Inflasi Jateng 2,65 Persen, Ahmad Luthfi Minta Pengendalian Lebih Nyata di Masyarakat

- Reporter

Senin, 6 Oktober 2025 - 11:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggelar Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Tlogo, Tuntang, Kabupaten Semarang, Senin 6 Oktober 2025.

Pertemuan ini digelar untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, BUMD, dan instansi vertikal, dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang akhir tahun.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Ahmad Luthfi menekankan, kebijakan pengendalian inflasi di Jawa Tengah sudah baik, namun perlu didorong agar pelaksanaannya lebih terasa di lapangan.

“Kalau soal teknis, kita sudah bagus. Tapi yang penting, kebijakan itu harus ter-deliver ke masyarakat. Kita hanya pembuat kebijakan, pelaksananya bupati dan wali kota, yang merasakan masyarakat,” ujar Ahmad Luthfi.

Gubernur juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bergerak bersama, termasuk kepolisian yang tergabung dalam Satgas Pangan.

“Kita keroyok bareng-bareng. Polda juga harus aktif. Ini bukan cuma angka inflasi, tapi soal perut rakyat,” ujarnya.

Baca Juga :  Gus Yasin: FAJAR 2026 Bukan Sekadar Pameran, Tapi Penguat Ekosistem Halal Jateng

Menurut data TPID, inflasi Jateng pada September 2025 tercatat 2,65 persen (year on year), dengan harga komoditas pangan masih relatif stabil.

Badan Pusat Statistik mencatat, pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah pada triwulan II tahun 2025 mencapai 5,28 persen (year on year), lebih tinggi dari rata-rata nasional sebesar 5,12 persen.

Secara triwulanan (quarter to quarter), Jateng menjadi provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi ketiga di Pulau Jawa, yakni 1,87 persen, di bawah Jawa Timur (3,09 persen) dan Jawa Barat (2,33 persen).

Harga sejumlah bahan pokok di pasar terpantau relatif stabil. Beras medium dijual Rp 13.407 per kilogram, sedikit di bawah Harga Acuan Pemerintah (HAP). Sedangkan beras premium stabil Rp 15.915 per kilogram atau 6,81 persen di atas HAP.

Baca Juga :  Dari 3,4 Juta Ton, PLN Berhasil Salurkan 270 Ribu Paving FABA di Jateng DIY

Harga bawang putih Kating tercatat Rp 35.333 per kilogram, naik 10,42 persen dari HAP. Cabai rawit merah juga masih murah di kisaran Rp 32.333 per kilogram, atau 43 persen di bawah HAP Rp 57.000.

Untuk komoditas lainnya, harga minyak goreng curah naik menjadi Rp 17.791 per liter, sedangkan minyak merek Minyakita stabil Rp 16.326 per liter. Telur ayam ras dan daging ayam ras sama-sama mengalami tren kenaikan, namun masih berada di bawah harga acuan.

Pemerintah terus menjalankan program Gerakan Pangan Murah, sidak beras premium, hingga penguatan cadangan beras dan minyak goreng oleh Bulog dan BUMD. Selain itu, Ahmad Luthfi dan Taj Yasin mengusung program prioritas melahirkan ekosistem ekonomi syariah, desa maju dan berdaya.

Berita Terkait

IKM Terkendala Modal, Taj Yasin Dorong Akses Pembiayaan Hijau
Perubahan APBD Jateng 2026 Disepakati, Jalan hingga Fasilitas Sekolah Digenjot
Dirut BULOG Cek Langsung Pasokan Beras Premium, Stok Aman hingga Juli 2027
Jateng Sabet TPID Terbaik Nasional, Produksi dan Distribusi Pangan Jadi Kunci
Dorong Efisiensi Energi, LG Luncurkan Rangkaian AC Berteknologi AI di Indonesia
GIIAS Semarang 2026, Pasar Otomotif dan PAD Jateng Berpeluang Tumbuh
Jepang Butuh Pengemudi, Jateng Siapkan Tenaga Kerja Teruji
Jateng Tarik Investasi Tiongkok Rp4,55 Triliun, 213 Ribu Tenaga Kerja Terserap

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 18:15 WIB

IKM Terkendala Modal, Taj Yasin Dorong Akses Pembiayaan Hijau

Senin, 28 September 2026 - 16:14 WIB

Perubahan APBD Jateng 2026 Disepakati, Jalan hingga Fasilitas Sekolah Digenjot

Minggu, 27 September 2026 - 23:03 WIB

Dirut BULOG Cek Langsung Pasokan Beras Premium, Stok Aman hingga Juli 2027

Kamis, 24 September 2026 - 17:29 WIB

Jateng Sabet TPID Terbaik Nasional, Produksi dan Distribusi Pangan Jadi Kunci

Selasa, 22 September 2026 - 21:42 WIB

Dorong Efisiensi Energi, LG Luncurkan Rangkaian AC Berteknologi AI di Indonesia

Berita Terbaru