Sinergi Baru, Jawa Tengah dan Uzbekistan Garap Potensi Wisata Religi dan UMKM

- Reporter

Rabu, 1 Oktober 2025 - 08:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda Jateng, Sumarno saat menghadiri undangan Kedutaan Besar Uzbekistan, dalam 34 Th Anniversary of The Independence of The Republic of Uzbekistan 1991-2025, di Four Square Hotel, Jakarta Selatan, Rabu malam, 1 Oktober 2025.

Sekda Jateng, Sumarno saat menghadiri undangan Kedutaan Besar Uzbekistan, dalam 34 Th Anniversary of The Independence of The Republic of Uzbekistan 1991-2025, di Four Square Hotel, Jakarta Selatan, Rabu malam, 1 Oktober 2025.

JAKARTA – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Uzbekistan, terus melakukan penjajakan hubungan pada berbagai sektor. Di antaranya pengenalan wisata religi dari kedua daerah, jasa dan produk halal, produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), dan lainnya.

“Di Uzbekistan ada makam tokoh muslim Imam Bukhari. Artinya wisata religi di Jawa Tengah dan di Uzbekistan mungkin nanti bisa dikoneksikan,” kata Sekretaris Daerah Provinsi Jateng, Sumarno, saat menghadiri undangan Kedutaan Besar Uzbekistan, dalam 34 Th Anniversary of The Independence of The Republic of Uzbekistan 1991-2025, di Four Square Hotel, Jakarta Selatan, Rabu malam, 1 Oktober 2025.

Pada 2023 lalu, Kedubes Uzbekistan berkesempatan mengunjungi Pemerintah Provinsi Jateng untuk berdiskusi potensi dua wilayah. Terlebih dua wilayah ini memiliki sejumlah kesamaan, salah satunya mayoritas muslim dengan potensi pariwisata religinya.

Selain itu, terkait dengan potensi-potensi wisata halal di Jawa Tengah itu juga direncanakan untuk menjadi hal yang dikerjasamakan. Pun dengan produk-produk UMKM asal Jawa Tengah, maupun industri yang bisa saling-silang.

“Memang sekarang belum sampai pada titik kesepakatan perjanjian kerja sama. Akan tetapi penjajakan sudah dilakukan. Mudah-mudahan nanti dalam waktu dekat juga bisa ditindaklanjuti,” ucapnya.

Baca Juga :  Pemerintah Tegaskan PLTP Gunung Ungaran Perhatikan Cagar Budaya dan Lingkungan

Sekda Sumarno yang hadir mewakili gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan wakilnya Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin(, mengatakan, pada Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Uzbekistan yang ke-34, negara asal Asia Barat dan Provinsi Jawa Tengah bisa membangun hubungan persaudaraan yang saling menguntungkan.

Duta Besar Uzbekistan untuk Indonesia Oybek Eshonov, mengatakan, dalam periode sejarah yang relatif singkat kemerdekaannya, telah melalui jalan menantang dalam pembangunannya menuju tujuan yang telah ditetapkan.

Uzbekistan memprioritaskan percepatan pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi, teknologi informasi, dan cara-cara lain yang berbasis pada aktivitas intelektual.
Arah-arah tersebut akan menjadi lokomotif perekonomian Uzbekistan dalam waktu dekat.

Saat ini, negaranya terbuka untuk dunia. Jumlah wisatawan asing terus meningkat dari tahun ke tahun, dan melampaui 10 juta pada 2024.

Oybek mengatakan, untuk menghidupkan kembali sejarah kuno, beberapa fasilitas sedang dibangun. Di antaranya, pusat peradaban Islam di Tashkent dan Kompleks Memorial Imam Bukhari di Samarkand yang memiliki makna khusus.

“Kami yakin, situs-situs ini akan menjadi pusat spiritual dan pendidikan bagi dunia Muslim, yang akan menarik lebih banyak wisatawan,” katanya.

Dikatakan Oybek, Uzbekistan meningkatkan hubungan yang setara dan saling menguntungkan dengan seluruh negara di dunia, khususnya dengan Republik Indonesia. Uzbekistan tertarik untuk membangun dialog politik dengan Indonesia, memperdalam kerja sama perdagangan dan ekonomi, serta meningkatkan hubungan budaya dan kemanusiaan.

Baca Juga :  Capaian Tahun Pertama, Luthfi-Yasin Lampaui Target Ekonomi dan Tata Kelola

“Masyarakat kita dipersatukan oleh kesamaan agama, ikatan sejarah, serta kedekatan budaya dan spiritual,” katanya.

Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso, mengatakan, Indonesia terus memperkuat ikatan persahabatan dan kemitraan dengan Uzbekistan yang ditandai dengan terjalinnya hubungan diplomatik. Kedekatan kedua negara. Terutama dalam aspek agama, budaya, dan sejarah.

Kementerian mencatat, hubungan perdagangan antara kedua negara menunjukkan kemajuan pada tingkat pertumbuhan sebesar 56,8% selama lima tahun terakhir. Beberapa sektor utama perdagangan, di antaranya pupuk, margarin, lemak hewani dan nabati.

“Sebagai mitra dagang terpenting Indonesia di kawasan Asia Tengah, masih perlu mengoptimalkan volume perdagangan lain yakni produk dan jasa halal,” katanya.

Dia yakin, hubungan antara kedua negara kedepannya tidak hanya terbatas pada hal tersebut. Akan tetapi juga mencakup kerja sama fi berbagai sektor lainnya. Termasuk agama, kebudayaan, pendidikan, hubungan antar masyarakat, investasi, industri, transformasi dan pertanian.

Untuk diketahui, agenda yang diselenggarakan Kedubes Uzbekistan itu juga mengundang sejumlah menteri, kedutaan besar lain di Indonesia, serta para kolega.

Berita Terkait

IKM Terkendala Modal, Taj Yasin Dorong Akses Pembiayaan Hijau
Perubahan APBD Jateng 2026 Disepakati, Jalan hingga Fasilitas Sekolah Digenjot
Dirut BULOG Cek Langsung Pasokan Beras Premium, Stok Aman hingga Juli 2027
Jateng Sabet TPID Terbaik Nasional, Produksi dan Distribusi Pangan Jadi Kunci
Dorong Efisiensi Energi, LG Luncurkan Rangkaian AC Berteknologi AI di Indonesia
GIIAS Semarang 2026, Pasar Otomotif dan PAD Jateng Berpeluang Tumbuh
Jepang Butuh Pengemudi, Jateng Siapkan Tenaga Kerja Teruji
Jateng Tarik Investasi Tiongkok Rp4,55 Triliun, 213 Ribu Tenaga Kerja Terserap

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 18:15 WIB

IKM Terkendala Modal, Taj Yasin Dorong Akses Pembiayaan Hijau

Senin, 28 September 2026 - 16:14 WIB

Perubahan APBD Jateng 2026 Disepakati, Jalan hingga Fasilitas Sekolah Digenjot

Minggu, 27 September 2026 - 23:03 WIB

Dirut BULOG Cek Langsung Pasokan Beras Premium, Stok Aman hingga Juli 2027

Kamis, 24 September 2026 - 17:29 WIB

Jateng Sabet TPID Terbaik Nasional, Produksi dan Distribusi Pangan Jadi Kunci

Selasa, 22 September 2026 - 21:42 WIB

Dorong Efisiensi Energi, LG Luncurkan Rangkaian AC Berteknologi AI di Indonesia

Berita Terbaru