Bangun SDM Unggul, Jateng Berangkatkan 10 ASN Kuliah Pascasarjana Lewat Bappenas

- Reporter

Rabu, 29 Juli 2026 - 06:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang dipimpin gubernur Ahmad Luthfi dan Wagub Taj Yasin, memperkuat investasi pada kualitas sumber daya manusia dengan mengirimkan 10 aparatur sipil negara (ASN) bidang perencanaan pembangunan, untuk melanjutkan pendidikan magister dan doktor melalui program beasiswa cost sharing Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas.

Program yang baru pertama kali digelar Bappenas tersebut menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas perencana pembangunan di daerah sekaligus memperkuat sistem merit dalam birokrasi.

Para penerima beasiswa akan menempuh studi di Universitas Gadjah Mada, Universitas Diponegoro, Universitas Padjadjaran, dan Universitas Airlangga.

Asisten Administrasi Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Dhoni Widianto, mengatakan, skema pembiayaan bersama itu sangat membantu pemerintah daerah di tengah keterbatasan fiskal.

Dalam program tersebut, biaya pendidikan ditanggung Bappenas, sedangkan biaya hidup ditanggung pemerintah daerah melalui APBD.

“Program cost sharing ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan mutu ASN di Jawa Tengah. Dengan keterbatasan fiskal yang ada, skema ini sangat membantu karena Bappenas menanggung biaya kuliah, sementara biaya hidup ditanggung APBD daerah masing-masing,” kata Dhoni usai mewakili Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menandatangani kesepakatan bersama program beasiswa cost sharing di Kantor Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta, Selasa (28/7/2026).

Baca Juga :  MTQ Nasional XXXI Gerakkan Ekonomi dan Tebarkan Pesan Positif di Jateng

Menurut Dhoni, peningkatan kompetensi ASN merupakan bagian dari komitmen Gubernur Ahmad Luthfi dalam memperkuat sistem meritokrasi di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Karena itu, para penerima beasiswa nantinya akan kembali ditempatkan sesuai bidang keilmuan yang ditempuh, agar ilmu yang diperoleh berdampak langsung pada kualitas perencanaan pembangunan.

“Kami akan menempatkan kembali para penerima beasiswa sesuai kompetensi dan bidang ilmunya. Harapannya, mereka mampu memperkuat kualitas perencanaan pembangunan sekaligus mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan visi pembangunan Jawa Tengah,” ujarnya.

Salah seorang penerima beasiswa, Bhakti Damar Jati dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah, menilai program tersebut bukan sekadar bantuan pendidikan, tetapi investasi pemerintah dalam meningkatkan kapasitas ASN.

Baca Juga :  Melalui Bangga Kencana, Sekda Jateng Ajak Masyarakat Bangun Keluarga Tangguh

“Semoga setelah menyelesaikan pendidikan kami dapat mengabdi lebih baik, meningkatkan pelayanan publik, serta menghasilkan perencanaan pembangunan yang semakin berkualitas,” katanya.

Pada 2026, Bappenas menetapkan ratusan penerima karyasiswa melalui berbagai skema, meliputi 49 beasiswa internal, 56 beasiswa afirmasi jenjang S2, 35 beasiswa cost sharing, serta sejumlah beasiswa untuk studi di Australia dan Singapura.

Menteri PPN/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, menegaskan bahwa kualitas sumber daya manusia menjadi faktor penentu keberhasilan pembangunan. Menurutnya, kekayaan sumber daya alam tidak akan memberikan manfaat optimal tanpa didukung SDM yang kompeten.

“Pembangunan harus dimulai dari pendidikan. Merencanakan pembangunan memang terlihat mudah, tetapi menyusun rencana yang berkualitas membutuhkan kemampuan dan kompetensi yang kuat. Kami ingin menularkan kapasitas itu kepada daerah-daerah, termasuk Jawa Tengah yang telah menunjukkan praktik perencanaan pembangunan yang baik,” ujarnya.***

Berita Terkait

Cegah Kekerasan Berulang, Nawal Yasin Perkuat Jejaring Layanan bagi Korban
Ahmad Luthfi Dorong Perubahan APBD 2026 Perkuat Pangan dan Pelayanan Publik
641 Desa Didampingi, Taj Yasin Minta Program Penanggulangan Kemiskinan Diperluas
97 Persen Kebutuhan Darah Terpenuhi, Jateng Dorong Medical Tourism
Pertama di Indonesia, Kejaksaan Luncurkan Kartu Donor Darah Braille untuk Tunanetra
Ahmad Luthfi Apresiasi Ribuan Pendonor, Minta Rekam Jejak Donor Tak Terlewat
Nobar Kedua Timnas di Gubernuran, Dagangan UMKM Ludes Diserbu Penonton
884 Puskesmas Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik TBC Mulai Bulan Depan

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 19:05 WIB

Cegah Kekerasan Berulang, Nawal Yasin Perkuat Jejaring Layanan bagi Korban

Selasa, 29 September 2026 - 18:51 WIB

Ahmad Luthfi Dorong Perubahan APBD 2026 Perkuat Pangan dan Pelayanan Publik

Selasa, 29 September 2026 - 17:47 WIB

641 Desa Didampingi, Taj Yasin Minta Program Penanggulangan Kemiskinan Diperluas

Selasa, 29 September 2026 - 17:41 WIB

97 Persen Kebutuhan Darah Terpenuhi, Jateng Dorong Medical Tourism

Selasa, 29 September 2026 - 13:09 WIB

Ahmad Luthfi Apresiasi Ribuan Pendonor, Minta Rekam Jejak Donor Tak Terlewat

Berita Terbaru