Kinerja Pemprov Jateng 2025 Positif, Ahmad Luthfi Dorong ASN Tancap Gas di 2026

- Reporter

Senin, 29 Desember 2025 - 13:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Kinerja pemerintah Provinsi Jawa Tengah selama 2025 menunjukkan tren positif. Selama 10 bulan kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, banyak capaian positif di berbagai sektor.

Pun demikian, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi tetap meminta kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menggenjot kinerjanya pada 2026.

“Sepuluh bulan kemarin kita lalui, harus kita syukuri dengan cara meningkatkan kinerja sekaligus harus siap menghadapi tantangan 2026 yang akan datang,” kata Luthfi saat memimpin apel pagi di Halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin, 29 Desember 2025.

Pada 2025, beber Luthfi, pihaknya fokus pada tiga prioritas utama. Pertama, tingkat kemiskinan dan kemiskinan ekstrem. Kedua, jaminan terkait dengan kesempatan sekolah. Ketiga adalah infrastruktur.

Baca Juga :  Kerja Cepat Pemprov Jateng Atasi Banjir di Semarang dan Demak

Tercatat, angka kemiskinan di Jawa Tengah turun dari 9,58% menjadi 9,48%. Pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah sebesar 5,37% (yoy) dan berada di atas rata-rata nasional. Tingkat pengangguran terbuka (TPT) Jawa Tengah juga turun 0,12% menjadi 4,66% pada Agustus 2025.

Sementara realisasi investasi di Jawa Tengah hingga triwulan III mencapai Rp66,1 triliun. Nilai investasi itu mampu menyerap sebanyak 326.462 orang tenaga kerja.

Pada sektor pendidikan, Luthfi menjelaskan, ada sekitar 1.100 anak putus sekolah sudah dikembalikan haknya untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Selain itu, ribuan anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem disekolahkan melalui program sekolah kemitraan dengan sekolah swasta.

Sementara untuk layanan dasar kesehatan, program dokter spesialis keliling (Speling) telah dilaksanakan sebanyak 876 kali sampai Desember 2025. Menjangkau 738 desa di 388 kecamatan dengan total sasaran 83.137 jiwa. Capaian tersebut mengantarkan provinsi Jawa Tengah mendapatkan penghargaan terkait akselerasi bidang kesehatan.

Baca Juga :  Pemprov Jateng Minta Warga Waspada dan Tak Berlebihan Sambut Tahun Baru 2026

“Seluruh capaian itu membuktikan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah kerja dengan ikhlas dan tulus. Jadi nafasnya kolaborasi, yaitu kerja-kerja bersama antara seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), bupati dan wali kota, serta stakeholder terkait,” ucap Luthfi.

Pada 2026, Ia menegaskan, prioritas kinerjanya adalah meneguhkan Provinsi Jawa Tengah menjadi provinsi swasembada pangan. Dikatakannya, program pembangunan infrastruktur 2025 juga sudah selaras untuk menunjang swasembada pangan.

Kerja-kerja berjenjang dan berkelanjutan tersebut diharapkan bisa diimplementasikan dengan baik dari tingkat provinsi, kabupaten/kota, sampai ke desa-desa.*

Berita Terkait

Lemhannas Jadikan Jateng Lokus Kajian EBT untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Dari Lereng Sumbing, Ning Nawal Perkuat UMKM Berbasis Keluarga Lewat Kapulaga
Digitalisasi Perlinsos Jateng Tembus 322 Ribu KK, Agen Diminta Tak Tinggalkan Warga Pelosok
PSEL Semarang Raya Ditargetkan Groundbreaking Desember, Olah 1.000 Ton Sampah per Hari
Di Tengah Gempuran Gadget, Sindhu Laras Bocah Hidupkan Karawitan dan Pedalangan Jawa Tengah
Abu Anak Krakatau Belum Terdeteksi di Jateng, Masyarakat Jangan Panik
Krakatau Erupsi, Jateng Siapkan Skenario Transportasi agar Kafilah MTQ Tetap Tiba di Semarang
Pemadaman TPA Putri Cempo Dikebut, Jateng Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca 9–10 September

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 17:58 WIB

Lemhannas Jadikan Jateng Lokus Kajian EBT untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Selasa, 8 September 2026 - 15:55 WIB

Dari Lereng Sumbing, Ning Nawal Perkuat UMKM Berbasis Keluarga Lewat Kapulaga

Selasa, 8 September 2026 - 14:36 WIB

Digitalisasi Perlinsos Jateng Tembus 322 Ribu KK, Agen Diminta Tak Tinggalkan Warga Pelosok

Selasa, 8 September 2026 - 14:16 WIB

PSEL Semarang Raya Ditargetkan Groundbreaking Desember, Olah 1.000 Ton Sampah per Hari

Selasa, 8 September 2026 - 07:00 WIB

Abu Anak Krakatau Belum Terdeteksi di Jateng, Masyarakat Jangan Panik

Berita Terbaru