Luthfi Ajak Nahdliyin Rawat Kebangsaan dan Perkuat Ekonomi

- Reporter

Senin, 20 April 2026 - 12:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Peran kiai, ulama, dan nahdliyin kembali ditegaskan sebagai fondasi penting dalam membangun daerah yang kuat dan berkarakter. Di tengah tantangan sosial dan ekonomi yang kian kompleks, kolaborasi lintas elemen dinilai menjadi kunci menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan di Jawa Tengah.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, yang memimpin Jateng bersama Wagub Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), menegaskan, pembangunan daerah tidak cukup hanya bertumpu pada program, tetapi membutuhkan karakter kepemimpinan yang kuat serta keberanian dalam mengambil arah kebijakan.

Pernyataan itu disampaikan saat menghadiri Halalbihalal Ngumpulke Balung Pisah warga Nahdlatul Ulama (NU) se-Jawa Tengah di Semarang, Minggu malam (19/4/2026).

“Setiap daerah itu berbeda-beda, tidak bisa dibandingkan. Pemimpin harus punya karakter bagaimana membawa wilayah. Karakter itu nyali. Dalam membangun Jawa Tengah ini ada peran kiai dan ulama,” ujar Ahmad Luthfi.

Baca Juga :  DPRD Jateng Puji Rembug Pembangunan, Pantura dan Pansela Didorong Lebih Seimbang

Menurutnya, keterlibatan NU memiliki kontribusi nyata dalam menjaga nilai kebangsaan dan menjaga Pancasila sebagai ideologi bangsa. Ahmad Luthfi mencontohkan, dulu semasa bertugas menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban, intoleransi, radikalisasi, dan terorisme. Saat itu ia menggandeng dan pendekatan ke kiai, tokoh NU, dan Nadliyin. Hasilnya sangat efektif dalam meredam intoleransi, radikalisme, hingga terorisme.

Kini, sebagai gubernur, Ahmad Luthfi kembali menggandeng nahdliyin untuk memperkuat pembangunan daerah. Ia menyebut banyak warga NU telah berkiprah di berbagai bidang strategis, sehingga memiliki peran besar dalam menggerakkan masyarakat.

Peran tersebut meliputi penguatan pemahaman keagamaan, menjaga stabilitas sosial, mendorong pertumbuhan ekonomi, hingga mengedukasi masyarakat agar bijak dalam bermedia sosial.

“Saya bersama Gus Yasin senang, mengumpulkan balung pisah ini adalah tradisi yang harus diuri-uri. Berbagai tokoh beda profesi bisa kumpul dengan semangat bersama,” katanya.

Baca Juga :  Ahmad Luthfi Tegaskan Komitmen Keterbukaan Informasi, OPD Diminta Transparan ke Publik

Acara tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, Ketua Baznas dan MUI Jawa Tengah, Ahmad Darodji, serta Ketua PWNU Jawa Tengah, Abdul Ghaffar Rozin.

Sementara itu, Gus Rozin menyampaikan, jumlah nahdliyin di Jawa Tengah merupakan terbesar kedua secara nasional setelah Jawa Timur. Dengan basis massa yang besar dan tersebar di berbagai sektor, komunikasi lintas profesi dinilai sangat penting.

“Tantangan yang harus diselesaikan itu banyak sekali. Menyatulah. Semakin besar, semakin rukun, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Konsolidasi warga NU dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran sosial, sekaligus mendukung pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.*

Berita Terkait

Ahmad Luthfi Terima Penghargaan KPK, Jateng Lampaui Target ASN Berintegritas 289 Persen
Perda Perlindungan Tenaga Kerja Informal Segera Diterapkan di Jateng
Taj Yasin: Aspirasi Mahasiswa Akan Dikawal, Kondusivitas Jateng Harus Dijaga
Tradisi 1 Sura Mangkunegaran Diminati Ribuan Warga, Sekda Sebut Aset Berharga Daerah
Ribuan Warga Jepara Pawai Obor, Wagub Taj Yasin Ajak Masyarakat Teladani Semangat Hijrah
Jawa Tengah Terdepan Jaga Aset Keagamaan, Sertifikasi Wakaf Capai 73 Persen
Jalan Strategis Wonogiri ke Pacitan, Ponorogo dan Yogya Mulai Dibangun Tahun Ini
IKUB Tembus 80,07, Jateng Perkuat Posisi sebagai Provinsi yang Menjaga Toleransi

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:52 WIB

Ahmad Luthfi Terima Penghargaan KPK, Jateng Lampaui Target ASN Berintegritas 289 Persen

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:36 WIB

Perda Perlindungan Tenaga Kerja Informal Segera Diterapkan di Jateng

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:18 WIB

Taj Yasin: Aspirasi Mahasiswa Akan Dikawal, Kondusivitas Jateng Harus Dijaga

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:27 WIB

Tradisi 1 Sura Mangkunegaran Diminati Ribuan Warga, Sekda Sebut Aset Berharga Daerah

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:24 WIB

Jawa Tengah Terdepan Jaga Aset Keagamaan, Sertifikasi Wakaf Capai 73 Persen

Berita Terbaru