Penerbangan Langsung Semarang–Singapura Bawa Dampak Nyata bagi Investasi Jateng

- Reporter

Kamis, 22 Januari 2026 - 18:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Diinisiasi Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, pembukaan rute penerbangan internasional Semarang–Kuala Lumpur dan Semarang–Singapura, semakin mempermudah mobilitas investor. Terlebih, Singapura tercatat sebagai salah satu negara asal investor terbesar di Jawa Tengah.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Tengah, Sakina Rosellasari, di kantornya, Kamis (22/1/2026). Menurutnya, penerbangan internasional di Bandara Jenderal Ahmad Yani membawa keuntungan signifikan, baik bagi sektor pariwisata maupun investasi.

“Kami melihat, begitu rute Semarang–Singapura dibuka dengan maskapai Scoot, banyak pelaku usaha dari Singapura datang ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal, yang mayoritas investornya berasal dari Singapura,” ujarnya.

Sakina menjelaskan, penerbangan langsung memangkas waktu tempuh ke Jawa Tengah karena investor tidak lagi harus transit di Jakarta. Dengan begitu, efisiensi waktu perjalanan menuju KEK Kendal semakin meningkat.

Baca Juga :  Jadi Korban Investasi Ilegal? Ini Langkah Memulihkan Kerugian

Berdasarkan catatan DPMPTSP Jateng, investor asal Singapura menanamkan modal sebesar Rp11,43 triliun, atau 22,48 persen dari total penanaman modal asing (PMA). Capaian tersebut menempatkan Singapura sebagai negara asal investor terbesar kedua di Jawa Tengah, setelah Hong Kong.

“Untuk penanaman modal di Jateng, investor Singapura lebih banyak masuk ke kawasan industri. KEK Kendal sendiri merupakan konsorsium antara PT Jababeka Tbk dari Indonesia dan Sembcorp Development Ltd, yang berinvestasi pada pembangunan infrastruktur kawasan,” paparnya.

Untuk itu, Pemprov Jateng juga melakukan pendekatan, agar investor yang telah mapan di Jawa Tengah memperluas jangkauan investasinya ke daerah lain. Upaya tersebut tidak hanya menyasar investor Singapura, tetapi juga penanam modal dari negara lain.

Baca Juga :  Smartfren Tingkatkan Jaringan di Titik-Titik Padat Pemudik, dari Stasiun hingga Rest Area

“Strateginya, selain mendorong investasi ke kawasan industri, kami juga membangun relasi yang baik dengan investor asing, domestik, maupun lokal. Kami juga melakukan pendampingan, termasuk saat sistem OSS RBA sempat bermasalah. Kami duduk bersama dan memfasilitasi,” imbuhnya.

Seperti diketahui, Gubernur Ahmad Luthfi bersama Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, menaruh perhatian besar pada penguatan iklim investasi. Dalam berbagai kesempatan, Luthfi menyatakan akan berperan sebagai manajer pemasaran investasi Jawa Tengah.

Salah satu upayanya adalah membuka kembali jalur penerbangan internasional dari Semarang, yang sempat terhenti sejak pandemi Covid-19 hingga 2024. Pada masa kepemimpinannya, Luthfi menginisiasi pembukaan rute internasional ke Malaysia pada September 2025, dan ke Singapura pada Desember 2025.*

Berita Terkait

IKM Terkendala Modal, Taj Yasin Dorong Akses Pembiayaan Hijau
Perubahan APBD Jateng 2026 Disepakati, Jalan hingga Fasilitas Sekolah Digenjot
Dirut BULOG Cek Langsung Pasokan Beras Premium, Stok Aman hingga Juli 2027
Jateng Sabet TPID Terbaik Nasional, Produksi dan Distribusi Pangan Jadi Kunci
Dorong Efisiensi Energi, LG Luncurkan Rangkaian AC Berteknologi AI di Indonesia
GIIAS Semarang 2026, Pasar Otomotif dan PAD Jateng Berpeluang Tumbuh
Jepang Butuh Pengemudi, Jateng Siapkan Tenaga Kerja Teruji
Jateng Tarik Investasi Tiongkok Rp4,55 Triliun, 213 Ribu Tenaga Kerja Terserap

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 18:15 WIB

IKM Terkendala Modal, Taj Yasin Dorong Akses Pembiayaan Hijau

Senin, 28 September 2026 - 16:14 WIB

Perubahan APBD Jateng 2026 Disepakati, Jalan hingga Fasilitas Sekolah Digenjot

Minggu, 27 September 2026 - 23:03 WIB

Dirut BULOG Cek Langsung Pasokan Beras Premium, Stok Aman hingga Juli 2027

Kamis, 24 September 2026 - 17:29 WIB

Jateng Sabet TPID Terbaik Nasional, Produksi dan Distribusi Pangan Jadi Kunci

Selasa, 22 September 2026 - 21:42 WIB

Dorong Efisiensi Energi, LG Luncurkan Rangkaian AC Berteknologi AI di Indonesia

Berita Terbaru