MBG Dikawal DPR-BGN: Energi Cukup, Gizi Tepat, Kebersihan Terjaga, Keamanan Pangan Prioritas

- Reporter

Kamis, 27 November 2025 - 15:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Magelang – Program Makan Bergizi (MBG) kembali disosialisasikan kepada masyarakat, kali ini menyapa warga Desa Tegalrejo, Magelang. Sosialisasi program MBG merupakan inisisasi yang dilakukan Komisi IX DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) seperti yang baru saja dilakukan di Magelang pada Selasa, (25/11).

Sosialisasi dengan mengangkat tema bersama mewujudkan generasi sehat Indonesia ini dihadiri oleh Anggota Komisi IX DPR RI, Nafa Indria Urbach, Tenaga Ahli BGN Teguh Suparngadi, Kepala Desa Tegalrejo, Agung Prambodo, serta ratusan masyarakat yang merupakan warga setempat.

Dalam paparannya, Anggota Komisi IX DPR RI, Nafa Indria Urbach, menegaskan bahwa Program MBG merupakan langkah strategis pemerintah untuk meningkatkan status gizi masyarakat melalui penyediaan makanan bergizi yang terukur, terstandar, dan mudah diakses oleh kelompok sasaran. Ia menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat, bukan hanya pada sisi penyampaian informasi program, tetapi juga mendorong kesadaran tentang pentingnya konsumsi makanan bergizi setiap hari.

Baca Juga :  Kerja Cepat Pemprov Jateng Atasi Banjir di Semarang dan Demak

“Pengawasan terhadap program MBG dilakukan secara komprehensif, mulai dari penilaian menu, pemantauan lapangan, hingga evaluasi rutin. Kami ingin memastikan bahwa program ini benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutur Nafa Indria Urbach.

Ia menambahkan bahwa peningkatan pemahaman masyarakat akan gizi menjadi kunci penting untuk memperkuat dukungan dan partisipasi dalam keberlanjutan program.

Sementara itu, Tenaga Ahli BGN, Teguh Suparngadi, menjelaskan bahwa Program MBG berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi seimbang. Menurutnya, isu kekurangan gizi adalah tantangan global yang membutuhkan perhatian serius, termasuk di Indonesia.

“Program MBG dirancang berdasarkan empat prinsip utama, yaitu pemenuhan kebutuhan energi, keseimbangan zat gizi, kebersihan, dan keamanan pangan,” ujarnya.

Teguh menekankan bahwa menu MBG telah disusun sesuai dengan kebutuhan gizi anak dan kelompok rentan agar manfaat program dapat dirasakan optimal. Ia juga mendorong masyarakat untuk aktif memberikan masukan dan menyampaikan pengaduan melalui kanal resmi agar pelaksanaan program semakin profesional dan akuntabel.

Baca Juga :  Bupati Witiarso Utomo Wujudkan Jepara Mulus, Ekonomi Bergerak Serentak

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Desa Tegalrejo, Agung Prambodo, menegaskan bahwa kolaborasi berbagai pihak merupakan kunci keberhasilan implementasi Program MBG di tingkat daerah. “Program ini bukan hanya memberi makanan bergizi, tetapi juga membawa dampak sosial dan edukatif. Selain meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi, MBG turut menggerakkan ekonomi lokal karena melibatkan pelaku usaha kecil dan penyedia bahan pangan di desa-desa,” jelasnya.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, masyarakat Magelang diharapkan semakin memahami pentingnya pemenuhan gizi serta mendukung pelaksanaan Program MBG secara berkelanjutan. Pemerintah dan BGN menegaskan komitmennya untuk terus memperbaiki kualitas program demi mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.*

Berita Terkait

Cegah Kekerasan Berulang, Nawal Yasin Perkuat Jejaring Layanan bagi Korban
Ahmad Luthfi Dorong Perubahan APBD 2026 Perkuat Pangan dan Pelayanan Publik
641 Desa Didampingi, Taj Yasin Minta Program Penanggulangan Kemiskinan Diperluas
97 Persen Kebutuhan Darah Terpenuhi, Jateng Dorong Medical Tourism
Pertama di Indonesia, Kejaksaan Luncurkan Kartu Donor Darah Braille untuk Tunanetra
Ahmad Luthfi Apresiasi Ribuan Pendonor, Minta Rekam Jejak Donor Tak Terlewat
Nobar Kedua Timnas di Gubernuran, Dagangan UMKM Ludes Diserbu Penonton
884 Puskesmas Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik TBC Mulai Bulan Depan

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 19:05 WIB

Cegah Kekerasan Berulang, Nawal Yasin Perkuat Jejaring Layanan bagi Korban

Selasa, 29 September 2026 - 18:51 WIB

Ahmad Luthfi Dorong Perubahan APBD 2026 Perkuat Pangan dan Pelayanan Publik

Selasa, 29 September 2026 - 17:47 WIB

641 Desa Didampingi, Taj Yasin Minta Program Penanggulangan Kemiskinan Diperluas

Selasa, 29 September 2026 - 17:41 WIB

97 Persen Kebutuhan Darah Terpenuhi, Jateng Dorong Medical Tourism

Selasa, 29 September 2026 - 13:09 WIB

Ahmad Luthfi Apresiasi Ribuan Pendonor, Minta Rekam Jejak Donor Tak Terlewat

Berita Terbaru