Gus Yasin Siapkan Aplikasi Darurat untuk Lindungi Ojol Perempuan di Jateng

- Reporter

Minggu, 8 Maret 2026 - 14:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Suasana akrab dan meriah, mewarnai ‘Ngabuburide Berenergi’ Pertamina, bersama Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), Jumat, 6 Maret 2026 petang di Kantor PT Pertamina Patra Niaga Regional JBT, Jalan Pemuda 114 Kota Semarang.

Dalam kegiatan ini, selain Wagub touring vespa untuk meninjau stok BBM di SPBU, sekaligus menjadi ajang silaturahmi Wakil Gubernur dengan komunitas ojek online (Ojol), komunitas Vespa, mahasiswa korban bencana Aceh – Sumut, dan anak yatim.

Dalam sambutannya, Gus Yasin, sapaan akrab Taj Yasin, menyapa para pengemudi ojol yang sebelumnya turut serta dalam tour memantau SPBU. Gus Yasin memberikan apresiasi yang besar atas pelayanan yang diberikan para driver kepada masyarakat, selama ini.

“Saya termasuk yang selalu senang menggunakan ojol. Sudah lama nggak ketemu, biasanya muter-muter bertemu dengan kawan-kawan sedang ngetem,” sapanya yang disambut tepukan meriah para driver.

Dia mengatakan, para driver ojol telah mengungkit pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah. Harapannya, menjelang Lebaran, dan saat Lebaran nanti, akan lebih banyak orderan dari wisatawan yang berkunjung di Jawa Tengah.

Baca Juga :  Heri Pudyatmoko Sebut Wisata Berbasis Potensi Lokal Bisa Jadi Penggerak Ekonomi 

Pada kesempatan itu, Gus Yasin juga memberikan perhatian khusus kepada driver perempuan. Dia mengatakan, dalam waktu dekat akan melaunching program untuk menjamin keamanan driver ojol perempuan, dengan aplikasi khusus.

“Hasil saya ngobrol dengan Srikandi Ojol, ada juga Komunitas Kebaya, yang datang dari Purwokerto. Keluhannya apa saja. Katanya Jawa Tengah relatif aman. Namun kami akan melaunching program untuk menangani pelecehan dan kekerasan terhadap para srikandi ojol,” jelasnya.

Melalui aplikasi tersebut, driver nantinya tinggal memencet tombol yang terhubung dengan RT sekitar. Tujuannya, supaya para srikandi ojol terlindungi dari perbuatan tidak menyenangkan saat menjalankan profesinya.

“Doakan ya. Saya doakan ini segera saya launching. Nanti bukan hanya di Kota Semarang namun juga di kota-kota yang lain khususnya di Jawa Tengah, biar ada keamanan di jalan,” lanjutnya.

Menanggapi hal itu, salah satu perwakilan dari Komunitas Ojol Semarang, Dewi, sangat senang dengan terobosan sebagaimana disampaikan Taj Yasin.

Dia mengakui, pekerjaannya yang sering dipandang sebelah mata oleh masyarakat, rentan terhadap perlakuan kekerasan. Bunda Dewi, sapaan akrabnya, mengakui selama tujuh tahun menjalani profesi, belum pernah mengalami kekerasan fisik.

Baca Juga :  Jateng Siapkan Posko dan Alat Berat di 69 Titik Rawan Mudik

Hanya, diakui jika kekerasan verbal, sempat dia alami saat mengantar customer dari Kota Semarang ke Salatiga. Namun, dia sadar, selama dirinya tidak memberi peluang kekerasan yang lebih jauh, dia tetap akan aman.

“Alhamdulillah bagus sekali. Saya berterima kasih perhatian Pemprov Jawa Tengah yang sangat melindungi perempuan. Mantap,” pungkasnya.

Sementara itu, ungkapan terima kasih juga disampaikan Ketua Ikatan Mahasiswa Aceh di Semarang, M Haikal Zalfah. Dalam kesempatan itu, mewakili rekan-rekannya, sangat terkesan dengan perhatian yang diberikan Pemprov Jateng terhadap mahasiswa Aceh di Jateng yang terdampak bencana.

“Pos bantuan yang diberikan kepada kami tidak hanya selama tiga bulan saja, tetapi sampai sekarang masih dipikirkan, bagaimana nasib mahasiswa Aceh, apa sudah tercukupi kebutuhannya. Kami selaku mahasiswa Aceh di Semarang mengucapkan terima kasih sebenarnya kepada Pemprov Jateng,” ujarnya di sela acara.*

Berita Terkait

Marak Tambang Ilegal, Ahmad Luthfi Ajak KPK Benahi Tata Kelola Pertambangan
BBM Non Subsidi Naik, Ahmad Luthfi Siapkan Langkah Cegah Harga Pangan Melonjak
Ruas Jepara-Keling Segera Dibeton, Mobilitas Warga dan Distribusi Barang Kian Lancar
Gubernur Jateng Ajak Ulama Aktif Redam Disinformasi dan Konflik Sosial
Jateng Jadi Juara CKG Nasional, Layanan Speling Dipuji Pemerintah Pusat
Skema Ponzi: Oknum Mantan Pegawai Bank Lakukan Penipuan Berkedok Investasi, Ditahan Polres Banyumas
Dorong Gemar Makan Ikan, TP PKK Jateng Latih Olahan Lele bagi Masyarakat
Warga Blora Bersyukur, Perbaikan Jalan Cepu-Randublatung Dipastikan Rampung Tahun Ini

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:55 WIB

Marak Tambang Ilegal, Ahmad Luthfi Ajak KPK Benahi Tata Kelola Pertambangan

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:39 WIB

BBM Non Subsidi Naik, Ahmad Luthfi Siapkan Langkah Cegah Harga Pangan Melonjak

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:30 WIB

Ruas Jepara-Keling Segera Dibeton, Mobilitas Warga dan Distribusi Barang Kian Lancar

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:57 WIB

Gubernur Jateng Ajak Ulama Aktif Redam Disinformasi dan Konflik Sosial

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:47 WIB

Jateng Jadi Juara CKG Nasional, Layanan Speling Dipuji Pemerintah Pusat

Berita Terbaru

Perum BULOG mendorong penguatan peran perguruan tinggi dalam ekosistem pangan nasional melalui program BULOG Campus Preneur. Foto : Dok.Bulog/metrojateng.id

Bisnis

BULOG Dorong Campus Preneur Jadi Model Kolaborasi Kampus

Jumat, 12 Jun 2026 - 19:23 WIB