Keselamatan Jadi Prioritas, Ribuan Titik Jalan Jateng Diperbaiki

- Reporter

Rabu, 18 Februari 2026 - 22:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEMALANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berkomitmen menuntaskan ribuan titik lubang di jalan provinsi sebelum arus mudik dan balik Lebaran. Langkah itu sebagai prioritas demi keselamatan pengguna jalan sekaligus penguatan konektivitas ekonomi daerah.

Hal itu ditegaskan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi usai meresmikan hasil preservasi Jalan Randudongkal–Moga dan Jalan Pemalang–Bantarbolang, Rabu, 18 Februari 2026.

Ahmad Luthfi menjelaskan, total panjang jalan provinsi di Jawa Tengah mencapai sekitar 2.362 kilometer. Berdasarkan pendataan terbaru, terdapat 4.870 titik lubang yang kini menjadi prioritas penanganan.

“Target kami menjelang arus mudik dan balik, lubang-lubang tersebut sudah tertutup dan jalan dalam kondisi mantap. Ini menjadi komitmen kami demi keselamatan pengguna jalan,” ujarnya.

Menurut dia, pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan tidak semata proyek fisik, melainkan menyangkut aspek keselamatan dan perputaran ekonomi masyarakat.

“Pertama untuk keselamatan berlalu lintas. Kedua, mendukung pergerakan ekonomi karena konektivitas jalan memperlancar distribusi barang dan jasa. Ketiga, mendorong tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Ahmad Luthfi juga menegaskan pemerintah provinsi terbuka terhadap masukan dari berbagai pihak, mulai dari bupati dan wali kota hingga wartawan, serta masyarakat.

Baca Juga :  Purwokerto Half Marathon 2026 Bidik Dua Rekor MURI dan Dongkrak Ekonomi Lokal

“Kami terbuka terhadap semua masukan. Apa pun yang kami lakukan ini untuk masyarakat Jawa Tengah,” tegasnya.

Dua ruas yang diresmikan merupakan jalur strategis mobilitas warga dan distribusi barang. Jalan Randudongkal–Moga memiliki panjang 4,180 kilometer dengan nilai kontrak Rp 26,32 miliar. Adapun Jalan Pemalang–Bantarbolang sepanjang 5,731 kilometer dikerjakan dengan nilai kontrak Rp 24,5 miliar.

Ahmad Luthfi berharap peresmian penggunaan dua ruas tersebut dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam memperlancar arus kendaraan dan aktivitas ekonomi.

“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, hari ini saya resmikan penggunaan hasil preservasi dua ruas jalan ini. Semoga bermanfaat bagi masyarakat,” ucapnya.

Asa, warga Desa Kecepit, mengaku merasakan dampak perbaikan Jalan Randudongkal–Moga. Ia menuturkan, sebelumnya kondisi jalan sempit dan kerap menimbulkan kemacetan, terutama saat Lebaran.

“Terima kasih Pemerintah Provinsi Jawa Tengah atas perbaikan jalan di sini. Semoga bermanfaat untuk warga sekitar,” katanya.

Suripto, warga Desa Kecepit, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang, mengaku senang karena jalan raya di depan rumahnya tersebut akhirnya dicor dan sekarang mulus.

Baca Juga :  Transaksi Soloraya Great Sale 2025 Tembus Rp10,3 Triliun, Karanganyar Tertinggi

Pria yang membuka usaha kelontong di teras rumah tersebut mengaku sudah lama menginginkan ada pelebaran dan perbaikan jalan di depan rumahnya tersebut.

“Dulu jalannya tidak selebar ini dan kondisinya berlubang. Membahayakan pengendara. Kalau hujan kondisinya payah. Sekarang alhamdulillah sudah mulus dan lebar. Dicor pula,” ungkapnya.

Senada, Panji Prayoga, warga Desa Sima, Kecamatan Moga, Kabupaten Pemalang, pun senang kini jalan yang dilaluinya tiap hari sudah lapang dan mulus.

“Saya kerja jadi enak pulang perginya. Sekarang jalannya sudah bagus sekali. Matur nuwun Pak Gubernur,” kata Panji.

Adapun Fatimah Azahra, warga Desa Kecepit, Kecamatan Randudongkal, girang karena jalan yang dilalui bertahun-tahun algirnya diperbaiki dan kondisinya sekarang jadi seperti jalan raya. Tidak lagi sempit dan berlubang.

Tempat makan dia bekerja di sepanjang jalan raya Randudongkal juga merasakan dampaknya dari perbaikan jalan provinsi tersebut.

“Lalu lintas kendaraannya jadi lancar. Jalannya halus dan bagus. Banyak yang mampir makan ke sini. Lebaran besok mudik di sini pasti lancar laku lintasnya,” kata Azahra.*

Berita Terkait

Dieng Culture Festival 2026, Merayakan Harmoni Budaya dari Negeri Atas Awan
Sanggar Greget Semarang Bagikan Pengalaman, 12 Sanggar Sragen Menimba Ilmu
Pamor Wicaksono Raih Penghargaan, Dedikasi untuk Masyarakat Brebes Berlanjut
Dari Dosen hingga Advokat, 177 Orang Ikuti Seleksi Komisioner KI Jateng
Dika Diadili dalam Kasus Penipuan Investasi Bodong, Pensiunan Padati Pengadilan Purwokerto
Hadapi Kekeringan, Taj Yasin Tekankan Modifikasi Cuaca dan Perbaikan Resapan Air
Karhutla Melonjak, Taj Yasin Ingatkan Warga Waspada Kebakaran
Tinggal 19 Hari, Jateng Matangkan Persiapan MTQ Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:05 WIB

Dieng Culture Festival 2026, Merayakan Harmoni Budaya dari Negeri Atas Awan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 17:21 WIB

Sanggar Greget Semarang Bagikan Pengalaman, 12 Sanggar Sragen Menimba Ilmu

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:53 WIB

Pamor Wicaksono Raih Penghargaan, Dedikasi untuk Masyarakat Brebes Berlanjut

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:46 WIB

Dari Dosen hingga Advokat, 177 Orang Ikuti Seleksi Komisioner KI Jateng

Kamis, 27 Agustus 2026 - 17:17 WIB

Dika Diadili dalam Kasus Penipuan Investasi Bodong, Pensiunan Padati Pengadilan Purwokerto

Berita Terbaru