Sido Muncul Raih Penghargaan Gerakan Hemat Energi dan Air Kategori Industri

- Reporter

Sabtu, 3 Mei 2025 - 23:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk kembali menorehkan prestasi membanggakan. Perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode emiten “SIDO” ini berhasil menjadi terbaik satu penghargaan gerakan hemat energi dan air (HEA) kategori industri.

Penghargaan diserahkan dalam acara Central Java Youth Sustainabillity Forum 2025 di Legacy Hall Semarang, Sabtu (3/5/2025). Kegiatan tersebut digagas oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui DInas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), bekerjasama dengan Institute for Essential Services Reform (IESR), lembaga yang fokus pada isu-isu keberlanjutan dan reformasi sektor energi, lingkungan, serta pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Perwakilan PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, Yulius Ajie dan Iwan Setyo Wibowo mengungkapkan, Sido Muncul telah lama memprioritaskan keberlanjutan dan efisiensi dalam operasionalnya. Perusahaan telah mengimplementasikan berbagai program untuk mengurangi konsumsi energi dan air, serta meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya alam.

Sebagai perusahaan yang membutuhkan Sumber Daya Alam sebagai bahan baku utama, pihaknya sangat menyadari bahwa kerusakan alam akan berdampak negatif terhadap jalannya perusahaan. Dengan begitu, PT Sido Muncul sangat berupaya untuk menjalankan proses industri yang berkelanjutan dan tidak merugikan lingkungan.

“Kami memang dari industri dari management berfokus pada industri yang berkelanjutan. Beroperasi yang tidak merugikan lingkungan. Nanti kalau kita merusak alam, akhirnya kita kekurangan Sumber Daya sendiri kita kekurangan bahan baku nah oleh karena itu, memang dari management saat ini kita berfokus menggunakan energi terbarukan,” katanya.

Baca Juga :  Jateng–Brunei Jajaki Kerja Sama, LOI Energi Terbarukan Ditandatangani

Hingga saat ini, lanjutnya, penggunaan energi terbarukan di PT Sido Muncul telah mencapai 91 persen. Perusahaan mampu melakukan pengurangan emisi karbon sebanyak 18 ribu ton CO2 ekuivalen per tahun.

“Kami tinggal sekitar 9 persen yang masih pakai energi fosil. Kami juga sedang menjalankan efisiensi energi sehingga diharapkan emisi karbon juga akan turun,” ujarnya.

Ditambahkan, di lingkungan internal perusahaan, pihaknya juga rutin setiap tahun menyelenggarakan Sido Muncul Improvement Forum (SMIF) yang merupakan salah satu program Sido Academy yang bertujuan mendorong semangat karyawan untuk menampilkan ide-ide kreatif dan inovatif dalam meningkatkan kualitas dan efisiensi perusahaan.

Melalui SMIF, Sido Muncul berharap dapat meningkatkan kualitas dan efisiensi produksi, mendorong inovasi dan kreativitas karyawan dan meningkatkan kesadaran serta partisipasi karyawan dalam perbaikan proses bisnis. SMIF juga menjadi wadah bagi karyawan untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman, serta mempromosikan budaya kerja yang kolaboratif dan berorientasi pada hasil.

“Setiap divisi bahkan dari administrasi sampai produksi, semuanya melakukan efisiensi gitu dan yang terbaik nanti ada penghargaannya. Tahun lalu kami mulai digitalisasi di bidang administrasi kayak laporan-laporan sudah pakai dikurangin menggunakan kertas. Selain lebih hemat juga mengurangi dampak lingkungan juga ternyata meningkatkan efisiensi waktu,” imbuhnya.

Baca Juga :  Eks Pegawai Sritex Bisa Cek Kepesertaan JKN Lewat Mobile JKN dan PANDAWA

Kepala Dinas ESDM Jateng, Boedyo Darmawan mengatakan, mengusung tema “Jejak Muda, Bumi Lestari Ngopeni lan Nglakoni Transisi Energi Jawa Tengah bersama Pemuda Berdaya dan Desa Mandiri Energi” Central Java Youth Sustainabillity Forum 2025 selaras dengan visi misi dari pemerintah provinsi Jawa Tengah yang berusaha untuk mendorong transisi energi yang bersih, kemudian juga melaksanakan kegiatan pemberdayaan desa dan penguatan ekonomi hijau.

Forum kegiatan Central Java Youth Sustainabillity Forum 2025 diikuti sekitar kurang lebih 350 peserta terdiri dari peserta generasi muda dari berbagai perguruan tinggi, kemudian perangkat daerah pemerintah provinsi Jawa Tengah, akademisi dari berbagai perguruan tinggi, media massa dan juga tokoh-tokoh penerima penghargaan. Kegiatan juga diisi diskusi yang akan menampilkan narasumber berkompeten.

“Kegiatan ini bertujuan besar untuk mendorong keterlibatan aktif pemuda sebagai agen perubahan dalam proses transisi energi yang saat ini sedang terjadi. Selain itu juga memperkuat program pemerintah provinsi Jawa Tengah yaitu program desa mandiri energi, dan upaya meningkatkan kesadaran seluruh komponen bangsa dalam menuju energi bersih dalam rangka mengejar target zero emission di tahun 2060,” pungkasnya.(**)

Berita Terkait

Pasar Semarang Sumbang 14 Persen Bisnis ARTUGO
Investasi Rp19,07 Triliun Mengalir ke Jateng, Pemerintah Siapkan Ekosistem Usaha
Pengeboran Panas Bumi Gunung Ungaran Ditargetkan Akhir 2028, Potensi 55 MW
Bantu Keluarga Keluar dari Kemiskinan, PKK-Baznas Jateng Beri Pelatihan Usaha
Transportasi Jateng Bertransformasi, Taksi Listrik Jadi Langkah Awal
GRANDE 2027 “Tahta Pesona Raya”, Ethica Group Perkuat Tren Sarimbit dan Jaringan Mitra
Potong Tumpeng HUT ke-27 SP PLN, Abrar Ali Tegaskan Perjuangan Hak Pekerja
Abrar Ali Kukuhkan Pengurus SP PLN UID Yogyakarta, Tekankan Komunikasi dan Kolaborasi

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:31 WIB

Investasi Rp19,07 Triliun Mengalir ke Jateng, Pemerintah Siapkan Ekosistem Usaha

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Pengeboran Panas Bumi Gunung Ungaran Ditargetkan Akhir 2028, Potensi 55 MW

Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:19 WIB

Bantu Keluarga Keluar dari Kemiskinan, PKK-Baznas Jateng Beri Pelatihan Usaha

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:38 WIB

Transportasi Jateng Bertransformasi, Taksi Listrik Jadi Langkah Awal

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:16 WIB

GRANDE 2027 “Tahta Pesona Raya”, Ethica Group Perkuat Tren Sarimbit dan Jaringan Mitra

Berita Terbaru