Koperasi Desa Diperkuat, Jateng Siapkan Strategi Pembangunan dari Akar Rumput

- Reporter

Selasa, 2 Desember 2025 - 16:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SALATIGA – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah siap all out mendukung percepatan Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Sebab membangun koperasi menjadi cara paling efektif untuk mengembangkan ekonomi dari desa.

Hal itu dikatakan Sekda Jateng Sumarno, mewakili Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan wakilnya Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), dalam acara sharing session di UKSW Salatiga, Selasa 2 Desember 2025.

“Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu instrumen penting untuk membangun dari bawah, menyelesaikan masalah mulai dari akar rumput,” kata Sumarno.

Sumarno menyebut masalah kemiskinan, pengangguran, dan pendidikan paling banyak muncul di desa. Karena itu Pemprov siap bersinergi dengan pemerintah pusat.

Baca Juga :  Danamon Raih Penghargaan di Best Report Awards 2025

“Program-program yang digagas Kementerian dapat dikolaborasikan dengan program Pemprov dan kabupaten/kota,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Rektor UKSW Intiyas Utami menegaskan, kesiapan kampus mendukung digitalisasi koperasi.

“UKSW telah menyiapkan beberapa langkah konkret. Pada kesempatan ini, kami memohon perkenan Bapak untuk meluncurkan Sekolah Koperasi,” katanya, sembari menjelaskan program Klinik Digitalisasi Koperasi di NTT, penelitian lintas fakultas, dan aplikasi koperasi digital yang telah dipakai 535 koperasi.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono yang hadir menegaskan, pemerintah menargetkan pembangunan fisik 80 ribu koperasi desa tuntas tahun depan.

“Saat ini sudah terdapat sekitar 34.000 bidang tanah yang siap dibangun. 17–18 ribu lokasi sedang dalam proses pengerjaan,” ujarnya.

Baca Juga :  Ini Dia Pemenang Sayembara Kaos Marimas Tahun 1995 yang Dapat Hadiah Uang Rp 30 Juta

Ferry juga mengapresiasi inisiatif UKSW.

“Inovasi yang dikembangkan UKSW sangat luar biasa. Sekolah Koperasi Digital sangat kami butuhkan,” katanya.

Data Pemprov Jateng menunjukkan progres KDKMP cukup cepat: 8.455 koperasi sudah punya akun SIMKOPDES, 6.701 sudah punya gerai, dan 567 kemitraan usaha disetujui.

Di sisi fisik, 1.712 gedung gerai sudah masuk tahap peletakan batu pertama melalui kerja sama PT Agrinas dan TNI. Pemetaan lahan juga masif di antaranya 4.747 lokasi dari SIMKOPDES, 3.058 dari SIPD, 2.443 dari Koda, sementara 1.712 lokasi dalam proses pembangunan

Untuk SDM, 172 angkatan bimtek telah digelar untuk 8.523 koperasi dengan total peserta 12.473 orang.***

Berita Terkait

Luthfi Dorong Pembangunan Dry Port, Target Rampung Dua Tahun
Ekonomi Jateng Tetap Tumbuh di Tengah Tekanan Global, Kemiskinan Menurun
Investasi Harus Cerdas dan Legal, Masyarakat Diingatkan Waspadai Modus Penipuan
Delegasi Taiwan Kunjungi Sido Muncul, Buka Peluang Kerja Sama Tanaman Obat dan Industri Herbal
BRI Semarang Pattimura Tegaskan Penanganan Kredit Sesuai Ketentuan
Waka DPRD Jateng Dukung Pengembangan 12 Kawasan Industri Baru untuk Dongkrak Investasi
Dorong Kapasitas Pelaku UMKM dan Kemajuan Ekonomi Daerah, BRI Kantor Cabang Salatiga Salurkan KUR Rp944 Miliar Hingga Juli 2026
Beasiswa Santri Pemprov Jateng Buka Jalan Aqila Kuliah Kedokteran Gigi Undip

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:28 WIB

Luthfi Dorong Pembangunan Dry Port, Target Rampung Dua Tahun

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:41 WIB

Ekonomi Jateng Tetap Tumbuh di Tengah Tekanan Global, Kemiskinan Menurun

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:14 WIB

Investasi Harus Cerdas dan Legal, Masyarakat Diingatkan Waspadai Modus Penipuan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:06 WIB

Delegasi Taiwan Kunjungi Sido Muncul, Buka Peluang Kerja Sama Tanaman Obat dan Industri Herbal

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:00 WIB

BRI Semarang Pattimura Tegaskan Penanganan Kredit Sesuai Ketentuan

Berita Terbaru