Nafa Urbach Sebut Program Makan Bergizi Gratis Dorong Ekonomi Warga Wonosobo Lebih Maju

- Reporter

Senin, 27 April 2026 - 08:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wonosobo – Pemerintah melalui Komisi IX DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) terus mengintensifkan sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh Indonesia. Langkah ini adalah sebagai upaya strategis pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat.

Kegiatan sosialisasi program MBG kali ini berlangsung di Aula Kantor Desa Jolontoro, Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo pada Jumat, (24/4). Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memperkuat pemahaman sekaligus mendorong partisipasi aktif masyarakat terhadap implementasi program MBG.

Dalam kesempatan tersebut, Anggota Komisi IX DPR RI, Nafa Indria Urbach yang hadir melalui dalam jaringan (daring) menegaskan komitmen pemerintah dalam mengawal keberlanjutan program ini.

Baca Juga :  Jateng Bergerak Cepat, Relokasi Pengungsi Banjarnegara-Cilacap Segera Dimulai

“Program Makan Bergizi Gratis memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan gizi anak,” ucap Nafa Indria.

Ia juga menambahkan bahwa program ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam memastikan masyarakat, khususnya anak-anak, mendapatkan asupan gizi yang cukup dan seimbang guna mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan produktif.

Tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan, program MBG juga diyakini mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

“Program MBG juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat. UMKM dapat terlibat sebagai pemasok bahan pangan seperti sayuran, telur, ikan, dan buah-buahan, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” lanjutnya.

Baca Juga :  Muh Haris: Jangan Sampai Ada Daerah Tertinggal dalam Program MBG

Tujugan dari diadakannya sosialisasi tersebut adalah untuk dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemenuhan gizi, terutama bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa. Program MBG akan menyasar dua kelompok utama, yakni peserta didik (TK hingga SMA) serta kelompok non-peserta didik seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan masyarakat dapat semakin memahami manfaat Program MBG serta berperan aktif dalam mendukung keberhasilannya. Program ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas gizi masyarakat sekaligus mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang unggul.***

Berita Terkait

Cegah Kekerasan Berulang, Nawal Yasin Perkuat Jejaring Layanan bagi Korban
Ahmad Luthfi Dorong Perubahan APBD 2026 Perkuat Pangan dan Pelayanan Publik
641 Desa Didampingi, Taj Yasin Minta Program Penanggulangan Kemiskinan Diperluas
97 Persen Kebutuhan Darah Terpenuhi, Jateng Dorong Medical Tourism
Pertama di Indonesia, Kejaksaan Luncurkan Kartu Donor Darah Braille untuk Tunanetra
Ahmad Luthfi Apresiasi Ribuan Pendonor, Minta Rekam Jejak Donor Tak Terlewat
Nobar Kedua Timnas di Gubernuran, Dagangan UMKM Ludes Diserbu Penonton
884 Puskesmas Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik TBC Mulai Bulan Depan

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 19:05 WIB

Cegah Kekerasan Berulang, Nawal Yasin Perkuat Jejaring Layanan bagi Korban

Selasa, 29 September 2026 - 18:51 WIB

Ahmad Luthfi Dorong Perubahan APBD 2026 Perkuat Pangan dan Pelayanan Publik

Selasa, 29 September 2026 - 17:47 WIB

641 Desa Didampingi, Taj Yasin Minta Program Penanggulangan Kemiskinan Diperluas

Selasa, 29 September 2026 - 17:41 WIB

97 Persen Kebutuhan Darah Terpenuhi, Jateng Dorong Medical Tourism

Selasa, 29 September 2026 - 13:09 WIB

Ahmad Luthfi Apresiasi Ribuan Pendonor, Minta Rekam Jejak Donor Tak Terlewat

Berita Terbaru