Gubernur Luthfi Siapkan Revitalisasi Pasar Wage, Eks Kebakaran Jadi Prioritas

- Reporter

Minggu, 17 Mei 2026 - 18:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUMAS – Penataan Pasar Wage Purwokerto mulai menunjukkan wajah baru. Saat blusukan ke pasar tradisional terbesar di Banyumas itu, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menilai kondisi pasar kini jauh lebih tertib dibanding dua tahun lalu. Gubernur memastikan revitalisasi area bekas kebakaran segera diprioritaskan.

Peninjauan dilakukan pada Minggu (17/5/2026) bersama Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono. Dalam kunjungan tersebut, Ahmad Luthfi mengapresiasi langkah penataan pedagang di Blok B Pasar Wage yang dinilai berhasil mengurangi kesemrawutan akibat pedagang yang sebelumnya berjualan di tepi jalan dan luar gedung pasar.

“Dulu saya pernah ke sini dan sekarang sudah berubah, mulai tertata. Ini tertib sekali. Tinggal 20 los di sebelah kiri yang akan segera direvitalisasi supaya lebih rapi,” kata Ahmad Luthfi yang duet Wagub Taj Yasin, usai peninjauan.

Baca Juga :  Kuota Terbatas! Segera Daftar Mudik Gratis TelkomGroup 2025

Tak hanya lantai dasar, revitalisasi juga direncanakan menyasar lantai dua Pasar Wage yang hingga kini masih rusak akibat kebakaran pada 2020 lalu. Kondisi bangunan yang mulai lapuk dinilai berpotensi membahayakan pedagang maupun pengunjung.

“Atasnya itu bekas kebakaran. Kalau tidak segera dirawat justru menjadi potensi kerawanan bagi pedagang dan pembeli,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, lanjutnya, siap membantu pembiayaan revitalisasi melalui dukungan APBD provinsi maupun koordinasi dengan Kementerian Perdagangan. Meski demikian, ia menegaskan kewenangan pengelolaan pasar berada di pemerintah kabupaten/kota.

“Kami akan bantu. Nanti bisa lewat provinsi atau koordinasi dengan Menteri Perdagangan,” jelasnya.

Dalam blusukan tersebut, Ahmad Luthfi juga menyempatkan berdialog dengan sejumlah pedagang bahan pokok. Sebagian besar mengaku kondisi pasar kini lebih nyaman dan tertata, meski mereka berharap ada akses pintu masuk baru dari sisi selatan agar aktivitas pasar semakin ramai.

Baca Juga :  Pertumbuhan di Atas 5 Persen, Ekonomi Jawa Tengah Tetap Tangguh

Menanggapi usulan itu, Sadewo Tri Lastiono mengatakan Pemerintah Kabupaten Banyumas memang telah menyiapkan rencana pemindahan pintu utama pasar ke sisi selatan. Namun proyek tersebut membutuhkan pembebasan lahan dengan nilai hampir Rp 30 miliar.

“Pembebasan lahannya hampir Rp 30 miliar dari APBD Kabupaten Banyumas. Sementara lantai dua yang bekas kebakaran juga perlu segera direnovasi karena sudah lapuk,” katanya.

Selain penataan fisik, kawasan Pasar Wage juga disiapkan menjadi sentra kuliner malam yang menggabungkan unsur budaya kawasan Kauman dan Klenteng Hok Tek Bio. Konsepnya berupa tenant kuliner tertata yang diisi beragam makanan khas Indonesia.

“Masih tahap rencana, tapi nanti konsepnya kawasan kuliner malam dengan tenant yang rapi,” ujar Sadewo.***

Berita Terkait

Gerakan Pangan Murah Jateng Jadi Penyelamat Warga, Sudah Digelar 794 Kali
6.271 Koperasi Merah Putih di Jateng Beroperasi, Tertinggi Secara Nasional
Panen Jagung Serentak di Boyolali, Pemprov Jateng Dukung Program Pangan Polri
Perempuan Binaan PNM Mekaar Berhasil Wujudkan Usaha Mandiri dan Prestasi Nasional
BULOG Bantu Petani Sambirejo Sragen Perluas Budidaya Kedelai Unggul
Sekda Jateng Tegaskan RTRW LP2B Segera Dikunci, Pelanggar Kena Sanksi
Kolaborasi BRI–Polda Jateng, Ratusan Personel Dibimbing Jadi Wirausahawan Usai Pensiun
CJIBF 2026 Langsung Catat Potensi Investasi Rp 16 Triliun di Hari Pertama

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 11:45 WIB

Gerakan Pangan Murah Jateng Jadi Penyelamat Warga, Sudah Digelar 794 Kali

Minggu, 17 Mei 2026 - 07:20 WIB

6.271 Koperasi Merah Putih di Jateng Beroperasi, Tertinggi Secara Nasional

Minggu, 17 Mei 2026 - 07:03 WIB

Panen Jagung Serentak di Boyolali, Pemprov Jateng Dukung Program Pangan Polri

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:29 WIB

Perempuan Binaan PNM Mekaar Berhasil Wujudkan Usaha Mandiri dan Prestasi Nasional

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:35 WIB

BULOG Bantu Petani Sambirejo Sragen Perluas Budidaya Kedelai Unggul

Berita Terbaru