Pelatihan PKK di Sragen, Nawal Yasin Tekankan Pentingnya Jawab Isu Sosial

- Reporter

Jumat, 19 September 2025 - 15:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SRAGEN – Tim Penggerak PKK Jawa Tengah menggelar kegiatan Pelatihan Penguatan Kelembagaan PKK di Daerah Prioritas Provinsi Jateng di Aula Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen, Selasa (16/9/2025). Kegiatan itu menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas kelembagaan PKK di daerah-daerah prioritas.

Sekretaris TP PKK Jawa Tengah, Ema Rachmawati menuturkan, kegiatan itu ditujukan agar pengurus TP PKK desa dan kecamatan lebih memahami peran kelembagaan secara utuh. Salah satu fokusnya, pengelolaan keluarga sehat melalui perencanaan dan manajemen keluarga.

Selain di Sragen, kegiatan serupa juga direncanakan berlangsung di Purworejo, Banjarnegara, dan Magelang.

“Mereka melakukan pelatihan selama dua hari. Nanti pada bulan November, kami melakukan pemantauan (monitoring), untuk memeriksa bantuan yang telah diberikan,” ujarnya.

Baca Juga :  Waka DPRD Jateng Soroti Dampak Jangka Panjang Ketidakpastian Pupuk bagi Produksi Padi

Ketua Tim PKK Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin menegaskan, pelatihan itu menjadi sarana penting untuk memperkuat pemahaman pengurus dalam menjalankan 10 program pokok PKK. Menurutnya, program PKK tidak sekadar rutinitas, tetapi harus menjawab isu-isu nyata yang berkembang di masyarakat.

“Di Jawa Tengah, kita harus memetakan persoalan ibu dan anak, mulai dari angka kematian ibu dan bayi, pernikahan anak, kekerasan terhadap perempuan dan anak, hingga persoalan sampah yang mencapai 5 juta ton per tahun,” tutur Nawal.

Ditambahkan, TP PKK Jawa Tengah juga menyusun program yang diarahkan untuk menjawab persoalan-persoalan tersebut. Salah satunya, rencana peluncuran program Gemah Ripah yaitu Gemar Olah Sampah, Rizki Keluarga Melimpah. Harapannya, tidak hanya mengurangi sampah, tetapi juga menambah pendapatan keluarga.

Baca Juga :  335 Ribu Anak di Jateng Belum Sekolah, Waka DPRD Jateng Dorong Perluasan Program PJJ

“Ini penting, karena menambah rupiah di keluarga. Jadi program PKK bisa menjawab kebutuhan nyata,” ujar Nawal.

Menurutnya, kegiatan itu tidak berhenti pada pelatihan semata. TP PKK Jawa Tengah juga menyiapkan mekanisme evaluasi berkelanjutan.

“Apa saja yang perlu ditingkatkan, apa yang harus diubah strateginya, nanti akan kita lihat bersama,” tambah Nawal.

Ketua Tim PKK Sragen, Linda Sigit Pamungkas, menyambut baik pelatihan tersebut. Dia menilai kejadian seperti ini jarang terjadi.

“Belum tentu setahun sekali ada kegiatan. Kami siap belajar,” ujarnya.***

Berita Terkait

Dieng Culture Festival 2026, Merayakan Harmoni Budaya dari Negeri Atas Awan
Sanggar Greget Semarang Bagikan Pengalaman, 12 Sanggar Sragen Menimba Ilmu
Pamor Wicaksono Raih Penghargaan, Dedikasi untuk Masyarakat Brebes Berlanjut
Dari Dosen hingga Advokat, 177 Orang Ikuti Seleksi Komisioner KI Jateng
Dika Diadili dalam Kasus Penipuan Investasi Bodong, Pensiunan Padati Pengadilan Purwokerto
Hadapi Kekeringan, Taj Yasin Tekankan Modifikasi Cuaca dan Perbaikan Resapan Air
Karhutla Melonjak, Taj Yasin Ingatkan Warga Waspada Kebakaran
Tinggal 19 Hari, Jateng Matangkan Persiapan MTQ Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:05 WIB

Dieng Culture Festival 2026, Merayakan Harmoni Budaya dari Negeri Atas Awan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 17:21 WIB

Sanggar Greget Semarang Bagikan Pengalaman, 12 Sanggar Sragen Menimba Ilmu

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:53 WIB

Pamor Wicaksono Raih Penghargaan, Dedikasi untuk Masyarakat Brebes Berlanjut

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:46 WIB

Dari Dosen hingga Advokat, 177 Orang Ikuti Seleksi Komisioner KI Jateng

Kamis, 27 Agustus 2026 - 17:17 WIB

Dika Diadili dalam Kasus Penipuan Investasi Bodong, Pensiunan Padati Pengadilan Purwokerto

Berita Terbaru