Petani Demak Panen Padi Lebih dari 10 Ton per Hektare, Wagub: Teknologi Jadi Kunci

- Reporter

Rabu, 15 Oktober 2025 - 18:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DEMAK – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) mengatakan, salah satu tantangan mencapai swasembada pangan di Jateng adalah alih fungsi lahan pertanian. Dari sekira 1.049.661 hektare lahan pertanian di Jateng dari tahun ke tahun berkurang 62 ribu hektare.

“Artinya menjadi sekira 987.468 hektare,” kata Taj Yasin, mewakili gubernur Jateng Ahmad Luthfi dalam lomba panen padi 10 ton per hektare se-Kecamatan Wonosalam, di Desa Tlogodowo, Kabupaten Demak, Rabu 15 Oktober 2025.

Dengan kondisi itu, kata dia, perlu strategi dan kebersamaan untuk meningkatkan hasil produksi tanaman padi. Baik dari sisi perbaikan infrastruktur pengairan, pemanfaatan teknologi pertanian, teknik penanaman, mengatasi hama, dan lain-lain.

Pemerintah provinsi Jawa Tengah, bekerja sama dengan pemerintah pusat dan pemerintah kabupaten/kota, dan sektor swasta.

Baca Juga :  Inisiatif Sosial Berbuah Manis, PLN UID Jateng-DIY Kembali Raih Penghargaan CSR

Dengan pemanfaatan teknologi pertanian, diharapkan akan mengurangi biaya pengeluaran petani. Kemudian pemerintah telah menetapkan harga gabah kering panen (GKP) Rp6.500 per kg, untuk meningkatkan pendapatan petani.

“Kalau itu tercapai saya rasa kekhawatiran ketahanan pangan di Jawa Tengah ini juga akan teratasi. Masyarakat yang banyak meninggalkan lahan atau meninggalkan pertanian akan kembali mereka bertani lagi,” ucapnya.

Direktur Utama Saprotan Utama, Markus Wibowo, mengatakan, mengadakan lomba panen padi gabah kering panen (GKP) 10 ton per hektare. Dengan pendampingan-pendampingan teknik penanaman, diharapkan akan memacu para petani untuk meningkatkan hasil panen.

Dicontohkannya, petani tetap menggunakan pupuk subsidi. Kemudian pupuk-pupuk lain ditambahkan untuk mencapai pertumbuhan padi yang bagus.

Hasilnya ada tiga petani yang hasil panennya 14 ton per hektare. 35 petani dapat lebih dari 10 ton, berkisar 10-13 ton per hektare.

Baca Juga :  Jateng Percepat Transisi Energi, Jadi Percontohan Nasional Penerapan B50

“Artinya petani yang ikut lomba itu sebanyak 105 orang, dan yang berhasil mencapai panen lebih dari 10 ton per hektare itu 30%,” katanya.

Pada 2026, kata Markus, dengan metode yang sudah dilakukan itu diharapkan akan semakin meningkatkan hasil pertanian padi. Setidaknya ada 50% petani setempat yang berhasil panen GKP di atas 10 ton per hektare.

“Begitu seterusnya,” katanya.

Dikatakannya, luas area pertanian padi di Kabupaten Demak berkisar 130 ribu-150 ribu hektare. Artinya bila petani bisa mendapat pendampingan dan meraih panen padi GKP rata-raya 10 ton per hektare per musim tanam, maka Kota Wali akan menjadi potensi lumbung pangan di Jateng.*

Berita Terkait

IKM Terkendala Modal, Taj Yasin Dorong Akses Pembiayaan Hijau
Perubahan APBD Jateng 2026 Disepakati, Jalan hingga Fasilitas Sekolah Digenjot
Dirut BULOG Cek Langsung Pasokan Beras Premium, Stok Aman hingga Juli 2027
Jateng Sabet TPID Terbaik Nasional, Produksi dan Distribusi Pangan Jadi Kunci
Dorong Efisiensi Energi, LG Luncurkan Rangkaian AC Berteknologi AI di Indonesia
GIIAS Semarang 2026, Pasar Otomotif dan PAD Jateng Berpeluang Tumbuh
Jepang Butuh Pengemudi, Jateng Siapkan Tenaga Kerja Teruji
Jateng Tarik Investasi Tiongkok Rp4,55 Triliun, 213 Ribu Tenaga Kerja Terserap

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 18:15 WIB

IKM Terkendala Modal, Taj Yasin Dorong Akses Pembiayaan Hijau

Senin, 28 September 2026 - 16:14 WIB

Perubahan APBD Jateng 2026 Disepakati, Jalan hingga Fasilitas Sekolah Digenjot

Minggu, 27 September 2026 - 23:03 WIB

Dirut BULOG Cek Langsung Pasokan Beras Premium, Stok Aman hingga Juli 2027

Kamis, 24 September 2026 - 17:29 WIB

Jateng Sabet TPID Terbaik Nasional, Produksi dan Distribusi Pangan Jadi Kunci

Selasa, 22 September 2026 - 21:42 WIB

Dorong Efisiensi Energi, LG Luncurkan Rangkaian AC Berteknologi AI di Indonesia

Berita Terbaru