Program Makan Bergizi Gratis Menyapa Warga Desa Kedungpring Cilacap

- Reporter

Jumat, 24 Oktober 2025 - 12:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cilacap – Program prioritas pemerintah “Makan Bergizi Gratis” (MBG) kembali disosialisasikan dan menyapa warga Balai Desa Kedungpring, Kecamatan Kebasen, pada Selasa (21/10). Program MBG menjadi terobosan baru pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan memberikan penguatan gizi yang seimbang.

Sosialisasi yang digagas DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) ini mengangkat tema bersama mewujudkan generasi sehat Indonesia. Acara ini dihadiri oleh Anggota Komisi IX DPR RI, Teti Rohatiningsih, perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN), Teguh Suparngadi, Kepala SPPG Kecamatan Kebasen, Imam Cunda Bagus Triwibowo.

Dalam sambutannya, Anggota Komisi IX DPR RI, Teti Rohatiningsih menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis merupakan wujud nyata komitmen pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto untuk menjamin kesejahteraan rakyat melalui pemenuhan hak dasar gizi.

Baca Juga :  Luthfi Targetkan Revola Jadi Model Pemanfaatan Lahan Tidur di 35 Daerah

“Makanan bergizi bukan sekadar urusan kenyang, tapi menyangkut masa depan bangsa. Anak yang mendapatkan gizi baik akan tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan produktif. Negara wajib hadir memastikan hak ini terpenuhi,” ujar Teti Rohatiningsih.

Ia menambahkan, DPR RI mendukung penuh langkah BGN untuk memastikan pelaksanaan program berjalan efektif dan tepat sasaran. “Sebagai wakil rakyat, kami menjalankan fungsi pengawasan agar lembaga-lembaga seperti BGN bekerja efisien dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Kemudian, perwakilan Badan Gizi Nasional Teguh Suparngadi dari BGN menjelaskan bahwa tujuan utama MBG adalah meningkatkan asupan gizi dan pengetahuan masyarakat tentang pola makan sehat.

Baca Juga :  Gus Yasin Resmikan Kecamatan Berdaya di Pedurungan

“Program ini menyasar anak-anak sekolah, balita, ibu hamil, dan keluarga prasejahtera. Dampaknya bukan hanya pada kesehatan, tapi juga pada pendidikan dan ekonomi lokal,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa program MBG memiliki empat standar pelaksanaan utama kecukupan kalori, komposisi gizi, higienitas, dan keamanan makanan.

“Dengan standar ini, kami ingin memastikan setiap porsi makanan bergizi yang disalurkan benar-benar memenuhi kebutuhan gizi penerima manfaat,” lanjutnya.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, masyarakat Cilacap diharapkan dapat semakin memahami pentingnya peran gizi dalam pembangunan manusia. Kolaborasi antara DPR RI, BGN, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program MBG dalam mencetak generasi Indonesia yang sehat, tangguh, dan berdaya saing global.*

Berita Terkait

Lari 5K hingga Kuliner Gratis Semarakkan Penutupan HUT ke-81 Jateng
Dieng Culture Festival 2026, Merayakan Harmoni Budaya dari Negeri Atas Awan
Sanggar Greget Semarang Bagikan Pengalaman, 12 Sanggar Sragen Menimba Ilmu
Pamor Wicaksono Raih Penghargaan, Dedikasi untuk Masyarakat Brebes Berlanjut
Dari Dosen hingga Advokat, 177 Orang Ikuti Seleksi Komisioner KI Jateng
Dika Diadili dalam Kasus Penipuan Investasi Bodong, Pensiunan Padati Pengadilan Purwokerto
Hadapi Kekeringan, Taj Yasin Tekankan Modifikasi Cuaca dan Perbaikan Resapan Air
Karhutla Melonjak, Taj Yasin Ingatkan Warga Waspada Kebakaran

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:16 WIB

Lari 5K hingga Kuliner Gratis Semarakkan Penutupan HUT ke-81 Jateng

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:05 WIB

Dieng Culture Festival 2026, Merayakan Harmoni Budaya dari Negeri Atas Awan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 17:21 WIB

Sanggar Greget Semarang Bagikan Pengalaman, 12 Sanggar Sragen Menimba Ilmu

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:53 WIB

Pamor Wicaksono Raih Penghargaan, Dedikasi untuk Masyarakat Brebes Berlanjut

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:46 WIB

Dari Dosen hingga Advokat, 177 Orang Ikuti Seleksi Komisioner KI Jateng

Berita Terbaru