Wakil Ketua DPRD Jateng: Perlindungan Sosial Perlu Sinkron dengan Dinamika Pangan

- Reporter

Jumat, 6 Februari 2026 - 16:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Metrojateng.id – Dinamika harga dan ketersediaan pangan yang terus berubah menuntut kebijakan perlindungan sosial yang lebih adaptif dan terintegrasi.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko menilai, program perlindungan sosial tidak bisa berjalan sendiri tanpa mempertimbangkan kondisi riil sektor pangan di lapangan.

Menurut Heri, fluktuasi harga pangan pokok kerap berdampak langsung pada kelompok masyarakat rentan. Dalam situasi ini, efektivitas perlindungan sosial sangat ditentukan oleh sejauh mana kebijakan bantuan mampu merespons perubahan harga dan daya beli.

“Perlindungan sosial tidak bisa dipisahkan dari dinamika pangan. Ketika harga pangan bergerak cepat, skema bantuan juga harus cukup lentur untuk menyesuaikan,” ujar Heri.

Ia menilai, selama ini sejumlah program perlindungan sosial masih bersifat statis. Sementara kondisi pasar pangan terus berubah dipengaruhi faktor cuaca, distribusi, hingga gangguan produksi.

Baca Juga :  Wagub Taj Yasin Teguhkan Gerakan Shalawat di Jawa Tengah

Akibatnya, bantuan yang diterima masyarakat tidak selalu sebanding dengan tekanan biaya hidup yang mereka hadapi.

Heri mendorong agar pemerintah daerah memperkuat basis data dan koordinasi lintas sektor, khususnya antara perangkat daerah yang menangani sosial, pangan dan perdagangan. Menurutnya, sinkronisasi data menjadi kunci agar kebijakan perlindungan sosial tepat sasaran dan relevan dengan kondisi terkini.

“Kalau data kemiskinan, kerawanan pangan dan pergerakan harga tidak terhubung, kebijakan yang diambil berisiko tertinggal dari realitas,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjadikan perlindungan sosial sebagai bagian dari strategi ketahanan pangan daerah.

Bantuan sosial, menurut Heri, tidak hanya berfungsi sebagai penyangga sementara, tetapi juga harus mampu menjaga stabilitas konsumsi masyarakat di tengah gejolak harga.

Baca Juga :  Ahmad Luthfi Minta Aparat Tegas Tindak Intimidasi Penagihan Utang

Dalam konteks Jawa Tengah yang memiliki peran strategis sebagai daerah produsen pangan, Heri menilai kebijakan sosial dan pangan seharusnya saling menguatkan.

Di satu sisi, perlindungan terhadap masyarakat miskin diperkuat; di sisi lain, keberlanjutan produksi dan distribusi pangan tetap terjaga.

“Ketahanan pangan tidak hanya soal produksi, tapi juga soal siapa yang mampu mengakses pangan tersebut,” katanya.

Heri berharap, ke depan perencanaan anggaran daerah dapat lebih sensitif terhadap keterkaitan antara perlindungan sosial dan dinamika pangan, terutama menjelang periode rawan seperti musim paceklik atau tekanan inflasi pangan.

“Kalau perlindungan sosial disusun dengan mempertimbangkan dinamika pangan, kebijakan akan lebih responsif dan berdampak nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.***

Berita Terkait

Antisipasi Banjir dan Longsor, PKK Jateng Latih Kader Tanggap Bencana
Bakti TNI AD untuk Rakyat, Ahmad Luthfi Resmikan Pembangunan Infrastruktur dan Rumah Layak Huni
Demi Keselamatan Pengendara, Jalur Penyelamat Kalijambe Dikebut hingga Akhir Tahun
Jateng Raih Peringkat Dua Nasional, Taj Yasin Genjot Wisata Ramah Muslim
Jumlah Perajin Menyusut, Nawal Yasin Ajak Anak Muda Lestarikan Batik
Peduli Warga Terdampak Kekeringan, BRI Purwodadi Distribusikan Bantuan Air Bersih
Kabar Dugaan OTT Bupati Klaten, Ahmad Luthfi Belum Tentukan Langkah Pemprov
Ahmad Luthfi Dorong Kampus Terlibat Langsung dalam Pengentasan Kemiskinan Jateng

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:56 WIB

Antisipasi Banjir dan Longsor, PKK Jateng Latih Kader Tanggap Bencana

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Bakti TNI AD untuk Rakyat, Ahmad Luthfi Resmikan Pembangunan Infrastruktur dan Rumah Layak Huni

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Demi Keselamatan Pengendara, Jalur Penyelamat Kalijambe Dikebut hingga Akhir Tahun

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Jateng Raih Peringkat Dua Nasional, Taj Yasin Genjot Wisata Ramah Muslim

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:56 WIB

Jumlah Perajin Menyusut, Nawal Yasin Ajak Anak Muda Lestarikan Batik

Berita Terbaru