Speling Jangkau 560 Desa, Ahmad Luthfi: Warga Tak Perlu Jauh ke RS

- Reporter

Kamis, 2 Oktober 2025 - 17:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BREBES – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau langsung pelaksanaan program Spesialis Keliling (Speling) di Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes, Kamis, 2 Oktober 2025.

Program ini menghadirkan dokter spesialis ke desa-desa, sehingga masyarakat bisa mendapat layanan kesehatan gratis tanpa harus jauh ke rumah sakit.

“Hari ini hampir 560 desa sudah terlayani. Dokter spesialis dari berbagai rumah sakit kita turunkan, baik dari Pemprov, Pemda, maupun swasta. Harapannya, masyarakat desa terkecil bisa menikmati layanan kesehatan gratis sesuai program pemerintah pusat,” katanya.

Menurut Ahmad Luthfi, Speling juga menjadi sarana pemetaan dan pemerataan layanan kesehatan masyarakat desa. Total sudah ribuan warga terlayani program ini.

Pembangunan infrastruktur merupakan salah satu program prioritas Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin. Pemprov Jateng tahun ini fokus pada penguatan infrastruktur karena fungsinya yang krusial terhadap perekonomian.

“Kita bisa mendeteksi TBC, stunting, maupun penyakit degeneratif sejak dini, lalu ditindaklanjuti di Puskesmas. Alhamdulillah, ini menjadi roadmap kesehatan masyarakat Jawa Tengah karena kesehatan adalah hal yang paling utama,” ujarnya.

Baca Juga :  Gubernur Jateng Bahas Pengembangan RSUD Dr Moewardi Bersama Direksi

Subkor Pelayanan RSUD Margono, dr Endri Aryanto, menjelaskan, kegiatan Speling di Brebes diikuti lebih dari 100 warga.

“Untuk pasien anak-anak ada sekitar 40 orang, penyakit dalam 50 orang, dan kandungan 35 orang. Ada temuan kasus epilepsi, obesitas, hipertensi, diabetes, hingga pasien yang kontak erat dengan penderita TBC,” jelasnya.

Warga pun merasakan manfaat langsung dari program ini. Dila dan Andis, pasangan muda yang memeriksakan anaknya, mengaku terbantu.

“Biasanya kami periksa di Posyandu sebulan sekali. Dengan Speling ini bisa langsung ketemu dokter spesialis anak, nggak perlu ke rumah sakit yang jaraknya satu jam,” kata Dila.

Hal senada disampaikan Yayan, yang mengantar ibunya ke spesialis penyakit dalam.

“Harusnya kemarin kontrol ke Bumiayu jaraknya 1,5 jam, tapi dapat info dari Puskesmas kalau ada Speling. Jadi lebih mudah dan dekat, sangat membantu,” ujarnya.

Baca Juga :  Jateng Fair 2026 Tak Hanya Menghibur, Tapi Juga Dongkrak Promosi UMKM dan Inovasi

Selain layanan kesehatan, kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) juga digelar dengan tujuan meningkatkan akses, dan keterjangkauan pangan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga.

Adapun komoditas yang disalurkan di Kabupaten Brebes antara lain beras sebanyak 2 ton senilai Rp 27,5 juta, minyak goreng 300 liter senilai Rp 4,71 juta, gula pasir 300 kilogram senilai Rp 5,4 juta, telur 300 kilogram senilai Rp 8,1 juta, bawang merah 100 kilogram senilai Rp 3 juta, bawang putih 100 kilogram senilai Rp 3 juta, cabai 50 kilogram senilai Rp 2 juta, serta komoditas lainnya senilai Rp 2 juta.

Total omzet subsidi harga pangan yang tersalurkan melalui GPM ini mencapai Rp 55,2 juta. Selain itu, juga disalurkan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) berupa 1 ton beras untuk 100 kepala keluarga, masing-masing menerima 10 kilogram.

Sementara satu kelompok usaha beranggotakan sepuluh orang di Salem menerima bantuan Rp 20 juta untuk pengembangan usaha produktif.

Berita Terkait

Cegah Kekerasan Berulang, Nawal Yasin Perkuat Jejaring Layanan bagi Korban
Ahmad Luthfi Dorong Perubahan APBD 2026 Perkuat Pangan dan Pelayanan Publik
641 Desa Didampingi, Taj Yasin Minta Program Penanggulangan Kemiskinan Diperluas
97 Persen Kebutuhan Darah Terpenuhi, Jateng Dorong Medical Tourism
Pertama di Indonesia, Kejaksaan Luncurkan Kartu Donor Darah Braille untuk Tunanetra
Ahmad Luthfi Apresiasi Ribuan Pendonor, Minta Rekam Jejak Donor Tak Terlewat
Nobar Kedua Timnas di Gubernuran, Dagangan UMKM Ludes Diserbu Penonton
884 Puskesmas Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik TBC Mulai Bulan Depan

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 19:05 WIB

Cegah Kekerasan Berulang, Nawal Yasin Perkuat Jejaring Layanan bagi Korban

Selasa, 29 September 2026 - 18:51 WIB

Ahmad Luthfi Dorong Perubahan APBD 2026 Perkuat Pangan dan Pelayanan Publik

Selasa, 29 September 2026 - 17:47 WIB

641 Desa Didampingi, Taj Yasin Minta Program Penanggulangan Kemiskinan Diperluas

Selasa, 29 September 2026 - 17:41 WIB

97 Persen Kebutuhan Darah Terpenuhi, Jateng Dorong Medical Tourism

Selasa, 29 September 2026 - 13:09 WIB

Ahmad Luthfi Apresiasi Ribuan Pendonor, Minta Rekam Jejak Donor Tak Terlewat

Berita Terbaru