DPR RI Sebut MBG Strategi Bangun Generasi Berkualitas Sejak Dini

- Reporter

Rabu, 22 April 2026 - 18:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang – Anggota Komisi IX DPR RI, Muh Haris bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) sukses menyelenggarakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Wisma Perdamaian, Kota Semarang, pada Minggu, (19/4). Sosialisasi ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman publik terkait pentingnya pemenuhan gizi serta dampak luas program MBG terhadap kualitas sumber daya manusia dan perekonomian daerah.

Dalam kegiatan tersebut, Anggota Komisi IX DPR RI, Dr. H. Muh Haris, M.Si., menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan langkah strategis pemerintah dalam membangun generasi unggul sejak dini. Ia menyampaikan bahwa pemenuhan gizi yang baik, khususnya bagi anak-anak, ibu hamil, dan kelompok rentan, menjadi fondasi utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang sehat dan berdaya saing.

Baca Juga :  Gus Yasin: Ketahanan Pangan Indonesia Tak Lepas dari Kontribusi Perempuan

“Program Makan Bergizi Gratis ini bukan hanya tentang pemenuhan gizi, tetapi juga tentang masa depan bangsa. Kita semua punya peran untuk memastikan program ini berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Muh Haris.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa program MBG tidak hanya berdampak pada aspek kesehatan, tetapi juga memberikan efek positif terhadap perekonomian masyarakat. Melalui keterlibatan petani, nelayan, koperasi, serta pelaku usaha lokal dalam penyediaan bahan pangan, program ini dinilai mampu mendorong perputaran ekonomi di tingkat daerah sekaligus memperkuat kemandirian pangan nasional.

Muh Haris juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berpartisipasi aktif dalam mendukung dan mengawal pelaksanaan program MBG agar dapat berjalan optimal dan berkelanjutan. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama keberhasilan program ini.

Baca Juga :  Jumlah Dokter di Jawa Tengah Belum Ideal, AIPKI Diharap Perkuat Kontribusi

Gizi tidak hanya berkaitan dengan rasa kenyang, tetapi juga keseimbangan nutrisi yang meliputi karbohidrat, protein, dan serat yang berperan penting dalam mendukung kesehatan dan kecerdasan anak. Program MBG menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mengatasi berbagai persoalan gizi, seperti stunting dan anemia, sekaligus meningkatkan akses masyarakat terhadap pangan bergizi.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya asupan gizi yang baik serta mendukung implementasi Program Makan Bergizi Gratis sebagai salah satu langkah nyata menuju terwujudnya generasi sehat dan berkualitas di masa depan.***

Berita Terkait

Cegah Kekerasan Berulang, Nawal Yasin Perkuat Jejaring Layanan bagi Korban
Ahmad Luthfi Dorong Perubahan APBD 2026 Perkuat Pangan dan Pelayanan Publik
641 Desa Didampingi, Taj Yasin Minta Program Penanggulangan Kemiskinan Diperluas
97 Persen Kebutuhan Darah Terpenuhi, Jateng Dorong Medical Tourism
Pertama di Indonesia, Kejaksaan Luncurkan Kartu Donor Darah Braille untuk Tunanetra
Ahmad Luthfi Apresiasi Ribuan Pendonor, Minta Rekam Jejak Donor Tak Terlewat
Nobar Kedua Timnas di Gubernuran, Dagangan UMKM Ludes Diserbu Penonton
884 Puskesmas Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik TBC Mulai Bulan Depan

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 19:05 WIB

Cegah Kekerasan Berulang, Nawal Yasin Perkuat Jejaring Layanan bagi Korban

Selasa, 29 September 2026 - 18:51 WIB

Ahmad Luthfi Dorong Perubahan APBD 2026 Perkuat Pangan dan Pelayanan Publik

Selasa, 29 September 2026 - 17:47 WIB

641 Desa Didampingi, Taj Yasin Minta Program Penanggulangan Kemiskinan Diperluas

Selasa, 29 September 2026 - 17:41 WIB

97 Persen Kebutuhan Darah Terpenuhi, Jateng Dorong Medical Tourism

Selasa, 29 September 2026 - 13:09 WIB

Ahmad Luthfi Apresiasi Ribuan Pendonor, Minta Rekam Jejak Donor Tak Terlewat

Berita Terbaru