Stok Kurban di Jateng Berlimpah, Hewan Masuk Perbatasan Diperiksa Ketat

- Reporter

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan stok hewan kurban untuk Iduladha 2026 dalam kondisi surplus. Dari total populasi ternak sekitar 6,3 juta ekor, diperkirakan sebanyak 593.168 ekor siap memenuhi kebutuhan kurban masyarakat tahun ini.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distannak) Jawa Tengah, Defransisco Dasilva Tavares, mengatakan, kebutuhan hewan kurban tahun ini diperkirakan mencapai 9-10 persen dari total populasi ternak di Jateng. Jumlah tersebut dinilai aman karena Jawa Tengah menjadi salah satu lumbung ternak nasional. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, bersama Wagub Taj Yasin, juga menggadang-gadang tahun ini sebagai swasembada pangan.

“Keseluruhan sekitar 6,3 juta ekor. Sedangkan untuk kurban sekitar 9-10 persen atau 593.168 ekor. Jadi jelas terpenuhi,” ujar Frans, Selasa (19/5/2026).

Ia menjelaskan, kebutuhan hewan kurban 2026 terdiri atas 140.745 ekor sapi, 321.872 ekor kambing, 126.078 ekor domba, dan 4.472 ekor kerbau. Untuk sapi, kambing, dan domba, Jawa Tengah tercatat mengalami surplus stok. Sementara untuk kerbau masih defisit karena ketersediaannya hanya sekitar 1.204 ekor.

Baca Juga :  Keterbukaan Informasi Meningkat, Mayoritas Badan Publik Jateng Sudah Informatif

Menurut Frans, stok hewan ternak di Jateng juga dipastikan mampu memenuhi kebutuhan program bantuan sapi kurban dari Presiden. Program tersebut menyiapkan sapi berbobot minimal satu ton untuk setiap kabupaten/kota serta satu ekor tambahan untuk tingkat provinsi, dengan total 36 ekor.

Selain memastikan ketersediaan, Pemprov Jateng juga memperketat pengawasan lalu lintas hewan ternak menjelang Iduladha guna mencegah penyebaran penyakit antarwilayah maupun dari luar provinsi.

Pengawasan dilakukan di sejumlah wilayah perbatasan seperti Kabupaten Rembang, Karanganyar, Sragen, dan Wonogiri. Petugas akan memeriksa kesehatan ternak yang masuk dan mengimbau agar hewan yang tidak sehat tidak diperjualbelikan.

Baca Juga :  Wagub Jateng: Kalimasada Travel Jadi Contoh Travel Umrah Amanah dan Berdaya Sosial

“Bukan hanya untuk kurban, misalnya hewan ternak untuk MBG, kami minta surat keterangan sehat. Jadi ketika hewan ternak berpindah harus ada surat tersebut dan kesehatannya sudah dicek,” ungkapnya.

Berdasarkan data Distannak Jateng, tren pemotongan hewan kurban pada 2024-2025 mengalami peningkatan untuk hampir seluruh jenis ternak. Pemotongan sapi naik 8,9 persen, kambing meningkat 22,3 persen, dan domba melonjak 25,7 persen. Sementara pemotongan kerbau justru turun 11,6 persen.

Hingga saat ini, Pemprov Jateng memastikan belum ditemukan kasus serius terkait kesehatan hewan ternak. Meski demikian, masyarakat tetap diimbau selektif memilih hewan kurban dengan memperhatikan kondisi fisik seperti kuku bersih tanpa luka, mata cerah, tidak cacat, serta tidak mengeluarkan liur berlebihan.***

Berita Terkait

Road to Muria Trail Run Meriah, Sekda Jateng Ajak Daerah Lain Kembangkan Wisata Olahraga
Perlindungan Pekerja Informal Jadi Prioritas, Ahmad Luthfi Dorong Perda Segera Rampung
Bulog Tarik Minyakita Diduga Berbau Solar di Grobogan, Siap Ganti Baru
Kuasa hukum Bank Mandiri Taspen: Penyelesaian Kasus NHS Harus Dalam Koridor Hukum dan Fakta yang Tepat
Jateng Percepat Transformasi Industri AMDK Hijau, Ahmad Luthfi Soroti Konservasi Air Tanah
Pimpin ALTI Jateng, Sumarno Ingin Trail Run Dongkrak Pariwisata dan PAD
Berhasil Bangkit, 2.596 KPM PKH Klaten Resmi Graduasi dan Tinggalkan Bansos
PNM Raih Apresiasi Top Company in Ultra Micro Finance for Women Empowerment

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 15:05 WIB

Road to Muria Trail Run Meriah, Sekda Jateng Ajak Daerah Lain Kembangkan Wisata Olahraga

Jumat, 3 Juli 2026 - 06:23 WIB

Perlindungan Pekerja Informal Jadi Prioritas, Ahmad Luthfi Dorong Perda Segera Rampung

Kamis, 2 Juli 2026 - 16:04 WIB

Bulog Tarik Minyakita Diduga Berbau Solar di Grobogan, Siap Ganti Baru

Kamis, 2 Juli 2026 - 07:30 WIB

Kuasa hukum Bank Mandiri Taspen: Penyelesaian Kasus NHS Harus Dalam Koridor Hukum dan Fakta yang Tepat

Rabu, 1 Juli 2026 - 16:56 WIB

Jateng Percepat Transformasi Industri AMDK Hijau, Ahmad Luthfi Soroti Konservasi Air Tanah

Berita Terbaru