Cegah Kematian Ibu dan Bayi, 700 Kader PKK Jateng Diperkuat Lewat Kencan Bumil

- Reporter

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Untuk meningkatkan koordinasi dan sinergitas pelaksanaan program “Kencan Bumi” (Kenali dan Cek Ibu Hamil), Tim Penggerak PKK (TP-PKK) Provinsi Jawa Tengah mengadakan diskusi penguatan implementasi Kencal Bumil, Selasa 11 Agustus 2026, di kantor PKK Jawa Tengah Jl Sriwijaya 29 A Semarang.

Acara yang digelar hybrid ini juga dimaksudkan untuk mencegah angka kematian ibu dan bayi yang masih tinggi di Jawa Tengah. Kegiatan diikuti 700 lebih kader PKK di semua kabupaten/kota Jawa Tengah. Diisi sejumlah narasumber. Diantaranya Yuni Rahayu Ning Tyas dan Dokter Lila, dari Dinkes Jateng, dan Fachruroji dari Tiam Ahli PKK Jawa Tengah.

Pemateri pertama Yuni Rahayu Ning Tyas menyampaikan, Kencan Bumil bisa dijalankan kader dengan cara mendekati, mengenali, dan mencatat kondisi Ibu hamil di daerahnya masing-masing.

“Data yang sudah ada kita hubungkan dengan fasilitas kesehatan (faskes) untuk periksa. Jangan sampai ada ibu hamil yang tidak periksa, ibu hamil betu-betul kita openi. Sehingga kita bisa menurunkan angka kematian ibu dan bayi di Jateng yang masih tinggi,” jelasnya.

Baca Juga :  Program Makan Bergizi Gratis Masuk Blora, Dorong Pemenuhan Gizi Seimbang untuk Tekan Stunting

Pemateri kedua, dokter Ratna (Lila) dari Dinkes Jateng mengatakan, tujuan Kencan Bumil adalah mewujudkan kehamilan sehat, persalinan aman, dan generasi berkualitas.

“Setiap ibu hamil tidak sendiri tapi urusan kita. Terutama masyarakat desa. Sebab setiap ibu hamil, desa menunggu lahirnya satu kehidupan baru. Bicara Ibu hamil adalah masa depan Jawa Tengah,” katanya.

Menurutnya, kehamilan membutuhkan ekosistem yang sehat dan kolaborasi lintas instansi. Kencan bumil dimulai dari rumah, Ponsyandu, desa/kel, puskemas, dan rumah sakit.

“Ibu hamil harus 100 persen terdata, harus mengetahu tempat pelayanan, dan memiliki pendamping untuk periksa,” imbuhnya.

Fatkhuroji, Staf Ahli PKK Pemprov Jateng menjelaskan, program Kencan Bumil adalah salah satu program Unggulan PKK Jateng yang diketuai Hj.Nawal Arafah Yasin. Program ini sudah dilaunching 19 Mei 2026 di Blora oleh Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, yang diwakili Wagub Taj Yasin Maimoen bersama Hj Nawal Arafah.

Baca Juga :  Pendaftaran Mudik Gratis Jateng 2026 Dibuka 4 Februari

Dia katakan, Kencan Bumil harus menjaga kerahasiaan Ibu hamil. Khususnya Ibu Hamil yang tidak punya suami, hamil pengidap HIV, hamil karena perkosaan, hamil di luar nikah, dan lainya. Kencan Bumil harus fokus melayani bukan memberi stigma.

“Kita tidak peduli hamilnya dari mana karena apa, pokoknya semua harus kiya layani, kita dampingi. Justeru kehamilan yang rentan ini butuh pendampingan, sehingga mereka berani melakukan periksa,”tegasnya.

Oji, panggilan akrabnya menjelaskan, angka kematian bayi dan Ibu di Jawa Tengah angkanya memang turun. Namun angkanya masih tinggi. Misal tahun 2021 (1011 kasus) tahun 2022 (485 kasus) tahun 2023 (438 kasus) dan tahun 2024 (427 kasus).

Karena itu dia mendorong kader PKK di masyarakat harus menjalankan 3 P kepada Ibu hamil. Yakni penjangkauan, penguatan pengetahuan, dan pendamdingan berkelanjutan.***

Berita Terkait

Cegah Kekerasan Berulang, Nawal Yasin Perkuat Jejaring Layanan bagi Korban
Ahmad Luthfi Dorong Perubahan APBD 2026 Perkuat Pangan dan Pelayanan Publik
641 Desa Didampingi, Taj Yasin Minta Program Penanggulangan Kemiskinan Diperluas
97 Persen Kebutuhan Darah Terpenuhi, Jateng Dorong Medical Tourism
Pertama di Indonesia, Kejaksaan Luncurkan Kartu Donor Darah Braille untuk Tunanetra
Ahmad Luthfi Apresiasi Ribuan Pendonor, Minta Rekam Jejak Donor Tak Terlewat
Nobar Kedua Timnas di Gubernuran, Dagangan UMKM Ludes Diserbu Penonton
884 Puskesmas Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik TBC Mulai Bulan Depan

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 19:05 WIB

Cegah Kekerasan Berulang, Nawal Yasin Perkuat Jejaring Layanan bagi Korban

Selasa, 29 September 2026 - 18:51 WIB

Ahmad Luthfi Dorong Perubahan APBD 2026 Perkuat Pangan dan Pelayanan Publik

Selasa, 29 September 2026 - 17:47 WIB

641 Desa Didampingi, Taj Yasin Minta Program Penanggulangan Kemiskinan Diperluas

Selasa, 29 September 2026 - 17:41 WIB

97 Persen Kebutuhan Darah Terpenuhi, Jateng Dorong Medical Tourism

Selasa, 29 September 2026 - 13:09 WIB

Ahmad Luthfi Apresiasi Ribuan Pendonor, Minta Rekam Jejak Donor Tak Terlewat

Berita Terbaru