksanaan Muktamar Nasyiatul ‘Aisyiyah yang akan digelar di Solo pada Agustus 2026 dan mengundang gubernur untuk hadir.***

Berita Terkait

JQH Jateng Dukung Sukses Pelaksanaan dan Prestasi MTQ Nasional XXXI
Nawal Yasin: Organisasi Perempuan Harus Jadi Ruang Berkarya dan Penguatan Potensi Anggota
Kinerja PKK Jateng Berbuah, Stunting dan Kematian Ibu-Bayi Menurun
Pemprov Jateng Ingin Raperda Garis Sempadan Jadi Solusi Pelanggaran Tata Ruang Daerah
576 Camat Bergerak Serentak, Kecamatan Berdaya Didorong Maksimal
Ahmad Luthfi Ajak DPRD dan Pemda Perkuat Kolaborasi Demi Pembangunan Berkelanjutan
BPBD Jateng Kerahkan Tim Gabungan Tangani Banjir di Solo Raya
Ahmad Luthfi Minta Pengawasan Kesehatan Ternak Ditingkatkan Jelang Iduladha

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 18:23 WIB

JQH Jateng Dukung Sukses Pelaksanaan dan Prestasi MTQ Nasional XXXI

Sabtu, 18 April 2026 - 06:47 WIB

Nawal Yasin: Organisasi Perempuan Harus Jadi Ruang Berkarya dan Penguatan Potensi Anggota

Sabtu, 18 April 2026 - 06:39 WIB

Kinerja PKK Jateng Berbuah, Stunting dan Kematian Ibu-Bayi Menurun

Kamis, 16 April 2026 - 16:35 WIB

Pemprov Jateng Ingin Raperda Garis Sempadan Jadi Solusi Pelanggaran Tata Ruang Daerah

Kamis, 16 April 2026 - 16:29 WIB

576 Camat Bergerak Serentak, Kecamatan Berdaya Didorong Maksimal

Berita Terbaru