LG Siap Diversifikasi Produk Pendingin Udara untuk Sektor Komersial di 2025

- Reporter

Rabu, 22 Januari 2025 - 07:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT LG Electronics Indonesia (LG) siap memperkuat posisinya di sektor pendingin udara di Indonesia, dengan memperbesar varian solusi bagi kebutuhan pendingin udara di sektor bisnis atau pasar komersial. Foto : Dok.LG

PT LG Electronics Indonesia (LG) siap memperkuat posisinya di sektor pendingin udara di Indonesia, dengan memperbesar varian solusi bagi kebutuhan pendingin udara di sektor bisnis atau pasar komersial. Foto : Dok.LG

Semarang — Menjadi bagian langkah utama bisnisnya pada tahun 2025, PT LG Electronics Indonesia (LG) membuat pernyataan mengenai kesiapan perusahaan untuk memperkuat posisinya di sektor pendingin udara di Indonesia. Hal ini khususnya dilakukan dengan memperbesar varian solusi bagi kebutuhan pendingin udara di sektor bisnis atau pasar komersial.

Sebagai langkah nyata, LG bersiap memberikan pilihan yang lebih luas kepada pelanggan melalui produk Single Commercial AC. Mencakup didalamnya kategori Floor Standing, 4 Way Cassette, dan Ceiling Concealed Duct. Masing-masingnya hadir dengan variasi kapasitas pendinginan dan pilihan teknologi inverter maupun non inverter.

“Langkah ini menjadi upaya LG untuk selalu relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia melalui inovasi. Dengan portfolio produk pendingin udara yang semakin lengkap, akan semakin memperkuat posisi LG sebagai solusi utama kebutuhan pendingin udara bagi berbagai segmen pasar,” ujar Mike Kim, Product Director ES of LG Electronics Indonesia.

Untuk varian Floor Standing Non Inverter LG, hadir dengan teknologi Wide Airflow. Keberadaannya memberi kemampuan AC berbentuk tinggi menjulang yang peletakannya di lantai ini, mengalirkan udara sejuk hingga 18 meter. Tak hanya itu, pola 4 Dimensi, hembusan udara bergerak horisontal maupun vertikal, membuatnya mampu menyaput keseluruhan ruang.

Single Floor Standing LG terbaru ini akan hadir dengan kapasitas pendinginan mulai dari 2 ½ PK hingga 5 PK. Keluasan pilihan ini dilakukan, memastikannya dapat memenuhi kebutuhan berbagai ruang komersial, seperti halnya cafe atau kantor skala menengah.

Baca Juga :  KA Sancaka Utara Kembali Beroperasi Mulai 1 Februari 2025, Relasi Diperpanjang hingga Cilacap

Single 4 Way Cassette Non inverter LG disisi lain, menjadi solusi LG bagi kebutuhan pendingin udara kelas komersial yang lebih mempertimbangkan estetika keseluruhan ruang dengan tanpa mengorbankan unsur performanya. Penempatannya yang menempel pada langit-langit, membuatnya tak perlu ruang di lantai maupun dinding tak mengganggu estetika keseluruhan interior.

Meski demikian, penempatannya ini tak mengurangi performanya. Bahkan LG pun membenamkan teknologi Wide Airflow dengan sudut hembusan mencapai 88 derajat.

“Selain membuat jangkauannya jauh, teknologi ini juga membuat pendinginan merata menyebar ke seluruh bagian ruang,” ujar Edy Sucipto, Department Leader ES CAC of LG Electronics Indonesia.

Walaupun penempatan di langit-langit, inovasi LG pada rancang bangun AC ini, membuat pengguna tidak bakal kesulitan dalam melakukan perawatan berkala. Untuk pembersihan filter misalnya, pengguna dapat melepasnya melalui penampang AC tanpa perlu melepas keseluruhan perangkat indoor. Single 4 Way Cassette Non inverter LG tersedia dari kapasitas pendinginan 2PK hingga 5PK. Memberikan keluasan opsi bagi penggunaan berbagai kebutuhan.

