Haji 2026 Lebih Besar, Jateng Dapat Tambahan Ribuan Kursi Jemaah

- Reporter

Senin, 12 Januari 2026 - 18:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Kuota Jemaah haji Jawa Tengah pada 2026 mencapai 34.122 orang. Jumlah itu mengalami peningkatan sebanyak 3.745 orang dibandingkan tahun sebelumnya.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin menegaskan, kenaikan kuota tersebut harus diimbangi dengan kesiapan layanan yang lebih baik, agar tidak menimbulkan persoalan di lapangan.

“Kami harap penyelenggaraan 2026 bisa lebih baik lagi, dan kami yakin akan lebih baik,” katanya saat menerima Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jawa Tengah di Semarang pada Senin 12 Januari 2025.

Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jawa Tengah Fitriyanto mengatakan, kuota haji di wilayahnya terdiri dari haji reguler, prioritas lansia, pembimbing KBIHU, serta Petugas Haji Daerah dari Provinsi Jawa Tengah.

Hingga kini, lanjut dia, calon jemaah yang sudah melakukan pelunasan biaya haji sudah melampuai kuota. Sampai Januari 2026, jumlah jemaah yang melakukan pelunasan sudah mencapai 34.518 orang, atau sekitar 102 persen dari kuota.

Baca Juga :  Kisah Ngadiyanto di Tengah Rob: Rumah Apung Hadir, Harapan Kembali Tumbuh

“Sehingga, Insyaallah kuota jemaah haji Jawa Tengah dapat diberangkatkan 100 persen, sepanjang tidak ada kendala seperti jemaah yang sakit, mundur dan sebagainya,” terangnya.

Sebagai bagian dari kesiapan layanan, lanjut Fitriyanto, mekanisme keberangkatan jemaah haji Jawa Tengah dan DIY pada tahun 2026, mengalami perubahan. Sebelumnya, jemaah haji DIY, transit di Asrama Haji Donohudan. Pada tahun ini, DIY menjadi embarkasi mandiri berbasis hotel, dan terbang dari Bandara Yogyakarta International Airport (YIA)

“Untuk Jawa Tengah dan DIY yang sebelumnya seluruhnya melalui Embarkasi Solo di Asrama Haji Donohudan, tahun ini akan dibagi menjadi dua. Sekitar 81 persen jemaah akan tetap berangkat melalui Embarkasi Solo, sementara sisanya atau sekitar 25 kloter akan diberangkatkan melalui Embarkasi Yogyakarta International Airport (YIA),” terang Fitriyanto.

Baca Juga :  MTQ Nasional XXXI di Semarang Siap Jadi Etalase Harmoni dan Toleransi Indonesia

Untuk embarkasi YIA, terangnya, fasilitas asrama haji akan memanfaatkan hotel yang telah disiapkan, yakni Hotel Ibis dan Novotel. Maskapai yang digunakan tetap Garuda Indonesia dengan tipe pesawat Airbus A330, berkapasitas sekitar 360 penumpang.

Terkait jadwal keberangkatan, kloter pertama jemaah haji Jawa Tengah dijadwalkan mulai bergerak pada April 2026.

“Insyaallah, keberangkatan kloter pertama akan dimulai pada 21 April 2026 menuju Solo atau pun ke Yogyakarta, dan pada 22 April 2026 akan diberangkatkan ke Arab Saudi,” kata dia.*

Berita Terkait

Taj Yasin: Tradisi Keilmuan Watucongol Harus Terus Diteruskan
Kisah Ngadiyanto di Tengah Rob: Rumah Apung Hadir, Harapan Kembali Tumbuh
335 Ribu Anak di Jateng Belum Sekolah, Waka DPRD Jateng Dorong Perluasan Program PJJ
Taj Yasin Apresiasi RSB Jepara, Dorong Kesehatan dan Zakat Berkelanjutan
Wakil Ketua DPRD Jateng Dukung PAUD Berkualitas sebagai Fondasi Generasi Emas
Pidato Presiden Jadi Pengingat, Ahmad Luthfi Tekankan Kerja Nyata untuk Rakyat
Lulus PKN, 45 Pemimpin Jateng Didorong Terapkan Inovasi di Instansi
Harga Pertamax Turun, Legislator Gerindra Jateng Minta Evaluasi Kebijakan WFH ASN

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:18 WIB

Taj Yasin: Tradisi Keilmuan Watucongol Harus Terus Diteruskan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:53 WIB

Kisah Ngadiyanto di Tengah Rob: Rumah Apung Hadir, Harapan Kembali Tumbuh

Jumat, 14 Agustus 2026 - 20:28 WIB

Taj Yasin Apresiasi RSB Jepara, Dorong Kesehatan dan Zakat Berkelanjutan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:49 WIB

Wakil Ketua DPRD Jateng Dukung PAUD Berkualitas sebagai Fondasi Generasi Emas

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:45 WIB

Pidato Presiden Jadi Pengingat, Ahmad Luthfi Tekankan Kerja Nyata untuk Rakyat

Berita Terbaru