PJT I dan JKPKA Berikan Pelatihan Pemantauan Indikator Kualitas Air Sungai kepada Pelajar Semarang

- Reporter

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang – Perum Jasa Tirta I (PJT I) bersama Jaring-jaring Komunikasi Pemantauan Kualitas Air (JKPKA) memperkuat edukasi lingkungan bagi generasi muda melalui penyelenggaraan Workshop Program Sekolah Sahabat Sungai di Tingkat SMA dan Pengenalan Pemantauan Kualitas Air di Tingkat SMP pada 19–20 Juni 2026 di Semarang.

Kegiatan bertema “Penguatan Peran JKPKA dalam Pelestarian Sungai melalui Program Sekolah Sahabat Sungai” ini menjadi bagian dari upaya membangun literasi air sejak usia sekolah. Melalui program tersebut, pelajar diajak memahami pentingnya sungai sebagai sumber kehidupan sekaligus diperkenalkan pada metode pemantauan kualitas air secara sederhana.

Acara dibuka oleh Imam Buchori, Kepala Sub Divisi Pengusahaan WS Jratunseluna PJT I. Dalam sambutannya, Imam menyampaikan bahwa pelestarian sungai membutuhkan keterlibatan lintas pihak, termasuk sekolah dan pelajar sebagai generasi yang akan berperan penting dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

“Menjaga sungai bukan hanya tugas pengelola sumber daya air, tetapi menjadi tanggung jawab bersama. Melalui Program Sekolah Sahabat Sungai, kami ingin menumbuhkan kepedulian pelajar sejak dini agar mereka tidak hanya mengenal sungai sebagai bagian dari lingkungan sekitar, tetapi juga memahami cara memantau dan menjaga kualitas airnya,” ujar Imam.

Baca Juga :  Tambah Ruang Kelas Baru, Ground Breaking Sekolah Citra Kasih Tahap 2 Dimulai

Menurut Imam, peningkatan literasi air menjadi penting di tengah tantangan pengelolaan sumber daya air yang semakin kompleks. Selain membutuhkan penguatan infrastruktur dan tata kelola, keberlanjutan sungai juga sangat bergantung pada kesadaran dan perubahan perilaku masyarakat.

“Sekolah memiliki peran strategis sebagai pusat edukasi lingkungan. Dari sekolah, kesadaran menjaga sungai dapat tumbuh dan berkembang menjadi gerakan bersama yang lebih luas di masyarakat,” tambahnya.

Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan pembekalan mengenai pemantauan kualitas air dari aspek fisika, kimia, dan biologi. Para pelajar juga mengikuti praktik lapangan pemantauan kualitas air di Sungai Tinjomoyo, mulai dari pengamatan kondisi lingkungan, pengambilan sampel, hingga pengenalan indikator kualitas air.

Baca Juga :  Speling dan CKG di Jawa Tengah Capai 10 Juta Lebih, Gubernur Luthfi Dampingi Wapres di Salatiga

Selain itu, peserta memperoleh materi pengenalan PJT I yang disampaikan oleh Abdul Razaq, Kepala Sub Divisi Pengelolaan SDA WS Jratunseluna PJT I. Materi tersebut memberikan pemahaman mengenai peran PJT I dalam pengelolaan sumber daya air, termasuk pentingnya menjaga kualitas air untuk mendukung keberlanjutan layanan sumber daya air bagi masyarakat.

Rangkaian workshop juga diisi dengan diskusi kelompok bersama guru pembimbing, presentasi hasil pemantauan, serta sosialisasi kerja sama JKPKA dengan sekolah dan kompetisi JKPKA. Melalui kegiatan ini, sekolah didorong untuk menjadi ruang belajar sekaligus ruang aksi dalam pelestarian sungai.

PJT I menilai, penguatan literasi air bagi pelajar sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan. Sebagai BUMN pengelola sumber daya air, PJT I terus mendorong kolaborasi multipihak untuk menjaga kualitas air, memperkuat kepedulian lingkungan, serta mendukung ketahanan air nasional.***

Berita Terkait

Peduli Lingkungan Sejak Dini, Jateng Tetapkan 52 Sekolah Adiwiyata 2026
Taj Yasin Dorong Santri Bangun Kepemimpinan dengan Ilmu, Amal, dan Riyadhah
Dari RPL JPT, Sekda Jateng Sumarno Gagas Kelanjutan Pendidikan Sekolah Rakyat
Apresiasi Penghafal Al-Qur’an, Pemprov Jateng Salurkan Bisyaroh Tanpa Ribet
Khatam Al-Qur’an, Taj Yasin Pesan Santri Jadi Teladan di Masyarakat
Ahmad Luthfi Pastikan Kuliah Mahasiswa NTT Tak Terhenti akibat Bencana
Santri Termuda Berusia 9 Tahun, Wagub Jateng Apresiasi 41 Penghafal Al-Qur’an
Kerja Sama dengan ACI Dijajaki, Santri Jateng Berpeluang Tempuh Pendidikan Hadis di Turki

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 14:05 WIB

Peduli Lingkungan Sejak Dini, Jateng Tetapkan 52 Sekolah Adiwiyata 2026

Rabu, 16 September 2026 - 16:58 WIB

Taj Yasin Dorong Santri Bangun Kepemimpinan dengan Ilmu, Amal, dan Riyadhah

Selasa, 15 September 2026 - 16:51 WIB

Dari RPL JPT, Sekda Jateng Sumarno Gagas Kelanjutan Pendidikan Sekolah Rakyat

Kamis, 10 September 2026 - 15:48 WIB

Apresiasi Penghafal Al-Qur’an, Pemprov Jateng Salurkan Bisyaroh Tanpa Ribet

Rabu, 9 September 2026 - 07:04 WIB

Khatam Al-Qur’an, Taj Yasin Pesan Santri Jadi Teladan di Masyarakat

Berita Terbaru