Program Makan Bergizi Gratis Masuk Blora, Dorong Pemenuhan Gizi Seimbang untuk Tekan Stunting

- Reporter

Sabtu, 21 Juni 2025 - 18:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Metrojateng.id, Blora – Pemerintah Desa bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) dan Komisi IX DPR RI menggelar kegiatan sosialisasi untuk memperluas program Makan Bergizi (MBG). Program MBG merupakan langkah pemerintah dalam memberikan akses gizi yang tepat kepada masyarakat.

Kegiatan sosialisasi program MBG ini bertempat di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Blora, Rabu, 18 Juni 2025. Acara yang dimulai pukul 08.00 WIB itu diikuti oleh 300-an peserta warga Blora.

Acara sosialisasi program MBG dihadiri oleh anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto, Sekertaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Blora Budi Sudiarso, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blora Edi Widayat, Staf Sekretaris Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama BGN Alwin Supriyadi dan Sukina.

Pada sosialisasi program MBG di Blora, anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto menyambut baik langkah pemerintah dalam menyediakan makanan bergizi bagi masyarakat, terutama untuk mendukung kelompok anak-anak, lansia, dan ibu hamil.

Baca Juga :  Seleksi Magang Jepang Diserbu Pendaftar, Anak Muda Rela Berlatih Berbulan-bulan Demi Lolos

“Program MBG ini merupakan wujud perhatian pemerintah terhadap pentingnya kesejahteraan gizi masyarakat yang terkadang terbatas aksesnya,” ucap Edy Wuryanto.

Tingginya kasus stunting di Indonesia masih menjadi permasalahan gizi berskala nasional yang memerlukan perhatian serius. Berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Blora memiliki data stunting yang cukup menarik.

“Prevalensi stunting secara nasional mencapai angka 21,2%. Namun, di Kabupaten Blora, data pencatatan yang dilakukan oleh hampir seluruh posyandu menunjukkan angka yang jauh lebih rendah, yaitu sekitar 5,6%,” papar Edy.

Perbedaan angka ini perlu ditinjau lebih lanjut dari aspek metodologi pencatatan maupun cakupan data, namun tetap menjadi indikasi positif bahwa upaya di tingkat lokal memberikan dampak yang cukup signifikan.

Penting untuk dipahami bahwa penyebab utama stunting tidak semata-mata berasal dari faktor ekonomi, melainkan juga berkaitan erat dengan pola asuh yang kurang tepat.

Baca Juga :  Ahmad Luthfi Canangkan PKK SIGAB untuk Perkuat Edukasi Mitigasi Bencana

Salah satu aspek krusial adalah pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi anak, khususnya kurangnya asupan protein hewani yang berperan penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan optimal.

Sekretaris Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama BGN Alwin Supriyadi menjelaskan bahwa program Makan Bergizi (MBG) yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo perlu mendapat dukungan penuh dari seluruh pemangku kepentingan.

“Program ini memberikan pendekatan strategis dalam pemenuhan gizi anak melalui penyediaan makanan bergizi yang aman dan sesuai standar,” imbuh Alwin.

Kabupaten Blora sebagai salah satu daerah yang memiliki potensi untuk menjadi percontohan dalam penurunan stunting, perlu mengintegrasikan Program MBG ke dalam berbagai kegiatan lintas sektor, mulai dari puskesmas, posyandu, sekolah, hingga lembaga masyarakat.

Dengan kolaborasi yang kuat, kita optimis bahwa angka stunting dapat terus ditekan, sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan dan masa depan generasi penerus bangsa.***

Berita Terkait

Nawal Yasin Ingin Gerakan Genre Tak Berhenti di Kompetisi, Tapi Mengakar di Masyarakat
Investasi Tumbuh dan UMKM Menguat, Ahmad Luthfi Raih Impactful Regional Leadership
Ubah Limbah Jadi Cuan, PKK Jateng Ajak Warga Jual Minyak Jelantah Rp7.000 per Liter
Festival Literasi Jateng 2026 Bakal Ramaikan Semarang dengan Buku, Seni, dan Manuskrip Klasik
Jateng Ditunjuk Jadi Pilot Project, Pengadaan Pemerintah Kini Fokus UMKM dan Keberlanjutan
Posyandu 6 SPM Surakarta Hadirkan Layanan Kesehatan Mental Terintegrasi, Dapat Apresiasi Nawal Yasin
Pemprov Jateng Gerak Cepat Hadapi Kekeringan, 3,2 Juta Liter Air Bersih Disalurkan
Mahasiswa KKN Bantu Validasi Data Kemiskinan, Wagub Taj Yasin Siapkan Tindak Lanjut

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:50 WIB

Nawal Yasin Ingin Gerakan Genre Tak Berhenti di Kompetisi, Tapi Mengakar di Masyarakat

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:42 WIB

Investasi Tumbuh dan UMKM Menguat, Ahmad Luthfi Raih Impactful Regional Leadership

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:30 WIB

Ubah Limbah Jadi Cuan, PKK Jateng Ajak Warga Jual Minyak Jelantah Rp7.000 per Liter

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:08 WIB

Festival Literasi Jateng 2026 Bakal Ramaikan Semarang dengan Buku, Seni, dan Manuskrip Klasik

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:48 WIB

Jateng Ditunjuk Jadi Pilot Project, Pengadaan Pemerintah Kini Fokus UMKM dan Keberlanjutan

Berita Terbaru