Ribuan Pendidik Boyolali-Klaten Ramaikan Fun Run Sekaligus Promosi Wisata Selo

- Reporter

Sabtu, 9 Mei 2026 - 11:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOYOLALI – Ribuan kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan (Tendik) di Cabang Dinas (Cabdin) Pendidikan Jawa Tengah Wilayah V Boyolali-Klaten, memecah udara dingin di jalanan Selo, Kabupaten Boyolali, Sabtu pagi, 9 Mei 2026.

Mereka berlari dan bergembira bersama dalam Cabdin V Fun Run 5K untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) sekaligus promosi wisata. Ada 1.150 peserta yang mengikuti kegiatan tersebut, termasuk Sekda Jateng Sumarno, Kepala Dinas Pendidikan Sadimin, dan Kepala Cabang Dimas Pendidikan Wilayah V Basukin.

Seorang guru Yayasan Pendidikan Anak Luar Biasa (YPALB) Cepogo, Bimo Pratomo Putro, mengaku sangat suka dengan rute dan udara segar di Selo. Ia berharap tahun depan rutenya ditambah dan peserta juga melibatkan para pelajar.

“Semoga guru sejahtera dan anak-anak Indonesia lebih sehat dengan berolahraga. Kalau bisa Fun Run ini tahun depan juga diberi kategori pelajar karena pendidikan itu tidak hanya guru tapi juga pelajar-pelajar. Kalau pelajar sehat maka Indonesia Emas 2045 bisa tercapai,” ujarnya.

Sebagai seorang guru sekolah luar biasa, Bimo berpesan disabilitas merupakan anak-anak istimewa. Menurutnya, setiap anak atau orang pasti memiliki kelebihan dan kekurangan.

“Kalau mau berusaha dan mengembangkan bakat bisa juga untuk berprestasi,” pesannya.

Baca Juga :  Lewat Sehelai Kain, Nawal Yasin Sampaikan Pesan Inspiratif untuk Guru PAUD

Peserta lainnya, Hasna Saleha mengatakan, kegiatan Fun Run tersebut merupakan apresiasi terhadap para guru. Terlihat saat berlari semua guru dan tenaga pendidik sangat menikmati dan bahagia.

“Ini juga menambah semangat bagi kami untuk mendidik anak-anak bangsa. Luar biasa sekali acaranya,” ujar guru SMK Muhammadiyah 2 Andong, Boyolali, itu.

Sekda Jateng Sumarno mengatakan, lari merupakan olahraga yang sedang tren. Ia mengapresiasi Cabdin V yang telah memulai menginspirasi pola hidup sehat dengan lari. Kegiatan tersebut juga menjadi titik temu dan interaksi dengan orang lain sehingga dapat memperkuat kolaborasi guru dan tenaga pendidik di Cabdin V Boyolali-Klaten.

“Semoga ini menginspirasi pola hidup sehat bagi masyarakat Boyolali. Kami juga berharap seluruh satuan pendidikan tetap menggalakkan hari krida dengan olahraga di tempat masing-masing tiap hari Jumat sehingga akan menjadi habit atau kebiasaan,” katanya.

Selain untuk membiasakan pola hidup sehat, kegiatan Fun Run tersebut juga menjadi salah satu sarana promosi wisata di daerah Selo. Diketahui Selo berada di antara Gunung Merapi dan Merbabu sehingga memiliki kondisi geografis yang indah dengan udara yang masih sejuk. Hal itu sangat cocok untuk sport tourism.

Baca Juga :  Jateng–DIY Kebut Produksi Dokter Spesialis, 33 Program Dibuka

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Tengah Sadimin mengatakan satuan pendidikan yang berada di bawah Cabdin V Boyolali-Klaten terbilang bagus. Nuansa kondusif dan guyub yang terbangun dapat memberikan suasana yang aman dan nyaman untuk kegiatan belajar mengajar.

“Prestasinya oke. Kemarin seleksi nasional yang berbasis prestasi itu juga peringkat tiga terbanyak di Jawa Tengah. Prestasi anak-anak luar biasa, suasana juga kondusif, nyaman, dan situasi ini bisa menunjang prestasi ke depan,” katanya.

Dalam kesempatan itu, baik Sumarno maupun Sadimin juga menyinggung terkait d program Sekolah Kemitraan yang digagas Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen. Total ada 139 sekolah yang telah menjadi kemitraan dengan Pemprov Jateng dengan target 5.004 calon peserta didik dari keluarga kurang mampu maupun miskin.

Program yang didorong untuk solusi meningkatkan kesejahteraan dan pengentasan kemiskinan dari sektor pendidikan tersebut juga digalakkan di Boyolali dan Klaten. Terutama di wilayah bagian Utara Boyolali yang masih ada daerah dengan angka kemiskinan yang tajam.

“Ini terus kami galakkan dam kita tingkatkan, kalau bisa kita akan tambah agar dapat menampung anak-anak dari keluarga kurang mampu atau miskin,” ujarnya.*

Berita Terkait

Peduli Lingkungan Sejak Dini, Jateng Tetapkan 52 Sekolah Adiwiyata 2026
Taj Yasin Dorong Santri Bangun Kepemimpinan dengan Ilmu, Amal, dan Riyadhah
Dari RPL JPT, Sekda Jateng Sumarno Gagas Kelanjutan Pendidikan Sekolah Rakyat
Apresiasi Penghafal Al-Qur’an, Pemprov Jateng Salurkan Bisyaroh Tanpa Ribet
Khatam Al-Qur’an, Taj Yasin Pesan Santri Jadi Teladan di Masyarakat
Ahmad Luthfi Pastikan Kuliah Mahasiswa NTT Tak Terhenti akibat Bencana
Santri Termuda Berusia 9 Tahun, Wagub Jateng Apresiasi 41 Penghafal Al-Qur’an
Kerja Sama dengan ACI Dijajaki, Santri Jateng Berpeluang Tempuh Pendidikan Hadis di Turki

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 14:05 WIB

Peduli Lingkungan Sejak Dini, Jateng Tetapkan 52 Sekolah Adiwiyata 2026

Rabu, 16 September 2026 - 16:58 WIB

Taj Yasin Dorong Santri Bangun Kepemimpinan dengan Ilmu, Amal, dan Riyadhah

Selasa, 15 September 2026 - 16:51 WIB

Dari RPL JPT, Sekda Jateng Sumarno Gagas Kelanjutan Pendidikan Sekolah Rakyat

Kamis, 10 September 2026 - 15:48 WIB

Apresiasi Penghafal Al-Qur’an, Pemprov Jateng Salurkan Bisyaroh Tanpa Ribet

Rabu, 9 September 2026 - 07:04 WIB

Khatam Al-Qur’an, Taj Yasin Pesan Santri Jadi Teladan di Masyarakat

Berita Terbaru