Pertamina Patra Niaga bersama BPH Migas Tinjau Pangkalan dan SPBE di Semarang

- Reporter

Sabtu, 22 Maret 2025 - 17:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batang – Guna mendukung langkah Kementerian ESDM, PT Pertamina Patra Niaga bersama BPH Migas melakukan tinjauan SPBU Rest Area 379A di Batang serta Pangkalan LPG dan SPBE di Semarang pada Kamis (20/3). Adapun tinjauan tersebut dilakukan untuk memastikan pasokan stok BBM dan LPG selama Ramadan dan Idulfitri tetap aman.

Kepala BPH Migas, Erika Retnowati mengungkapkan bahwa BPH Migas bersama Kementerian ESDM turut melakukan uji kualitas dari pada Pertamax juga Pertalite. “Tadi sudah dilakukan oleh teman-teman dari Lemigas, dengan hasil kualitasnya memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh Ditjen Migas,” tuturnya.

Erika menambahkan, dalam kunjungan kemarin juga mengecek LPG ke salah satu pangkalan di Kota Semarang yang telah cukup tertib dalam pendistribusiannya. Mulai dari pengecekan KTP konsumen, pencocokan dengan aplikasi, baru kemudian diberikan LPG 3 kg.

BPH Migas turut serta dalam kunjungan ke salah satu SPBE di Kota Semarang. Prosedur yang dilakukan di SPBE tersebut dinilai sudah sesuai ketentuan yang berlaku. Setiap tabung yang masuk ditimbang terlebih dahulu, dicek kelayakan tabungnya, kemudian baru dilakukan pengisian dengan standar 8 kg. Apabila sudah sesuai ketentuan, tabung kemudian dikirimkan ke agen.

Baca Juga :  RUPST Bank Mandiri Setujui Dividen Jumbo dan Penyegaran Jajaran Komisaris Direksi Baru

“Jadi kami melihat semuanya aman ya, baik dari sisi BBM maupun dari LPG. InsyaAllah, mudah-mudahan, mudik tahun ini untuk teman-teman yang akan mudik tuh bisa terjamin, baik dari BBM, maupun juga pasokan LPG. Ibu-ibu yang mau masak juga jangan khawatir, LPG-nya cukup,” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Keuangan PT Pertamina Patra Niaga, Arya Suprihadi mengungkapkan, kondisi stok BBM dalam keadaan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Perkiraan kenaikan permintaan diperkirakan sebanyak 11 persen.

“Kami mempersiapkan layanan tambahan seperti SPBU Modular di sepanjang ruas tol Trans Jawa yang belum memiliki SPBU tetap. Operator SPBU pun kami siagakan selama 24 jam di rest area ruas tol. Secara nasional, kami menyiapkan 26 titik Serambi MyPertamina. Kami juga menyiapkan fasilitas tambahan seperti mobile storage agar pengisian BBM tetap berjalan kondusif dalam kondisi padat,” katanya.

Baca Juga :  Gebyar Hadiah Samsat 2026, Bayar Pajak Kendaraan di Jateng Dapat Hadiah Total Rp 385,5 Juta dan Emas 22,5 Gram

Arya juga mengucapkan terima kasih untuk kehadiran Kementerian ESDM dan BPH Migas yang mendukung tinjauan langsung ke lapangan di mana jumlah titik penugasannya lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya.

“Untuk lebaran tahun 2025 ini, kami memastikan BBM, LPG, hingga Avtur kualitasnya terjaga, serta sesuai dengan standar dan aturan yang berlaku. Dari sisi kuantitas, kami juga melakukan pengecekan agar takaran yang diberikan kepada masyarakat sesuai. Kami juga sudah melakukan build up stock H-14 hari sebelum lebaran agar pasokan cukup untuk memenuhi kebutuhan lebaran 2025,” jelasnya.

Dengan adanya pemeriksaan langsung dari Menteri ESDM dan pemantauan terus-menerus oleh Lemigas, diharapkan masyarakat dapat semakin yakin akan kualitas BBM yang beredar di pasar. Pemerintah dan Pertamina terus berkomitmen untuk menyediakan BBM berkualitas guna mendukung kenyamanan dan keamanan berkendara bagi masyarakat Indonesia.

Berita Terkait

IKM Terkendala Modal, Taj Yasin Dorong Akses Pembiayaan Hijau
Perubahan APBD Jateng 2026 Disepakati, Jalan hingga Fasilitas Sekolah Digenjot
Dirut BULOG Cek Langsung Pasokan Beras Premium, Stok Aman hingga Juli 2027
Jateng Sabet TPID Terbaik Nasional, Produksi dan Distribusi Pangan Jadi Kunci
Dorong Efisiensi Energi, LG Luncurkan Rangkaian AC Berteknologi AI di Indonesia
GIIAS Semarang 2026, Pasar Otomotif dan PAD Jateng Berpeluang Tumbuh
Jepang Butuh Pengemudi, Jateng Siapkan Tenaga Kerja Teruji
Jateng Tarik Investasi Tiongkok Rp4,55 Triliun, 213 Ribu Tenaga Kerja Terserap

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 18:15 WIB

IKM Terkendala Modal, Taj Yasin Dorong Akses Pembiayaan Hijau

Senin, 28 September 2026 - 16:14 WIB

Perubahan APBD Jateng 2026 Disepakati, Jalan hingga Fasilitas Sekolah Digenjot

Minggu, 27 September 2026 - 23:03 WIB

Dirut BULOG Cek Langsung Pasokan Beras Premium, Stok Aman hingga Juli 2027

Kamis, 24 September 2026 - 17:29 WIB

Jateng Sabet TPID Terbaik Nasional, Produksi dan Distribusi Pangan Jadi Kunci

Selasa, 22 September 2026 - 21:42 WIB

Dorong Efisiensi Energi, LG Luncurkan Rangkaian AC Berteknologi AI di Indonesia

Berita Terbaru