Pollux Hotels Group Terbitkan Obligasi Keberlanjutan Rp500 Miliar, Kantongi Rating Tertinggi idAAA

- Reporter

Rabu, 26 November 2025 - 10:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Pollux Hotels Group kembali memperkuat posisinya di pasar pendanaan korporasi dengan menerbitkan Obligasi Terkait Keberlanjutan senilai Rp500 miliar yang meraih peringkat idAAA dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO). Predikat tertinggi tersebut mencerminkan profil risiko yang sangat rendah serta kemampuan pembayaran perseroan yang dinilai sangat kuat.

Peringkat idAAA diberikan setelah obligasi tersebut mendapatkan unconditional and irrevocable guarantee dari Credit Guarantee and Investment Facility (CGIF), lembaga penjamin di bawah Asian Development Bank (ADB). Dengan jaminan penuh itu, risiko gagal bayar pada instrumen ini secara signifikan tereduksi, sehingga membuatnya lebih menarik bagi investor berprofil konservatif.

Struktur penjaminan CGIF juga memperkuat kepastian likuiditas dan pembayaran obligasi, sehingga sangat potensial diminati investor institusional seperti perusahaan asuransi, dana pensiun, serta manajer investasi yang mencari instrumen berisiko rendah dengan imbal hasil stabil.

Baca Juga :  Jalur KA Gubug-Karangjati Kembali Beroperasi, KAI Terus Prioritaskan Keselamatan

Director of Social and Environmental Compliance Pollux Hotels Group, Diana Jo, dalam konferensi pers di Jakarta, 25 November 2035, menegaskan bahwa dana yang dihimpun akan diarahkan untuk mendukung agenda keberlanjutan perusahaan—khususnya efisiensi energi dan konservasi sumber daya.

“Kami akan memasang solar cell di berbagai properti untuk memanfaatkan sinar matahari sebagai sumber listrik,” ujarnya.

Menurut Diana, program pemasangan solar cell ditujukan untuk:

– menurunkan emisi karbon secara signifikan,

– mengurangi ketergantungan pada listrik PLN,

– menciptakan sistem energi yang lebih bersih, stabil, dan sustainable.

Pada tahap awal, perusahaan menargetkan panel surya dapat menyuplai 20–40% kebutuhan listrik operasional di sejumlah properti.

Selain energi terbarukan, Pollux juga akan mengembangkan sistem pengelolaan air terpadu melalui recovered water system. Konsepnya adalah mengolah ulang air bekas pakai (greywater) untuk kembali digunakan, khususnya untuk flushing, penyiraman tanaman, dan kebutuhan irigasi.

Baca Juga :  Segera Beli Tiket Mudik Lebaran di Tiket.com, Bisa Dapat Diskon 40% hingga Ekstra Cashback

“Kami juga akan menerapkan rainwater harvesting system di properti-properti baru,” kata Diana.

Upaya ini bertujuan mengurangi penggunaan air bersih baru serta menekan volume limbah cair yang dibuang ke lingkungan.

Manajemen Pollux menyebut bahwa sebagian hasil penerbitan obligasi ini akan dialokasikan untuk refinancing kewajiban, sehingga dapat memperkuat struktur permodalan dan menurunkan beban pembiayaan. Selebihnya akan digunakan untuk mendukung inisiatif operasional yang berfokus pada efisiensi energi dan penerapan teknologi ramah lingkungan.

Dengan rating idAAA serta jaminan penuh dari CGIF, obligasi ini diperkirakan menjadi salah satu instrumen pendanaan yang paling diminati pada akhir tahun, terutama di tengah permintaan investor terhadap aset berjangka stabil dan berorientasi keberlanjutan.

Bagi Pollux Hotels Group, langkah ini sekaligus mempertegas komitmen menjalankan praktik bisnis yang lebih hijau, efisien, dan berkelanjutan dalam jangka panjang.***

Berita Terkait

IKM Terkendala Modal, Taj Yasin Dorong Akses Pembiayaan Hijau
Perubahan APBD Jateng 2026 Disepakati, Jalan hingga Fasilitas Sekolah Digenjot
Dirut BULOG Cek Langsung Pasokan Beras Premium, Stok Aman hingga Juli 2027
Jateng Sabet TPID Terbaik Nasional, Produksi dan Distribusi Pangan Jadi Kunci
Dorong Efisiensi Energi, LG Luncurkan Rangkaian AC Berteknologi AI di Indonesia
GIIAS Semarang 2026, Pasar Otomotif dan PAD Jateng Berpeluang Tumbuh
Jepang Butuh Pengemudi, Jateng Siapkan Tenaga Kerja Teruji
Jateng Tarik Investasi Tiongkok Rp4,55 Triliun, 213 Ribu Tenaga Kerja Terserap

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 18:15 WIB

IKM Terkendala Modal, Taj Yasin Dorong Akses Pembiayaan Hijau

Senin, 28 September 2026 - 16:14 WIB

Perubahan APBD Jateng 2026 Disepakati, Jalan hingga Fasilitas Sekolah Digenjot

Minggu, 27 September 2026 - 23:03 WIB

Dirut BULOG Cek Langsung Pasokan Beras Premium, Stok Aman hingga Juli 2027

Kamis, 24 September 2026 - 17:29 WIB

Jateng Sabet TPID Terbaik Nasional, Produksi dan Distribusi Pangan Jadi Kunci

Selasa, 22 September 2026 - 21:42 WIB

Dorong Efisiensi Energi, LG Luncurkan Rangkaian AC Berteknologi AI di Indonesia

Berita Terbaru