Lebih dari 150 Ribu Tiket Kereta Lebaran 2025 di Daop 4 Semarang Sudah Dipesan

- Reporter

Senin, 10 Maret 2025 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

-NAIK KERETA API- Sejumlah penumpang nampang berbindong menaiki kereta api di Stasiun Tawang Semarang. Foto : Dok.KAI/metrojateng.id

-NAIK KERETA API- Sejumlah penumpang nampang berbindong menaiki kereta api di Stasiun Tawang Semarang. Foto : Dok.KAI/metrojateng.id

Semarang – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat sebanyak 150.402 penumpang telah melakukan pemesanan tiket kereta api di wilayah Daop 4 Semarang untuk masa Angkutan Lebaran 2025. Periode angkutan ini berlangsung selama 22 hari, mulai 21 Maret hingga 11 April 2025.

Puncak jumlah pemesan tiket tertinggi tercatat pada Minggu, 6 April 2025 (H+5) dengan 13.109 penumpang, disusul Sabtu, 5 April 2025 (H+4) dengan 13.063 penumpang. Angka ini masih dapat meningkat karena penjualan tiket masih berlangsung.

Selama masa Angkutan Lebaran 2025, KAI Daop 4 Semarang menyiapkan sebanyak 535.282 tiket, atau rata-rata 24.331 tiket per hari. Hingga data per hari ini, Senin, 10 Maret 2025, jumlah tiket yang sudah dipesan baru mencapai 28 persen.

“Kami mengimbau masyarakat untuk segera memanfaatkan kesempatan ini dengan memesan tiket melalui aplikasi Access by KAI, website kai.id, atau mitra resmi penjualan lainnya, karena tiket masih tersedia dalam jumlah yang cukup banyak,” ujar Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo.

Baca Juga :  Jateng Kirim 12 Stan Kerajinan Andalan ke Dekranas Expo Makassar

Untuk memastikan kelancaran Angkutan Lebaran 2025, KAI Daop 4 Semarang telah mempersiapkan berbagai aspek peningkatan keandalan sarana dan prasarana. Sebanyak 734 perjalanan KA akan dioperasikan selama periode tersebut, dengan rata-rata 34 perjalanan KA per hari. Selain itu, 182 unit sarana andal telah disiapkan, yang terdiri dari 16 lokomotif dan 166 kereta penumpang, termasuk kelas eksekutif, ekonomi, kereta makan, dan kereta pembangkit.

Selain itu, Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan juga telah melaksanakan Rampcheck SPM (Standar Pelayanan Minimum) Angkutan Lebaran 2025 dengan memeriksa 8 stasiun pelayanan penumpang dan 12 kereta api penumpang di wilayah KAI Daop 4 Semarang.

Baca Juga :  Telusuri Jejak Sejarah Perkeretaapian di Kota Kudus, KAI Daop 4 Semarang Ajak Komunitas Napak Tilas

“Pelaksanaan Rampcheck ini untuk memastikan semua layanan yang menyangkut perkeretaapian tersedia dengan baik sesuai dengan SPM khususnya dalam menjelang angkutan Lebaran Tahun 2025,” ungkap Franoto.

Selanjutnya DJKA juga telah melaksanakan Pengawasan Inspeksi Keselamatan Angkutan Lebaran Tahun 2025 dengan ruang lingkup yang diperiksa meliputi aspek prasarana, fasilitas operasi dan telekomunikasi.

Dari hasil Rampchek dan Inspeksi keselamatan oleh DJKA diyakini bahwa KAI Daop 4 Semarang siap untuk melaksanakan Angkutan Lebaran 2025.

“Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, KAI Daop 4 Semarang berkomitmen untuk memberikan pengalaman perjalanan mudik terbaik bagi seluruh masyarakat selama periode Angkutan Lebaran 2025. Kami ingin menjadikan perjalanan kereta api sebagai pilihan transportasi terbaik yang mengedepankan keamanan, kenyamanan, dan keberlanjutan,” tutup Franoto.***

Berita Terkait

Pasar Semarang Sumbang 14 Persen Bisnis ARTUGO
Investasi Rp19,07 Triliun Mengalir ke Jateng, Pemerintah Siapkan Ekosistem Usaha
Pengeboran Panas Bumi Gunung Ungaran Ditargetkan Akhir 2028, Potensi 55 MW
Bantu Keluarga Keluar dari Kemiskinan, PKK-Baznas Jateng Beri Pelatihan Usaha
Transportasi Jateng Bertransformasi, Taksi Listrik Jadi Langkah Awal
GRANDE 2027 “Tahta Pesona Raya”, Ethica Group Perkuat Tren Sarimbit dan Jaringan Mitra
Potong Tumpeng HUT ke-27 SP PLN, Abrar Ali Tegaskan Perjuangan Hak Pekerja
Abrar Ali Kukuhkan Pengurus SP PLN UID Yogyakarta, Tekankan Komunikasi dan Kolaborasi

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:31 WIB

Investasi Rp19,07 Triliun Mengalir ke Jateng, Pemerintah Siapkan Ekosistem Usaha

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Pengeboran Panas Bumi Gunung Ungaran Ditargetkan Akhir 2028, Potensi 55 MW

Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:19 WIB

Bantu Keluarga Keluar dari Kemiskinan, PKK-Baznas Jateng Beri Pelatihan Usaha

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:38 WIB

Transportasi Jateng Bertransformasi, Taksi Listrik Jadi Langkah Awal

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:16 WIB

GRANDE 2027 “Tahta Pesona Raya”, Ethica Group Perkuat Tren Sarimbit dan Jaringan Mitra

Berita Terbaru