Jawa Tengah Dilirik Pakistan untuk Investasi Kopi, Pendidikan, dan Kesehatan

- Reporter

Jumat, 31 Oktober 2025 - 19:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Provinsi Jawa Tengah kembali dilirik oleh investasi asing. Terbaru, Duta Besar Pakistan untuk Indonesia Zahid Hafeez Chaudhri menyatakan ketertarikannya untuk berinvestasi di Jawa Tengah.

Hal itu disampaikan langsung saat ia bertemu Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi di Kota Semarang, Jumat, 31 Oktober 2025.

“Pakistan dan Indonesia menikmati hubungan persaudaraan yang sangat baik. Ada niat baik dan cinta yang luar biasa untuk saudara-saudari Indonesia. Kami ingin meningkatkan kolaborasi dengan Indonesia secara umum, terutama dengan Jawa Tengah,” kata Dubes Pakistan Zahid Hafeez Chaudhri usai bertemu Gubernur.

Zahid menilai, ada potensi besar di Jawa Tengah yang perlu ditindaklanjuti dengan kerja sama. Di antaranya bidang pertanian dan perkebunan, khususnya komoditas kopi, kemudian pendidikan dan kesehatan.

“Saya melihat Gubernur Ahmad Luthfi adalah pemimpin hebat yang dalam memimpin provinsi ini. Saya yakin di bawah kepemimpinannya, kita dapat lebih meningkatkan kolaborasi antara Pakistan dan Jawa Tengah. Saya telah melihat potensi ekonomi Jawa Tengah. Dan kami telah menawarkannya kepada pemerintah (Pakistan),” jelasnya.

Baca Juga :  Jalan Mulus, Mobilitas Lancar: Refleksi Infrastruktur Jateng 2025

Terkait komoditas kopi, Zahid menilai, Jawa Tengah merupakan salah satu penghasil biji kopi terbaik di dunia. Ia berniat untuk mengirim biji kopi dari Jawa Tengah ke Pakistan.

Pada bidang pendidikan, Dubes Pakistan menyampaikan keinginannya untuk bekerja sama untuk mendirikan universitas Pakistan di Jawa Tengah. Meliputi pendidikan informasi dan teknologi (IT), ilmu kedokteran, serta menyiapkan beasiswa bagi masyarakat Jawa Tengah. Di bidang kesehatan, ia bermaksud mendukung investasi terkait rumah sakit, obat-obatan dan paramedis lainnya.

“Kami dengan senang hati mendatangkan investasi ke Jawa Tengah, bahkan dapat membantu mendirikan universitas Pakistan di Jawa Tengah, perguruan tinggi kedokteran dan rumah sakit Pakistan di Jawa Tengah,” jelas Zahid.

Gubernur Ahmad Luthfi menyambut baik terkait rencana kerja sama dan investasi dengan Pemerintah Pakistan. Ketertarikannya itu merupakan bukti bahwa Jawa Tengah sangat menarik untuk investasi.

Baca Juga :  Keterbukaan Informasi Jateng Tuai Apresiasi, Gubernur: Birokrasi Bukan untuk Dilayani

“Beliau sangat tertarik dengan Jawa Tengah. Terima kasih duta besar Pakistan sudah menyempatkan waktu datang ke tempat kita,” katanya.

Beberapa hal yang perlu dikerjasamakan antara lain terkait kopi. Selain ingin mengimpor kopi ke negaranya, Pakistan juga berencana bekerja sama langsung dengan petani kopi di Jawa Tengah, bahkan sudah mulai menyiapkan lahan untuk perkebunan kopi.

Adapun terkait kerja sama bidang kesehatan, lanjut Luthfi, hal itu selaras dengan kebutuhan Jawa Tengah terkait tenaga medis.

Saat ini regulasi di Indonesia belum memungkinkan untuk dokter-dokter luar negeri menjadi tenaga kerja asing, untuk itu Ahmad Luthfi menyarankan agar kerja sama dengan universitas untuk pendidikan dokter, khususnya dokter spesialis.

“Bagus sekali kalau ada beasiswa untuk dokter yang mau belajar spesialis di Pakistan,” pungkas Ahmad Luthfi.*

Berita Terkait

Perkuat Sinergi, Menko Polkam Satukan Langkah Pimpinan TNI-Polri dan Kejaksaan
Ancaman El Nino Meningkat, Pemerintah Perkuat Penanganan Karhutla
INTI Lantik Pengurus Baru, Hashim Djojohadikusumo Dorong Persatuan dan Kolaborasi Kebangsaan
Menko Polkam Tantang LPM Jadi Motor Pemberdayaan Masyarakat
Program MBG Didorong Lebih Transparan, DPP API Sampaikan 10 Rekomendasi ke BGN
Menko Polkam: Sinergi Semua Pihak Kunci Menjaga Indonesia Tetap Aman dari Terorisme
Wamenko Polkam Ajak Tinggalkan Politik Transaksional demi Demokrasi Berkualitas
Demi Generasi Emas, Menko Polkam Minta Seluruh Elemen Bangsa Perangi Narkotika

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 06:24 WIB

Perkuat Sinergi, Menko Polkam Satukan Langkah Pimpinan TNI-Polri dan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:02 WIB

Ancaman El Nino Meningkat, Pemerintah Perkuat Penanganan Karhutla

Minggu, 9 Agustus 2026 - 18:06 WIB

INTI Lantik Pengurus Baru, Hashim Djojohadikusumo Dorong Persatuan dan Kolaborasi Kebangsaan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:54 WIB

Menko Polkam Tantang LPM Jadi Motor Pemberdayaan Masyarakat

Rabu, 29 Juli 2026 - 06:01 WIB

Program MBG Didorong Lebih Transparan, DPP API Sampaikan 10 Rekomendasi ke BGN

Berita Terbaru