Selandia Baru Bidik Jateng sebagai Mitra Strategis Energi dan Pertanian

- Reporter

Senin, 4 Mei 2026 - 16:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Peluang kerja sama lintas sektor antara Selandia Baru dan Jawa Tengah kian terbuka. Duta Besar Selandia Baru untuk Indonesia, Philip Nathan Taula, menjajaki kolaborasi strategis mulai dari energi baru terbarukan hingga pengembangan sapi perah saat bertemu Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, Senin (4/5/2026).

Pertemuan yang berlangsung di Kantor Gubernur itu menjadi langkah awal memperkuat hubungan bilateral di tingkat daerah. Sejumlah sektor potensial dibahas, meliputi pertanian dan peternakan, energi baru terbarukan (EBT), serta pendidikan dan kebudayaan.

Philip Taula menyatakan, pemerintah Selandia Baru membuka peluang kerja sama konkret dengan pemerintah provinsi di Indonesia, termasuk Jawa Tengah. Menurutnya, pengalaman negaranya dalam pengelolaan energi panas bumi dapat menjadi referensi penting.

Ia menjelaskan, sekitar 30 persen kebutuhan listrik di Selandia Baru telah dipenuhi dari energi panas bumi. Selain itu, program pendidikan juga menjadi pintu masuk kolaborasi, dengan ratusan warga Indonesia setiap tahun mengikuti kursus jangka pendek maupun panjang di negara tersebut.

Baca Juga :  Jateng Bergerak untuk NTT, Ribuan Paket Bantuan Dikirim Bersama 16 Personel

Adapun di sektor pertanian dan peternakan, Selandia Baru juga menawarkan dukungan, khususnya dalam pengembangan sapi perah. Pembahasan bahkan telah dilakukan bersama Kementerian Pertanian di Jakarta, termasuk peluang kerja sama dalam breeding genetik dan peningkatan kapasitas produksi susu nasional.

Gubernur Ahmad Luthfi yang memimpin Jateng bersama Wagub Taj Yasin, menyambut positif penjajakan tersebut. Ia menilai, Selandia Baru memiliki keunggulan yang dapat diadopsi, terutama dalam pengembangan peternakan.

Menurut Luthfi, rasio jumlah ternak di Selandia Baru yang mencapai 28 juta ekor, jauh melampaui jumlah penduduknya yang sekitar 5 juta jiwa. Hal ini menjadi gambaran potensi besar sektor tersebut.

Ia menegaskan, penguatan peternakan sangat relevan dengan kebutuhan program nasional, termasuk penyediaan susu dan daging.

Selain itu, Pemprov Jawa Tengah juga sedang mendorong transisi menuju ekonomi hijau melalui pengembangan energi baru terbarukan dan industri ramah lingkungan. Luthfi berharap, kerja sama ini dapat berlanjut hingga studi komparatif ke Selandia Baru.

Baca Juga :  Luthfi-Yasin Salurkan Insentif untuk 230.830 Guru, 2.000 Hafidz Dapat Bisyaroh, 60 Santri Raih Beasiswa

Tak hanya itu, peluang investasi di sektor lain seperti perikanan pun turut ditawarkan. Jawa Tengah dinilai memiliki potensi besar dengan banyaknya kampung nelayan yang belum tergarap optimal oleh investor asing, termasuk dari Selandia Baru.

Di bidang pendidikan, kerja sama yang telah terjalin dengan sejumlah perguruan tinggi, seperti Universitas Diponegoro, diharapkan bisa diperluas. Pemerintah provinsi pun membuka peluang lebih besar bagi pelajar dan mahasiswa untuk menempuh pendidikan di Selandia Baru.

Dengan berbagai peluang tersebut, kerja sama antara Selandia Baru dan Jawa Tengah diharapkan tidak hanya berhenti pada tahap penjajakan, tetapi dapat segera direalisasikan dalam bentuk program konkret lintas sektor.***

Berita Terkait

Cegah Kekerasan Berulang, Nawal Yasin Perkuat Jejaring Layanan bagi Korban
Ahmad Luthfi Dorong Perubahan APBD 2026 Perkuat Pangan dan Pelayanan Publik
641 Desa Didampingi, Taj Yasin Minta Program Penanggulangan Kemiskinan Diperluas
97 Persen Kebutuhan Darah Terpenuhi, Jateng Dorong Medical Tourism
Pertama di Indonesia, Kejaksaan Luncurkan Kartu Donor Darah Braille untuk Tunanetra
Ahmad Luthfi Apresiasi Ribuan Pendonor, Minta Rekam Jejak Donor Tak Terlewat
Nobar Kedua Timnas di Gubernuran, Dagangan UMKM Ludes Diserbu Penonton
884 Puskesmas Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik TBC Mulai Bulan Depan

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 19:05 WIB

Cegah Kekerasan Berulang, Nawal Yasin Perkuat Jejaring Layanan bagi Korban

Selasa, 29 September 2026 - 18:51 WIB

Ahmad Luthfi Dorong Perubahan APBD 2026 Perkuat Pangan dan Pelayanan Publik

Selasa, 29 September 2026 - 17:47 WIB

641 Desa Didampingi, Taj Yasin Minta Program Penanggulangan Kemiskinan Diperluas

Selasa, 29 September 2026 - 17:41 WIB

97 Persen Kebutuhan Darah Terpenuhi, Jateng Dorong Medical Tourism

Selasa, 29 September 2026 - 13:09 WIB

Ahmad Luthfi Apresiasi Ribuan Pendonor, Minta Rekam Jejak Donor Tak Terlewat

Berita Terbaru