Gratis Kuliah dan Biaya Hidup, Ini Fasilitas Beasiswa Santri Pemprov Jateng

- Reporter

Sabtu, 7 Februari 2026 - 18:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DEMAK – Sejumlah pengasuh pesantren menyambut antusias program beasiswa santri dan pengasuh pesantren 2026 yang mulai dibuka oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Pimpinan Ponpes Al Maghfur, Nyai Azizah Masruchan mengatakan, sangat mendukung program pemerintah provinsi tersebut, mengingat biaya pendidikan untuk S1 dan S2 tidaklah sedikit.

“Untuk meneruskan pendidikan S1, S2, biaya tidak sedikit, kalau tidak mampu, pasti putus belajar. Saya sangat mendukung program ini karena akan mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujar dia saat Pengajian Umum dalam Rangka Memperingati Haul Simbah KH Masruchan Ihsan dan Nyai Hj Mahsun Muhdlor, di Ponpes Al Maghfur, Mranggen, Kabupaten Demak, Sabtu, 7 Februari 2026.

Dia mengatakan, para santri sangat bagus jika melanjutkan pendidikan tingkat tinggi dengan bidang pengetahuan umum. Pasalnya, santri sudah memiliki dasar pendidikan agama yang baik.

“Beasiswa ini sangat bagus, karena pada masa yang akan datang, pemerintah membutuhkan orang yang cerdas dan berkualitas,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen juga mengajak agar para santri dan pengasuh pondok pesantren mendaftarkan diri untuk program beasiswa tersebut. Para santri mampun pengasuh pesantren bisa meneruskan pendidikan program studi Strata S1, dan S2 serta S3.

Baca Juga :  Tak Sekadar Maket, Pameran Arsitektur Unimus Tampilkan Proses dan Gagasan

“Beasiswa dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk meneruskan pendidikan di dalam negeri dan luar negeri sudah dibuka,” kata sosok yang akrab disapa Gus Yasin ini.

Program beasiswa santri dan pengasuh pesantren 2026, merupakan salah satu program Prioritas Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, di bawah kepemimpinan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi – Taj Yasin Maemoen.

Informasi lengkap mengenai program tersebut, dapat diakses melalui Aplikasi JNN- Jateng Ngopeni Nglakoni yang dapat diunduh melalui Playstore atau Applestore. Adapun petunjuk teknis pendaftaran dapat diperoleh melalui website resmi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, www.jatengprov.go.id.

Program ini terbuka bagi para santri yang diterima pada program studi vokasi dan S1 dalam negeri, meliputi, bidang kedokteran, pertanian, sains, teknologi, teknik, dan matematika, serta bidang keislaman.

Baca Juga :  Gus Yasin Dukung Ijazah MDT Jadi Tambahan Poin Seleksi Masuk Sekolah

Adapun beasiswa santri vokasi dan S1 di luar negeri, dan double degree, meliputi bidang kedokteran, pertanian, sains, teknologi, teknik dan matematika. Santri dapat mendaftarkan beasiswa luar negeri pada perguruan tinggi di Turki, India, Jepang, Korea Selatan, Cina, Taiwan, Malaysia, Thailand, dan Filiphina.

Sedangkan beasiswa bidang keislaman meliputi bidang studi keislaman pada Universitas Al Azhar Mesir, Universitas Al Ahqof dan Universitas Imam Syafi’i di Yaman. Sedangkan beasiswa pengasuh pesantren Prodi S2, dan S3, dalam negeri, meliputi, bidang keislaman, humaniora, kedokteran, sains dann teknologi, pada perguruan tinggi negeri dan swasta yang sudah melakukan MoU dengan Pemprov Jateng.

Ada berbagai manfaat yang dapat diakses santri melalui program ini. Antara lain bantuan biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) hingga Rp15 juta per semester untuk Program Studi Kedokteran, biaya hidup per bulan bagi mahasiswa luar negeri, bantuan untuk visa, tiket pulang pergi ke negara tujuan, serta asuransi per bulan.***

Berita Terkait

Peduli Lingkungan Sejak Dini, Jateng Tetapkan 52 Sekolah Adiwiyata 2026
Taj Yasin Dorong Santri Bangun Kepemimpinan dengan Ilmu, Amal, dan Riyadhah
Dari RPL JPT, Sekda Jateng Sumarno Gagas Kelanjutan Pendidikan Sekolah Rakyat
Apresiasi Penghafal Al-Qur’an, Pemprov Jateng Salurkan Bisyaroh Tanpa Ribet
Khatam Al-Qur’an, Taj Yasin Pesan Santri Jadi Teladan di Masyarakat
Ahmad Luthfi Pastikan Kuliah Mahasiswa NTT Tak Terhenti akibat Bencana
Santri Termuda Berusia 9 Tahun, Wagub Jateng Apresiasi 41 Penghafal Al-Qur’an
Kerja Sama dengan ACI Dijajaki, Santri Jateng Berpeluang Tempuh Pendidikan Hadis di Turki

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 14:05 WIB

Peduli Lingkungan Sejak Dini, Jateng Tetapkan 52 Sekolah Adiwiyata 2026

Rabu, 16 September 2026 - 16:58 WIB

Taj Yasin Dorong Santri Bangun Kepemimpinan dengan Ilmu, Amal, dan Riyadhah

Selasa, 15 September 2026 - 16:51 WIB

Dari RPL JPT, Sekda Jateng Sumarno Gagas Kelanjutan Pendidikan Sekolah Rakyat

Kamis, 10 September 2026 - 15:48 WIB

Apresiasi Penghafal Al-Qur’an, Pemprov Jateng Salurkan Bisyaroh Tanpa Ribet

Rabu, 9 September 2026 - 07:04 WIB

Khatam Al-Qur’an, Taj Yasin Pesan Santri Jadi Teladan di Masyarakat

Berita Terbaru