Banjir dan Longsor di Jateng: Masyarakat Diminta Tak Panik soal BBM dan LPG

- Reporter

Rabu, 22 Januari 2025 - 06:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Selasa (21/1/2025), menyerahkan bantuan CSR first aid bencana, di Patebon, Kendal. Foto : Dok.Pertamina

Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Selasa (21/1/2025), menyerahkan bantuan CSR first aid bencana, di Patebon, Kendal. Foto : Dok.Pertamina

Semarang – Bencana alam yang terjadi di sejumlah titik di Jawa Tengah pada Selasa (21/1/2025) tak mengganggu suplai Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG. Terpantau, distribusi komoditas tersebut di daerah terdampak bencana banjir dan longsor masih berjalan normal.

“Hasil pengecekan pada Selasa (21/1/2025) sampai dengan pukul 18.00 WIB, suplai BBM dan LPG pada wilayah terdampak di Grobogan, Sragen, Pekalongan, dan Kendal secara umum masih normal,” kata Taufiq Kurniawan, Area Manager Commrel & CSR JBT
Pertamina Patra Niaga.

Diakui, terdapat beberapa lembaga penyalur BBM, seperti SPBU dan SPBN yang terdampak. Namun demikian, sudah dilakukan mitigasi resiko, sehingga masyarakat di sekitarnya masih dapat memperoleh BBM.

Baca Juga :  Permintaan LPG Subsidi Meningkat, Pertamina Tambah 900 Ribu Tabung 3 Kg di Jateng dan DIY

“Beberapa lembaga penyalur yang terdampak antara lain SPBU Nelayan Tawangsari, Kendal, dimana tanki Solar 20 KL terendam air. Namun masih ada tanki Solar 32 KL yang masih aman dan bebas air, sehingga masih dapat digunakan penyaluran BBM. Kondisi tersebut terus dimonitor dan sedang dilakukan pengurasan untuk tanki 20 KL,” tukasnya.

Selain itu, lanjutnya, SPBU 44.581.11 MT Haryono, Kuwaron, Grobogan, juga terendam air akibat bendungan jebol. SPBU tersebut telah dilakukan stop operasional dari pukul 9.30 WIB, suplai dialihkan ke SPBU sekitar 44.58119, 44.58102, 44.58106 Grobogan, dan SPBU 44.595.14 dan SPBU 45595.30 Demak yang berbatasan.

Baca Juga :  ESG PNM Menggerakkan Ekonomi Ultra Mikro hingga Akar Rumput

“Semua sarfas Supply Point Utama dan penyaluran mobil tanki tidak ada yang tertunda, karena masih dapat melintas di jalur alternatif. Jadi, pada prinsipnya semua suplai BBM dan LPG pada daerah terdampak bencana masin aman dan normal, sehingga masyarakat tak perlu panik,” ungkap Taufiq.

Sementara, pada daerah terdampak bencana, Pertamina Patra Niaga juga menyalurkan bantuan CSR first aid bencana, seperti di Patebon Kendal. Kemudian akan menyusul bantuan kepada masyarakat terdampak longsor dan banjir Pekalongan.***

Berita Terkait

Pasar Semarang Sumbang 14 Persen Bisnis ARTUGO
Investasi Rp19,07 Triliun Mengalir ke Jateng, Pemerintah Siapkan Ekosistem Usaha
Pengeboran Panas Bumi Gunung Ungaran Ditargetkan Akhir 2028, Potensi 55 MW
Bantu Keluarga Keluar dari Kemiskinan, PKK-Baznas Jateng Beri Pelatihan Usaha
Transportasi Jateng Bertransformasi, Taksi Listrik Jadi Langkah Awal
GRANDE 2027 “Tahta Pesona Raya”, Ethica Group Perkuat Tren Sarimbit dan Jaringan Mitra
Potong Tumpeng HUT ke-27 SP PLN, Abrar Ali Tegaskan Perjuangan Hak Pekerja
Abrar Ali Kukuhkan Pengurus SP PLN UID Yogyakarta, Tekankan Komunikasi dan Kolaborasi

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:31 WIB

Investasi Rp19,07 Triliun Mengalir ke Jateng, Pemerintah Siapkan Ekosistem Usaha

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Pengeboran Panas Bumi Gunung Ungaran Ditargetkan Akhir 2028, Potensi 55 MW

Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:19 WIB

Bantu Keluarga Keluar dari Kemiskinan, PKK-Baznas Jateng Beri Pelatihan Usaha

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:38 WIB

Transportasi Jateng Bertransformasi, Taksi Listrik Jadi Langkah Awal

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:16 WIB

GRANDE 2027 “Tahta Pesona Raya”, Ethica Group Perkuat Tren Sarimbit dan Jaringan Mitra

Berita Terbaru