325 Bus Mudik Gratis Antar 16.186 Perantau Jateng Pulang Kampung

- Reporter

Senin, 16 Maret 2026 - 12:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Sebanyak 16.186 pemudik asal Jawa Tengah diberangkatkan gratis dari Jakarta menuju kampung halaman mereka di 35 kabupaten/kota. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, secara langsung melepas 325 armada bus program Mudik Gratis Pemprov Jateng di Museum Purna Bhakti Pertiwi, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Senin (16/3/2026).

Program Mudik Gratis dengan tagline “Mudik Gampang Balik Tenang” tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah membantu masyarakat perantauan, khususnya di wilayah Jabodetabek, agar bisa pulang kampung dengan aman dan tanpa biaya.

“Sebanyak 325 bus kita siapkan hari ini untuk mengangkut 16.186 masyarakat yang mudik ke Jawa Tengah. Itu pun masih belum cukup,” kata Ahmad Luthfi saat pelepasan peserta mudik.

Ia menambahkan, pelepasan peserta mudik juga dilakukan di titik lain. Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, dijadwalkan melepas rombongan mudik dari Bandung pada hari yang sama. Selain itu, Pemprov Jateng juga menyiapkan program mudik gratis menggunakan kereta api yang akan diberangkatkan pada hari berikutnya.

Baca Juga :  Bank Mandiri Cairkan Dividen Interim Rp9,3 Triliun

Program mudik gratis ini merupakan kerja sama antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, 35 pemerintah kabupaten/kota, Bank Jateng, serta sejumlah pihak swasta. Kolaborasi tersebut dilakukan untuk meringankan beban masyarakat Jawa Tengah yang merantau di Jabodetabek.

Menurut Ahmad Luthfi, sebagian besar pemudik yang mengikuti program tersebut bekerja di sektor informal, seperti pedagang bakso, pengemudi ojek online, pedagang warteg, asisten rumah tangga, mahasiswa, hingga penyandang disabilitas.

“Semua tumplek blek, kita openi untuk meringankan beban masyarakat kita di perantauan. Ini bentuk negara hadir di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia menilai para perantau asal Jawa Tengah memiliki peran penting bagi daerah asalnya. Saat momentum mudik, tidak hanya terjadi silaturahmi keluarga, tetapi juga perputaran orang, barang, dan uang yang berdampak pada perekonomian daerah. Karena itu, pemerintah daerah berupaya memfasilitasi perjalanan mereka agar lebih aman dan terjangkau.

Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Luthfi juga berpesan kepada para pemudik agar tetap berhati-hati selama perjalanan. Ia juga mengingatkan masyarakat yang belum memiliki pekerjaan tetap di Jakarta, untuk mempertimbangkan peluang kerja di Jawa Tengah.

Baca Juga :  PLN Melesat ke Fortune Global 500, Digitalisasi dan Beyond kWh jadi Kunci

“Kami tidak ingin membebani Jakarta dan sekitarnya dengan mereka yang tidak siap kerja. Jawa Tengah sudah menyiapkan balai latihan kerja (BLK), vokasi, dan berbagai peluang kerja. Bupati dan wali kota juga sudah menyiapkan program untuk mengopeni masyarakat,” katanya.

Selain menyiapkan armada mudik, Pemprov Jateng juga menyiapkan fasilitas arus balik bagi para perantau yang akan kembali ke Jabodetabek setelah Lebaran. Jumlah armada yang disediakan sama dengan saat keberangkatan mudik.

Pemberangkatan arus balik akan dipusatkan di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, serta sejumlah titik lainnya. Pemprov juga menyediakan layanan kereta api untuk membantu pemudik kembali ke tempat kerja mereka.

“Pendaftarannya sudah diatur secara online melalui aplikasi,” kata Ahmad Luthfi.

Seorang pemudik, Sugiyanto, penyandang disabilitas asal Klego, Boyolali, mengaku sangat terbantu dengan program tersebut. Menurutnya, biaya perjalanan saat musim Lebaran biasanya melonjak tinggi.

“Kalau mudik ke Soloraya saat Lebaran bisa sampai Rp 650 ribu per orang. Alhamdulillah dengan program ini sangat membantu,” ujarnya.***

Berita Terkait

IKM Terkendala Modal, Taj Yasin Dorong Akses Pembiayaan Hijau
Perubahan APBD Jateng 2026 Disepakati, Jalan hingga Fasilitas Sekolah Digenjot
Dirut BULOG Cek Langsung Pasokan Beras Premium, Stok Aman hingga Juli 2027
Jateng Sabet TPID Terbaik Nasional, Produksi dan Distribusi Pangan Jadi Kunci
Dorong Efisiensi Energi, LG Luncurkan Rangkaian AC Berteknologi AI di Indonesia
GIIAS Semarang 2026, Pasar Otomotif dan PAD Jateng Berpeluang Tumbuh
Jepang Butuh Pengemudi, Jateng Siapkan Tenaga Kerja Teruji
Jateng Tarik Investasi Tiongkok Rp4,55 Triliun, 213 Ribu Tenaga Kerja Terserap

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 18:15 WIB

IKM Terkendala Modal, Taj Yasin Dorong Akses Pembiayaan Hijau

Senin, 28 September 2026 - 16:14 WIB

Perubahan APBD Jateng 2026 Disepakati, Jalan hingga Fasilitas Sekolah Digenjot

Minggu, 27 September 2026 - 23:03 WIB

Dirut BULOG Cek Langsung Pasokan Beras Premium, Stok Aman hingga Juli 2027

Kamis, 24 September 2026 - 17:29 WIB

Jateng Sabet TPID Terbaik Nasional, Produksi dan Distribusi Pangan Jadi Kunci

Selasa, 22 September 2026 - 21:42 WIB

Dorong Efisiensi Energi, LG Luncurkan Rangkaian AC Berteknologi AI di Indonesia

Berita Terbaru