Paska Lebaran, PLN Pastikan Tarif Listrik Tidak Naik

- Reporter

Senin, 14 April 2025 - 21:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

- CEK METERAN- Petugas PLN tengah mengecek salah satu meteran listrik pelanggan. Foto : Dok.PLN/metrojateng.id

- CEK METERAN- Petugas PLN tengah mengecek salah satu meteran listrik pelanggan. Foto : Dok.PLN/metrojateng.id

Metrojateng.id- Belakangan marak tersiar kabar di media sosial mengenai kenaikan tagihan listrik yang dialami beberapa pelanggan paska stimulus diskon tarif listrik 50% yang diberikan Pemerintah pada Januari dan Februari 2025.

PLN menegaskan tidak ada kenaikan tarif listrik. Adapun kenaikan tagihan yang terjadi, murni disebabkan oleh kenaikan pemakaian listrik oleh pelanggan, terutama saat libur sekolah dan momentum Puasa Ramadan.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta, Sugeng Widodo menjelaskan, masyarakat tidak perlu khawatir, sebab paska diskon 50% tersebut tarif PLN tetap sama.

“Tidak ada kenaikan tarif, kenaikan tagihan pada beberapa Pelanggan murni disebabkan kenaikan pemakaian. Hal ini tercatat secara teknis pada kWH meter listrik Pelanggan secara faktual,” jelas Sugeng.

Baca Juga :  Inisiatif Sosial Berbuah Manis, PLN UID Jateng-DIY Kembali Raih Penghargaan CSR

Menurut Sugeng, pemakaian di saat puasa pada bulan Maret naik dikarenakan pola pemakaian listrik yang bertambah. Hal ini dikarenakan banyak masyarakat yang bangun beraktivitas sejak pukul 2.30 WIB dini hari.

“Selain itu, saat libur sekolah anak-anak tinggal dirumah sehingga pemakaian listrik secara langsung juga ikut naik,” ungkapnya.

Sugeng menyampaikan, pelanggan listrik paska bayar dapat melakukan pengecekan pemakaian listrik secara up to date melalui menu “Token dan Pembayaran” pada aplikasi PLN Mobile. Pada menu ini, terdapat fitur “Riwayat Penggunaan”, dimana pelanggan dapat melihat berapa Kilo Watt Hour (KWH) listrik yang dipakai pada tiap periode bulannya. KWH merupakan satuan listrik yang disalurkan/ dibayar oleh Pelanggan.

Baca Juga :  Menteri Maruarar Puji Lonjakan Rumah Subsidi dan Bedah Rumah di Jateng

Khusus untuk Pelanggan Listrik Prabayar/Token, pelanggan dapat mengakses fitur “Riwayat Pembelian Token”. Namun tentunya cepat atau lambatnya token listrik habis tetap dipengaruhi intensitas pemakaian listrik di rumah/ bangunan milik pelanggan.

“Aplikasi PLN Mobile dapat didownload secara gratis melalui google playstore maupun appstore. Jika masih dirasa belum jelas Pelanggan juga dapat datang langsung ke Kantor PLN Unit Layanan Pelanggan terdekat, Petugas kami akan menjelaskan secara detail mengenai riwayat pemakaian Pelanggan,” tandasnya.(**)

Berita Terkait

Pasar Semarang Sumbang 14 Persen Bisnis ARTUGO
Investasi Rp19,07 Triliun Mengalir ke Jateng, Pemerintah Siapkan Ekosistem Usaha
Pengeboran Panas Bumi Gunung Ungaran Ditargetkan Akhir 2028, Potensi 55 MW
Bantu Keluarga Keluar dari Kemiskinan, PKK-Baznas Jateng Beri Pelatihan Usaha
Transportasi Jateng Bertransformasi, Taksi Listrik Jadi Langkah Awal
GRANDE 2027 “Tahta Pesona Raya”, Ethica Group Perkuat Tren Sarimbit dan Jaringan Mitra
Potong Tumpeng HUT ke-27 SP PLN, Abrar Ali Tegaskan Perjuangan Hak Pekerja
Abrar Ali Kukuhkan Pengurus SP PLN UID Yogyakarta, Tekankan Komunikasi dan Kolaborasi
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:31 WIB

Investasi Rp19,07 Triliun Mengalir ke Jateng, Pemerintah Siapkan Ekosistem Usaha

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Pengeboran Panas Bumi Gunung Ungaran Ditargetkan Akhir 2028, Potensi 55 MW

Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:19 WIB

Bantu Keluarga Keluar dari Kemiskinan, PKK-Baznas Jateng Beri Pelatihan Usaha

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:38 WIB

Transportasi Jateng Bertransformasi, Taksi Listrik Jadi Langkah Awal

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:16 WIB

GRANDE 2027 “Tahta Pesona Raya”, Ethica Group Perkuat Tren Sarimbit dan Jaringan Mitra

Berita Terbaru