Beranjak pada Single Ceiling Concealed, meniadi jawaban LG bagi sistem AC untuk kebutuhan tata ruang luas. Unit indoor yang tersembunyi pada bagian atas dinding, membuatnya mampu menjaga keseluruhan desain interior ruang.

Baca Juga :  Minat Asing Menguat, Pabrik Urea Asal Dubai Segera Hadir di Jawa Tengah

Peletakannya yang berbaris, dengan penataan tepat, memberinya kemampuan menjaga ruangan dalam suhu yang sama dengan lebih efisien dan efektif. Hal inilah yang membuatnya menjadi pilihan tepat bagi kantor, ritel, hotel atau fasilitas pendidikan.

“Peletakan unit indoor yang tersembunyi dibenamkan pada bagian atas dinding, membuatnya tak memakan ruang lantai. Memberikan peluang pengguna untuk mengoptimalkan penggunaan ruang dengan tanpa mengorbankan kenyamanan udara didalamnya,” ujar Yohanes Halim, Channel Sales ES CAC of LG Electronics Indonesia.

Lebih lanjut dikatakannya, langkah LG dalam memperluas varian produk pendingin udara untuk kebutuhan pasar komersial ini pun diikuti dengan penguatan layanan purna jual. Tak hanya dengan menambah sumber daya manusia, namun juga membuat tim khusus yang didedikasikan untuk perawatan dan perbaikan unit pendingin udara bagi kebutuhan komersial ini.

“Berbekal koleksi produk yang kian lengkap dan dukungan ketangkasan lebih dalam memberi layanan purna jual, kami sangat optimis untuk terus memperkuat dominasi LG dalam pasar pendingin udara di Indonesia. Sekaligus mengukuhkan LG sebagai rujukan utama kebutuhan pendingin udara bagi kepentingan bisnis atau bangunan komersial,” tutup Rionaldo, Product Marketing ES CAC of LG Electronics Indonesia.***

Berita Terkait

Kabar Gembira dari GMM, Penyerapan Tebu Petani Blora Tetap Aman Tahun Ini
BRI Semarang Salurkan KUR Rp5,63 T, Sektor Produktif Dominasi Pembiayaan
Luthfi Kawal Penerbitan HGB KITB demi Menarik Investasi dan Jaga Kepastian Hukum
BRI Purwodadi Gandeng Yayasan Lokal, Sisir Warga Terdampak Ekonomi untuk Bagikan Sembako
Menteri Ferry Sebut Jateng Terdepan Pembentukan Koperasi Berbadan Hukum
Semarang Tambah Pilihan Kuliner, The People’s Cafe dari ISMAYA Group Resmi Buka di Pollux Mall Paragon
Lonjakan Harga Plastik, Pemprov Jateng Gandeng Polisi Cegah Penimbunan
Akpol Dapat Bus Pendidikan dari BRI, Dorong Kualitas Taruna

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 13:20 WIB

Kabar Gembira dari GMM, Penyerapan Tebu Petani Blora Tetap Aman Tahun Ini

Rabu, 15 April 2026 - 12:20 WIB

Luthfi Kawal Penerbitan HGB KITB demi Menarik Investasi dan Jaga Kepastian Hukum

Rabu, 15 April 2026 - 11:37 WIB

BRI Purwodadi Gandeng Yayasan Lokal, Sisir Warga Terdampak Ekonomi untuk Bagikan Sembako

Selasa, 14 April 2026 - 15:55 WIB

Menteri Ferry Sebut Jateng Terdepan Pembentukan Koperasi Berbadan Hukum

Minggu, 12 April 2026 - 18:21 WIB

Semarang Tambah Pilihan Kuliner, The People’s Cafe dari ISMAYA Group Resmi Buka di Pollux Mall Paragon

Berita Terbaru