Jateng Fair 2026 Tampilkan Riset dan Inovasi Bersama Produk Unggulan Daerah

- Reporter

Sabtu, 27 Juni 2026 - 10:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Jateng Fair 2026 tak sekadar menjadi ajang pameran tahunan. Di tengah momentum Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah, event ini diposisikan sebagai panggung besar untuk menunjukkan wajah baru pembangunan daerah, mulai dari inovasi, investasi, produk unggulan, hingga kolaborasi lintas sektor.

Melalui tema “Action for Transformation”, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menegaskan bahwa transformasi hanya akan bermakna jika diwujudkan dalam aksi nyata.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi yang selalu duet Wagub Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), resmi membuka Jateng Fair 2026 di kawasan PRPP Semarang, Jumat malam (26/6/2026). Menurutnya, pameran tersebut menjadi etalase yang memperlihatkan arah pembangunan Jawa Tengah sekaligus ruang untuk mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, inovator, dan masyarakat.

“Ini suatu momentum untuk kita selalu berubah dan bergerak sesuai perkembangan zaman. Jateng Fair merupakan etalase Provinsi Jawa Tengah untuk dilihat, diamati, dan dikembangkan,” kata Ahmad Luthfi.

Ia menjelaskan, konsep Jateng Fair tahun ini dibuat lebih komprehensif dibanding penyelenggaraan sebelumnya. Selain menjadi sarana promosi pembangunan dan potensi daerah, pengunjung juga dapat melihat beragam inovasi teknologi, peluang investasi, kekayaan budaya, edukasi, hiburan, hingga ruang kolaborasi yang dikemas dalam satu kawasan.

Baca Juga :  PGN Perluas Infrastruktur Gas Bumi, Jatengland Siap Terima Manfaat

Salah satu pembeda utama pada penyelenggaraan tahun ini adalah kolaborasi dengan Pameran Produk Inovasi Jawa Tengah 2026. Untuk pertama kalinya, hasil riset dan inovasi karya masyarakat maupun pemerintah dipamerkan berdampingan dengan produk unggulan daerah dan UMKM.

Menurut Luthfi, sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat ekosistem inovasi sekaligus membuka peluang investasi yang lebih luas di Jawa Tengah.

“Diharapkan antara pemerintah, inovator, wirausaha, dan masyarakat terbangun konektivitas usaha bersama. Ini momentum yang sangat menarik karena Provinsi Jawa Tengah sedang gencar mendorong investasi,” ujarnya.

Karena itu, ia meminta seluruh bupati dan wali kota ikut menjadikan Jateng Fair sebagai ruang promosi potensi daerah masing-masing. Dengan demikian, promosi investasi, pengembangan inovasi, dan penguatan UMKM dapat berjalan beriringan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Bupati dan wali kota harus ikut mempromosikan potensi Jawa Tengah dan daerahnya agar mampu menarik investasi. Produk inovasi dan UMKM juga harus terus berkembang sehingga ekonomi semakin menggeliat,” tegasnya.

Direktur Umum PT PRPP Jawa Tengah, Shafigh Pahlevi Lontoh, mengatakan, Jateng Fair 2026 berlangsung selama sepuluh hari, mulai 26 Juni hingga 5 Juli 2026. Seluruh area pameran dapat diakses masyarakat secara gratis, sedangkan pertunjukan konser musik dikenakan tiket masuk.

Baca Juga :  Rawan Penyelewengan, Gubernur Jateng Minta Pertamina Intensif Awasi Distribusi LPG Subsidi

Tahun ini, pameran diikuti sekitar 26 organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, 15 pemerintah kabupaten/kota, delapan BUMD, satu BUMN, serta puluhan stan UMKM, kementerian, lembaga keuangan, asosiasi pariwisata, hingga perusahaan swasta.

Selain pameran, penyelenggara juga menggandeng berbagai komunitas untuk menghadirkan beragam aktivitas bagi pengunjung, mulai dari wahana permainan keluarga melalui Kids Wonderland, kolaborasi bersama Konco EO Semarang, hingga nonton bareng Piala Dunia 2026 bekerja sama dengan TVRI.

Antusiasme masyarakat pun terlihat sejak hari pertama penyelenggaraan. Ilham, warga Kota Semarang yang rutin mengunjungi Jateng Fair setiap tahun, menilai penyelenggaraan kali ini lebih meriah dengan konsep stan yang lebih menarik serta jajaran artis yang dinilai lebih kuat.

“Tahun ini permainan dan stan lebih menarik. Informasi di stan dinas juga banyak. Kalau bisa ke depan menggandeng lebih banyak brand besar supaya ada program diskon. Orang datang ke pameran juga mencari produk yang murah. Inovasi daerah yang ditampilkan juga bagus-bagus,” katanya.*

Berita Terkait

IKM Terkendala Modal, Taj Yasin Dorong Akses Pembiayaan Hijau
Perubahan APBD Jateng 2026 Disepakati, Jalan hingga Fasilitas Sekolah Digenjot
Dirut BULOG Cek Langsung Pasokan Beras Premium, Stok Aman hingga Juli 2027
Jateng Sabet TPID Terbaik Nasional, Produksi dan Distribusi Pangan Jadi Kunci
Dorong Efisiensi Energi, LG Luncurkan Rangkaian AC Berteknologi AI di Indonesia
GIIAS Semarang 2026, Pasar Otomotif dan PAD Jateng Berpeluang Tumbuh
Jepang Butuh Pengemudi, Jateng Siapkan Tenaga Kerja Teruji
Jateng Tarik Investasi Tiongkok Rp4,55 Triliun, 213 Ribu Tenaga Kerja Terserap

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 18:15 WIB

IKM Terkendala Modal, Taj Yasin Dorong Akses Pembiayaan Hijau

Senin, 28 September 2026 - 16:14 WIB

Perubahan APBD Jateng 2026 Disepakati, Jalan hingga Fasilitas Sekolah Digenjot

Minggu, 27 September 2026 - 23:03 WIB

Dirut BULOG Cek Langsung Pasokan Beras Premium, Stok Aman hingga Juli 2027

Kamis, 24 September 2026 - 17:29 WIB

Jateng Sabet TPID Terbaik Nasional, Produksi dan Distribusi Pangan Jadi Kunci

Selasa, 22 September 2026 - 21:42 WIB

Dorong Efisiensi Energi, LG Luncurkan Rangkaian AC Berteknologi AI di Indonesia

Berita Terbaru